GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkas Dinyatakan Lengkap, Kasus Irjen Teddy Minahasa Dilimpahkan ke Kejaksaan Setelah Tahun Baru

Pelimpahan kasus penyalahgunaan narkotika mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa (TM) ke kejaksaan untuk disidangkan, akan dilaksanakan setelah Tahun Baru
Kamis, 22 Desember 2022 - 15:54 WIB
Tersangka kasus peredaran narkoba Irjen Pol Teddy Minahasa (tengah) berjalan menuju ruang tahanan usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya,
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww

Jakarta - Pelimpahan kasus penyalahgunaan narkotika mantan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa (TM) ke kejaksaan untuk disidangkan, akan dilaksanakan setelah Tahun Baru.

"(Pelimpahan) setelah tahun baru," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Zulpan mengatakan pihak kepolisian telah menerima jawaban dari tim peneliti kejaksaan yang menyatakan bahwa berkas perkara Irjen Teddy Minahasa dan para tersangka lainnya telah lengkap atau P21.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan berkas perkara kasus dugaan penyalahgunaan narkotika oleh mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa (TM) telah lengkap atau P21 dan siap untuk disidangkan.

"Berkas perkara TM dan kawan-kawan sudah P21 per hari ini dan sudah diserahkan ke penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya," kata Kasipenkum Kejati DKI Ade Sofyansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Irjen Polisi Teddy Minahasa sebagai tersangka dalam kasus peredaran gelap narkoba, Jumat (14/10).

Yang bersangkutan telah menjalani penahanan di Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya terhitung sejak Senin (24/10).

Penyidik Polda Metro Jaya menyatakan Irjen Pol Teddy Minahasa diduga telah memerintahkan anak buahnya untuk menyisihkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dari hasil pengungkapan kasus untuk diedarkan.

Polres Bukit Tinggi awalnya hendak memusnahkan 40 kilogram sabu, namun Irjen Pol Teddy Minahasa diduga memerintahkan AKBP Doddy, yang kala itu menjabat Kapolres Bukit Tinggi, untuk menukar sabu sebanyak lima kilogram dengan tawas.

Meski demikian, penggelapan barang bukti narkoba tersebut akhirnya terbongkar dengan rangkaian pengungkapan kasus narkotika oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.

Sebanyak 1,7 kilogram sabu telah berhasil diedarkan, sedangkan 3,3 kilogram sisanya berhasil disita oleh petugas.

Selain Teddy, ada anggota kepolisian yang menjadi tersangka dalam kasus ini, di antaranya Aipda AD (anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat), Kompol KS (Kapolsek Kali Baru Polres Pelabuhan Tanjung Priok), Aiptu J (anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok), dan AKBP Doddy Prawira Negara (Kabagada Rolog Sumbar, mantan Kapolres Bukittinggi Polda Sumbar).

Dalam kasus ini, selain empat polisi tersebut di atas, ada enam tersangka warga sipil. Satu di antaranya perempuan berinisial L atau Linda.

Adapun pasal yang disangkakan kepada Teddy yakni Pasal 114 Ayat 3 sub Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Jo Pasal 55 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal hukuman mati dan minimal 20 tahun penjara. (ant/mii)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib Tragis Polisi Muda Bripda DP Tewas di Tangan Senior: Bripda P Jadi Tersangka, Kapolda Sulsel Turun Tangan

Nasib Tragis Polisi Muda Bripda DP Tewas di Tangan Senior: Bripda P Jadi Tersangka, Kapolda Sulsel Turun Tangan

Polisi muda, Bripda DP meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di dalam Asrama Polisi (Aspol), Markas Polda Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), Kota Makassar.
Ekonom Indef Sebut Whoosh Butuh 100 Tahun untuk Balik Modal, Jumlah Utang dan Okupansi Disorot

Ekonom Indef Sebut Whoosh Butuh 100 Tahun untuk Balik Modal, Jumlah Utang dan Okupansi Disorot

Indef menyebut dengan tingkat okupansi Whoosh saat ini, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik impas diperkirakan bisa mencapai 100 tahun.
Singgung Peluang Indonesia Keluar Middle Income Trap, SBY Ajak Peserta Didik Lemhanas Kunjungi Museumnya di Pacitan

Singgung Peluang Indonesia Keluar Middle Income Trap, SBY Ajak Peserta Didik Lemhanas Kunjungi Museumnya di Pacitan

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak peserta didik Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) mengunjungi Museum dan Galeri SBY ANI di Pacitan.
Pramono Sebut Cadangan Daging di Jakarta Capai 1.000 Ton, Jamin Tak Ada Kelangkaan hingga Lebaran

Pramono Sebut Cadangan Daging di Jakarta Capai 1.000 Ton, Jamin Tak Ada Kelangkaan hingga Lebaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan cadangan daging di Jakarta saat ini sebanyak 1.000 ton. Ia yakin tak ada kelangkaan hingga Lebaran 2026.
Carter Pesawat, KDM Terbang ke NTT Jemput 12 Warga Jabar yang Dipaksa Jadi Pemandu Karaoke

Carter Pesawat, KDM Terbang ke NTT Jemput 12 Warga Jabar yang Dipaksa Jadi Pemandu Karaoke

Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dialami 12 warga Jawa Barat yang bekerja di Kabupaten Sikka, menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Polda Jateng Ungkap Aktivitas Tambang Galian Ilegal di Boyolali dan Kendal, Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polda Jateng Ungkap Aktivitas Tambang Galian Ilegal di Boyolali dan Kendal, Dua Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polda Jawa Tengah mengungkap praktik dua lokasi tambang ilegal golong C yang terletak di Kabupaten Boyolali dan Kendal. Tambang ini dikhawatirkan merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan dampak bencana alam.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT