News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ritual Teing Hang di Manggarai, Rutin Dilakukan Saat Penutupan Tahun

Berbeda dengan tradisi Barat yang mengandalkan tulisan dan keberaksaraan sebagai pengingat, tradisi Timur malah menciptakan model reminder berupa ritual-ritual
Senin, 2 Januari 2023 - 00:34 WIB
Ritual akhir tahun di Manggarai NTT
Sumber :
  • Tim tvOne/Jo Kenaru

Manggarai, NTT - Salah satu karya spiritual yang berhubungan dengan tema tahun baru adalah ritus Teing Hang  yang dilakoni masyarakat Manggarai Raya Provinsi Nusa Tenggara Timur setiap tanggl 31 Desember. 

Tradisi Teing  Hang berarti memberi makan roh ayah ibu atau anggota keluarga dari sebuah klan. Pada malam jelang tutup tahun setiap rumah tangga orang Manggarai, Manggarai Timur dan Manggarai Barat masing-masing menyembelih ayam jantan putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ritual adat Teing Hang, juga memberi makna ucapan syukur kepada sang pencipta dan leluhur, memohon ampun atas segala kesalahan sekaligus memohon pertolongan agar kehidupan di tahun baru bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

Ritus Teing Hang diawali dengan mantra memanggil roh orang-orang yang akan dikasih makan. Media utama yang dipakai antara lain cepa atau sirih pinang serta tuak (arak).

Beranjak ke acara inti yakni penyembelihan seekor ayam putih yang telah didoakan dalam bahasa adat bermakna ucapan syukur serta pernyataan menolak bala.

Bagian toto urat (memperlihatkan pratanda yang ditunjukkan hati dan usus ayam yang disembelih) merupakan bagian pamungkas ritus ini yang diteruskan dengan helang atau menghidangkan daging kurban di atas tikar sebagai santapan untuk orang yang sudah meninggal yang disebutkan dalam ritual Teing Hang.

Tradisi melawan lupa

Kanisius Theobaldus Deki, penulis yang sering mengangkat tema budaya Manggarai mengatakan, kekuatan ritual Teing Hang menitikberatkan pada sebuah keyakinan bahwa leluhur atau keluarga yang sudah meninggal adalah penyambung pesan orang hidup dan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pria yang pernah belajar Teologia di Israel ini berkata, ritual teing hang empo pada acara tutup tahun di Manggarai adalah kenyataan tak terbantahkan tentang keterjalinan sejarah hidup manusia dan teori melawan lupa.

"Apakah yang terjadi jika ada amnesia kronis melanda manusia?. Semua kebaikan akan terhapus tanpa cerita. Bahkan kenangan akan kehilangan dayanya di hadapan kekuasaan peristiwa hidup yang terus berlanjut. Lebih lebih celaka lagi, orang tidak bisa belajar dari sejarah. Kesadaran akan kebaikan masa lalu menyebabkan muncul kerinduan untuk menulis sejarah sebuah upaya mencatat kembali apa yang terjadi di waktu lampau," sebut Kanisius dihubungi Minggu (1/1/2023).

Dijelaskannya, roh leluhur, ende agu ema (mama dan bapak) adalah bukti penciptaan yang berkesinambungan.

Dosen lulusan S2 Filsafat pada Sekolah Tinggi Filsafat Ledalero ini menjelaskan, adanya manusia kini disebabkan adanya manusia terdahulu. Kata dia, sesuatu tidak mungkin ada dari kenihilan (creatio ex nihilo).

"Menyaksikan kekhusyukan acara dan sikap bathin pelaku yang meyakini upacara teing hang empo sebagai bagian esensial dari ritual tahunan jelang tutup tahun melahirkan pertanyaan mengapa orang Manggarai masih terikat pada tradisi semacam itu?," Ungkap Deki.

Lebih lanjut dia menerangkan, ritual Teing Hang pada galibnya adalah sebuah mimesis akan mengalirnya waktu dan peristiwa-peristiwa. Kebersamaan dalam situasi yang bahagia, kisah tentang keberhasilan dan kesuksesan bahkan kegagalan yang lalu memberi pesan kuat untuk lebih berusaha adalah tirisan refleksi pengikat memori.

"Ada benang merah yang tak dapat disangkal pada persambungan kehidupan manusia yang akrab disebut regenerasi. Alih generasi ini muncul dalam wajah yang jamak: nilai-nilai persaudaraan, semangat kekeluargaan, persatuan, kebersamaan, kasih, saling memaafkan, pengalaman, pengetahuan, dan keyakinan. Di sini ritual teing hang ingin menegaskan bahwa eksistensi kita sebagai manusia tak pernah seutuhnya menjadi milik kita. Eksistensi itu terus mengalir pada nadi pribadi dan waktu yang terus berputar menghasilkan kisahan-kisahan baru atau new story telling," tekan Kanisius Theobaldus Deki.

Kolomnis di sejumlah media itu berkata, empo (leluhur) ataupun roh mama dan bapa (ende-ema) yang telah berpulang sebagai pengingat sanak keluarga yang masih hidup agar tidak boleh lupa bahwa hidup pada prinsipnya tak pernah final. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kebaikan tak pernah sempurna. Ia menjadi katarsis yang selalu menggema di sepanjang kehidupan pada saat memoria kita tetap bersujud di hadapan kerapuhan waktu. Waktu yang usang karena dibatasi nama hari, minggu, bulan dan tahun senantiasa diperbarui oleh kenangan akan kebaikan kehidupan para pendahulu. Serentak keyakinan bahwa mereka tetap menjunjung kita dalam doa yang tak kunjung putus di hadapan sang khalik, pemilik kehidupan itu," ulas dia lagi.

Sejarah tanpa cerita kata Deki dikhawatirkan akan berlanjut pada amnesia kronis di mana orang tak bisa mencatatkan kenangan sedangkan peristiwa hidup terus berlanjut. (jku/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menanggapi permintaan anggota Komis II DPR RI Fraksi PDIP Deddy Sitorus soal berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Periksa Enam ASN, KPK Dalami Soal Intervensi yang Dilakukan Fadia Arafiq

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap enam aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah.
Adik di Cakung Bacok Kakak Kandung Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi, Alami Luka di Kepala

Adik di Cakung Bacok Kakak Kandung Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi, Alami Luka di Kepala

Seorang pria berinisial MH (20) diamankan tim Polsek Cakung usai membacok kakak kandungnya berinisial BW (31) di rumahnya, Kp. Pedaengan RT 003/ RW 008 No.23 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).
Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Tembus Target, Optimistis Lampaui Prediksi Bank Dunia 4,7 Persen

Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Tembus Target, Optimistis Lampaui Prediksi Bank Dunia 4,7 Persen

Menkeu Purbaya optimistis ekonomi Indonesia 2026 bisa melampaui proyeksi Bank Dunia 4,7 persen berkat stabilitas kebijakan dan investasi.
4 Zodiak Diprediksi Beruntung dalam Karier 10 April 2026: Aries Menunjukkan Performa Luar Biasa

4 Zodiak Diprediksi Beruntung dalam Karier 10 April 2026: Aries Menunjukkan Performa Luar Biasa

Berikut 4 zodiak yang diprediksi beruntung dalam karier pada 10 April 2026, salah satunya Aries menunjukkan performa luar biasa.
Pindah Ke Banten International Stadium, Pelatih Persita Kecewa Lawan Arema Kurang Suporter

Pindah Ke Banten International Stadium, Pelatih Persita Kecewa Lawan Arema Kurang Suporter

Alhasil, Persita terpaksa pindah ke Banten International Stadium untuk menjamu Arema FC di laga pekan ke-27 Super League 2025-2026 pada Jumat (10/4/2026). 

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral