News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adu Argumen soal Pelecehan Putri Candrawathi, Martin Lukas: Harus Ada Visum, Kalo Tidak itu Omong Kosong!

Kesaksian dari Ferdy Sambo memberi tanggapan Pengacara Brigadir J, Adu Argumen soal Pelecehan Putri Candrawathi, Martin Lukas dengan Febri Diansyah, (10/12/2022
Sabtu, 10 Desember 2022 - 05:00 WIB
Adu argumen, Febri Diansyah (Pengacara Putri Candrawathi) dan Martin Lukas Simanjuntak (Pengacara keluarga Brigadir J).
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta - Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Kembali jadi sorotan hingga adu argumen soal pelecehan Putri Candrawathi, Martin Lukas: harus ada visum, kalo tidak itu omong kosong!, Jumat (9/12/2022).

Untuk pertama kalinya Ferdy Sambo menjalani persidangan sebagai saksi bagi terdakwa Ricky Rizal, Richard Eliezer hingga Kuat Ma'ruf dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Adu argumen soal pelecehan Putri Candrawathi, Martin Lukas dengan Febri Diansyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkali-kali Hakim menekankan kejanggalan dari kesaksian Ferdy Sambo, yang dianggap tidak masuk akal.

Terdapat perbedaan kesaksian Ferdy Sambo dan Richard Eliezer, mengenai perintah tembak dan motif dari kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

tvonenews

Peristiwa di Magelang

Febri Diansyah sebagai Kuasa Hukum terdakwa Putri Candrawathi hadir sebagai narasumber dalam program Dua Sisi tvOne, memberikan beberapa pernyataan soal kesaksian Ferdy Sambo dan peristiwa pelecehan Putri Candrawathi di Magelang.

"Dari semua yang terjadi di Saguling dan juga Duren Tiga sampai kejadian tanggal 8 penembakan atau pembunuhan tersebut. Apa sebenarnya faktor yang menjadi penyebabnya. Nah itu yang kami sebut sebenarnya terjadi pada tanggal 7, itu dugaan kekerasan terhadap Putri Candrawathi."

"Jadi tanggal 7 ya, bukan tanggal 4 ataupun tanggal 2. Inilah yang akan kami buktikan, sedang proses pembuktian juga di beberapa saksi. Yang akan dibuktikan dalam rangkaian peristiwa berikutnya." ucapnya yang dikutip dari tayangan Program Dua Sisi tvOne, pada Kamis (8/12/2022).

Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Febri Diansyah. (ist)

Mantan Juru Bicara KPK ini pun menjawab soal mengapa Ferdy Sambo tidak melapor ke Polres Magelang akan peristiwa pelecehan yang dialami oleh Putri Candrawathi. Padahal saat dicecar oleh Hakim, Sambo memiliki kuasa dengan jabatannya dapat melaporkan peristiwa itu di Polres Magelang bahkan sampai Kapolda Jawa Tengah.

"Kenapa tidak melapor? jadi sebenarnya ada dua peristiwa, tanggal 7 malam ketika bu Putri hanya menyampaikan sebagian kecil saja kepada suaminya, pada saat itu tentu ada dialog bahwa Yosua misalnya ke kamar. Belum ada pikiran yang berlebihan seperti fakta yang terungkap," ujarnya.

Febri menuturkan soal kata berlaku "kurang ajar" itu bisa ditafsirkan banyak hal. Bahkan ketika dirinya diskusi dan berbicara sama Putri Candrawathi ataupun Ferdy Sambo.

"Sebenarnya situasi pada saat itu, Pak Sambo sudah ingin ke Magelang. tapi ada situasi yang dijelaskan bu Putri bahwa disini ada Ricky dan Richard yang menjaga," ungkapnya.

Putri Candrawathi merasa sudah bisa mengendalikan situasi dan aman karena adanya ajudan-ajudan tersebut.

Adapun Febri Diansyah mengungkapkan yang berada di rumah Magelang saat itu adalah Bripka Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer, Brigadir Yosua. Sedangkan ART, ada Susi dan Kuat Ma'ruf.

Pengacara beberkan kondisi Sambo saat emosi memuncak

Putri Candrawathi menghadiri sidang putusan sela, Rabu (26/10/2022). (Sumber : Julio Trisaputra/tvOne)

Lalu, besok pagi tanggal 8 rombongan Putri Candrawathi pulang kembali ke Jakarta, rumah Saguling. Ā 

"Peristiwa kekerasan seksual yang terjadi tanggal 7 di Magelang itulah yang kemudian diceritakan kepada Pak Ferdy Sambo. Yang kemudian membuat pak Ferdy Sambo Ā sangat emosional dan itu Confirm dari keterangan Richard dan Ricky bahwa FS menangis dan bergetar saat itu, sampai akhirnya ada kondisi emisional terus-menerus sampai kejadian terjadi di duren tiga." ujarnya.

Host tvOne menanyakan soal kejanggalan lainnya, salah satunya adalah mengapa dalam kondisi emosional tetapi Ferdy Sambo masih berpikiran main badminton.

"Jadi sebenarnya dalam situasi pada saat itu. Jadi bukan berpikiran kalau pemahaman saya ya, bukan berpikiran main badminton. Tetapi ada undangan dari mantan atasannya terjadwal, jadi pikirannya adalah penuhi itu saja dulu."

"Tetapi di tengah perjalanan di mobil pak Ferdy Sambo melihat ada Yosua dan emosinya kembali meningkat pada saat itu dan memutuskan klarifikasi harus saya lakukan sekarang," ungkapnya.

Tanggapan Pengacara Brigadir Yosua

Martin Lukas Simanjuntak

Pada kesempatan yang sama, hadir juga Martin Lukas Simanjuntak selaku Pengacara keluarga Ferdy Sambo. di forum Dua Sisi tvOne. Pengacara yang sangat vokal dalam mengungkap kejanggalan pembunuhan berencana kliennya ini langsung menanggapi pertanyaan dari Febri Diansyah.

Martin menuturkan bahwa ketika Ferdy Sambo dihadapkan dengan pengujian keterangannya sendiri melalui Lie Detector itu saja hasilnya bohong. Apalagi diuji dengan keterangan yang bersesuaian dengan saksi-saksi lain.

"Makanya hakim sudah melihat bahwa ya kualitasnya buruk. Lalu mengenai kekerasan seksual saya nggak akan bahas panjang. Intinya simpel saja, kalau ada pemerkosaan ini delik materiil." ujarnya

"Harus ada visum, nggak ada visum itu omong kosong dan ingat posisi klien anda di sini terdakwa. Bukan korban, stoplah kita membahas seperti itu." ungkapnya.

Martin menyebutkan bahwa Ferdy Sambo untuk memuluskan rencana ini mengatakan bahwa 'istri saya ini adalah cinta pertama kali saya. Yang mau saya tanya Febri (pengacara PC). Kalau keterangan Richard Eliezer itu benar yang di jalan Bangka, perempuan itu cinta ke berapanya Ferdy Sambo," tutupnya. (ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

Penantian panjang keluarga Surono (37), korban KM Virgo yang merupakanĀ warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, akhirnya berujung kepastian.
Kata Pelatih Ganda Campuran Usai Amri/Nita Sukses Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026: Targetnya Memang Medali

Kata Pelatih Ganda Campuran Usai Amri/Nita Sukses Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026: Targetnya Memang Medali

Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali pada gelaran Asian games 2026 ini lewat cabang olahraga bulu tangkis nomor perorangan di sektor ganda campuran.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi!

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi!

Polda Metro menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir
Gugatan Ijazah Gibran di MK, Pakar Hukum Tata Negara Beri Tiga Opsi Putusan

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Pakar Hukum Tata Negara Beri Tiga Opsi Putusan

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM periode 2011-2014, Denny Indrayana dan kawan-kawan mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 ke MK.
Indra Sjafri Beri Nilai 6 usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia, Singgung Soal Strategi John Herdman

Indra Sjafri Beri Nilai 6 usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia, Singgung Soal Strategi John Herdman

Indra Sjafri memuji mental Timnas Indonesia yang mampu menahan Malaysia dengan 10 pemain, tetapi menilai sistem pertahanan Garuda masih perlu dibenahi.
BREAKING
NEWS
Terungkap Fakta Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, Ada Masalah Sinyal hingga Pengereman

Terungkap Fakta Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, Ada Masalah Sinyal hingga Pengereman

KNKT mengungkap fakta kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, mulai dari anomali sinyal, komunikasi, hingga pengereman sebelum tabrakan.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral