GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buat Kecewa Cinta Pertamanya, Istri Ferdy Sambo Tak Mau Dilibatkan dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Kasus pembunuhan terhadap Brigadir J masih berlanjut. Pekan lalu, Ferdy Sambo pertama kali menjadi saksi sidang lanjutan terhadap ketiga terdakwa kasus ini.
Senin, 12 Desember 2022 - 07:49 WIB
Kasus Pembunuhan Brigadir J
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan terhadap Brigadir J masih berlanjut. Pekan lalu, Ferdy Sambo pertama kali menjadi saksi dalam sidang lanjutan atas kasus tersebut.

Biasanya, Ferdy Sambo hadir ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan untuk menjalankan sidang sebagai terdakwa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini dirinya memberikan keterangan sebagai saksi terhadap terdakwa Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Ferdy Sambo menjelaskan bahwa Putri Candrawathi merupakan cinta pertamanya sejak ia masih duduk di bangku sekolah.

tvonenews

Namun kini Putri Candrawathi marah karena dirinya dilibatkan dalam skenario kasus pembunuhan Brigadir J

Berikut Informasi selengkapnya mengenai pernyataan Ferdy Sambo dalam keterangannya sebagai saksi sidang lanjutan pada Rabu, (7/12/2022).

Putri Candrawathi Adalah Cinta Pertama 

Ferdy Sambo blak-blakan soal perasaannya kepada istrinya, Putri Candrawathi meski dilanda perkara pembunuhan berencana Brigadir J alias Yosua Hutabarat.

Sambo mengaku bahwa Putri Candrawathi ialah cinta pertamanya sejak bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Saya perlu sampaikan istri saya ini adalah cinta pertama di SMP sampai menuju ke pelaminan. Saya percaya 100 persen, bahkan 1000 persen," kata Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (7/12/2022).


Terdakwa Ferdy Sambo. (Tim tvOne)

Dia menjelaskan alasan itu yang menjadi motif untuk mengeksekusi Brigadir J alias Yosua Hutabarat.

Sebab, Ferdy Sambo mengatakan mendapat laporan dari sang istri bahwa Yosua telah melecehkannya

"Demikian (motif pembunuhan berdasarkan keterangan Putri) yang mulia," jelasnya.

Sambo mengatakan atas kejadian tersebut, kondisi Putri Candrawathi pasti terguncang.

Ketua Majelis Hakim PN Jaksel Wahyu Iman Santoso kembali menggali keterangan Sambo yang rencananya akan bertanya ke Brigadir J pada malam hari, tanggal 8 Juli 2022.

"Kalau terguncang, kenapa saudara biarkan Isoman dan tidak mendampingi (Putri)?"cecar hakim Wahyu.

Menurut Sambo, hal itu dilakukan karena mengikuti perintah Putri Candrawathi agar tidak ada yang tahu soal pelecehan tersebut.

"Sebab, saya belum bisa berpikir dan harus melakukan konfirmasi kepada Yosua nanti malam," sahut Sambo.

Akan tetapi, Sambo mengatakan tidak sampai menunggu malam untuk mengkonfirmasi kepada Yosua.

Dia mengatakan melihat Yosua berada di luar rumah Duren Tiga, sebelum berangkat bermain bulu tangkis.

"Saya lihat Yosua di pagar rumah Duren Tiga, saya akhirnya turun dari mobil dan masuk rumah untuk bertanya ke Yosua," imbuhnya.

Putri Cadrawathi Murka ke Ferdy Sambo


Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. (Ist)

Ferdy Sambo mengaku Putri Candrawathi sempat marah terhadapnya seusai membunuh Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

Menurutnya, sang istri tidak terima dirinya dilibatkan dalam skenario tembak-menembak antara anggota pada 8 Juli 2022. 

"Tanggal 9, begitu bangun pagi, saya bangunkan istri. Istri saya menanyakan ada apa kemarin. Saya sampaikan Richard menembak Yosua," ujar Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Rabu (7/12/2022). 

Sambo menjelaskan telah memberi kabar ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal kejadian tersebut. 

Menurut dia, kasus tersebut bermula ketika ada pelecehan terhadap istrinya sehingga Bharada E baku tembak dengan Brigadir J. 

"Istri saya marah. Istri saya menyampaikan 'dari awal saya nggak mau ini diketahui orang peristiwa di Magelang, kenapa kamu libatkan saya?'," jelasnya. 

Sambo menuturkan tidak sengaja memasukkan Putri Candrawathi masuk skenario tersebut. 

Kepada majelis hakim, Sambo mengaku bersalah karena melibatkan sang istri, Putri Candrawathi. 

"Saya bilang, 'tidak mungkin ada tembak menembak tanpa ada penyebab' yang ada dipikiran saya, karena ada istri, saya coba masukkan ke dalam cerita itu yang mulia," imbuhnya.

Ferdy Sambo Bantah Tembak Brigadir J


Terdakwa, Ferdy Sambo. (Tim tvOne)

Sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat masih berlanjut. Ferdy Sambo bantah ikut tembak Brigadir Yosua, disekak pertanyaan menohok hakim.

Peristiwa penembakan Brigadir J yang terjadi di rumah dinas Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022 pada sore hari itu masih mencoba dikuak di dalam persidangan. Adapun Ferdy Sambo bantah ikut tembak Brigadir Yosua, disekak pertanyaan menohok hakim.

Klaim itu disampaikan oleh Mantan Kadiv Propam Polri itu saat bersaksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer alias Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR dan Kuat Ma'ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Rabu (7/12/2022).

Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santoso pada awalnya bertanya kepada Ferdy Sambo berapa kali Bharada E menembak Brigadir J saat peristiwa penembakan di duren tiga tersebut. Hakim meminta Sambo untuk memberikan kesaksian dengan jujur.

"Kalau memang jujur, saya pengen nanya. Ini pertanyaan terakhir dari saya, berapa kali Richard menembak," tanya dengan tegas Hakim.

"Setelah kejadian baru saya tahu lima kali," ucap Ferdy Sambo.


Ferdy Sambo saat di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. (Tim tvOne)

Meski demikian, Mantan Bintang Jenderal Bintang dua itu tetap bersikukuh tidak ikut menembak Brigadir J saat dicecar pertanyaan oleh Hakim.

"Saya sudah sampaikan di awal Yang Mulia, saya tidak ikut menembak," ujarnya.

Ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santoso yang juga menjabat selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, lantas menyampaikan hasil autopsi forensik terhadap tubuh korban Brigadir J. 

Kemudian, telah terungkap bahwa ada tujuh luka tembak masuk dan enam luka tembak keluar, kemudian ada satu peluru bersarang di tubuh Brigadir J.

"Kalau saudara katakan lima, terus yang dua siapa yang nembak?" tanya Hakim Wahyu yang diperhatikan para terdakwa juga.

"Saya tidak tahu,"sahut Sambo.

"Apa ada orang lain nembak?" tanya kembali Hakim. "Saya tidak tahu," jawab Sambo.

"Baik, biar nanti hakim yang akan menyimpulkannya," ucap Hakim.

Sementara itu, Richard Eliezer alias Bharada E yang bersama Pengacaranya, Ronny Talapessy yang setelah mendengar kesaksian mantan atasannya, Ferdy Sambo. Dirinya mengatakan bahwa Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J.

"Saya melihat beliau menembak ke arah Yosua Yang Mulia. Dan saya juga tidak menembak sebanyak lima kali," ucap Bharada E.


Ferdy Sambo dan Richard Eliezer. (Ist)

Namun meski Bharada E menyampaikan keberatannya atas pernyataan Sambo itu. Malah suami dari Putri Candrawathi itu tetap pada keterangannya ketika ditanya tanggapannya atas argumen Bharada E.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferdy Sambo tampak sesekali menunduk ke bawah. Dirinya bahkan terlihat mengangguk-anggukan kepala terhadap keterangan yang diberikan oleh Bharada E. 

Hari ini, Senin (12/12/2022) kembali digelar sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan terdakwa Bharada E, Bripka RR dan Kuat Ma’ruf. (lpk/put/muu/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CEO Timnas Malaysia Kecewa Keputusan CAS, Sebut 7 Pemain Naturalisasi Tak Layak Dihukum

CEO Timnas Malaysia Kecewa Keputusan CAS, Sebut 7 Pemain Naturalisasi Tak Layak Dihukum

CAS memutuskan untuk FA Malaysia tetap mendapatkan sanksi FIFA. CAS hanya merevisi sanksi untuk tujuh pemain Timnas Malaysia yang terbukti ilegal dari awalnya larangan beraktivitas 12 bulan di sepak bola menjadi larangan tampil di ajang resmi selama 12 bulan.
Rawan Longsor, Jalur Alternatif Clongop Gunungkidul Ditutup Jika Hujan Deras saat Arus Mudik

Rawan Longsor, Jalur Alternatif Clongop Gunungkidul Ditutup Jika Hujan Deras saat Arus Mudik

Jalur alternatif Clongop di Kalurahan Watugajah, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, menjadi perhatian serius menjelang arus mudik lebaran.
Wujudkan Mimpi Lebaran, KNPS Indonesia dan Rany Mauliani Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja di Mal

Wujudkan Mimpi Lebaran, KNPS Indonesia dan Rany Mauliani Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja di Mal

Bukan sekadar menerima bantuan paket, anak yatim diberi kebebasan layaknya keluarga sendiri untuk memilih baju Lebaran sesuai keinginan mereka melalui SEBARAN
Dunia Terancam Krisis, Prabowo Tegaskan Indonesia Aman Pangan dan Siap Berdikari Energi

Dunia Terancam Krisis, Prabowo Tegaskan Indonesia Aman Pangan dan Siap Berdikari Energi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berada dalam posisi relatif aman menghadapi potensi krisis global yang terjadi karena ketegangan geopolitik.
Buronan Kasus Dugaan Suap Sertifikat Tanah Ditangkap di Malaysia

Buronan Kasus Dugaan Suap Sertifikat Tanah Ditangkap di Malaysia

Buronan red notice yakni Jimmy Lie ditangkap oleh kepolisian.
Percepat Pengembangan DME untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional, BPS Beberkan Data Impor LPG

Percepat Pengembangan DME untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional, BPS Beberkan Data Impor LPG

Pemerintah mempercepat pengembangan DME sebagai alternatif bahan bakar rumah tangga. Hal ini dilakukan karena ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.

Trending

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman Bakal Pakai Skema Lama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Bung Ropan menduga John Herdman akan meniru taktik Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Begini prediksi skema yang dipakai pada FIFA Series 2026.
Baggott Comeback! Ini Daftar Lengkap 41 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman

Baggott Comeback! Ini Daftar Lengkap 41 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi merilis daftar 41 pemain masuk skuad sementara Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA Series 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT