News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asimilasi, 169 Narapidana Lapas Lhokseumawe Bebas

Sebanyak 169 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe, Aceh, dibebaskan setelah menerima asimilasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.
Selasa, 8 Juni 2021 - 22:24 WIB
Narapidana Lapas Lhokseumawe Bebas
Sumber :
  • Antara

Banda Aceh, 08/6 - Sebanyak 169 narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe, Aceh, dibebaskan setelah menerima asimilasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.

Kepala Lapas Kelas IIA Lhokseumawe Nawawi di Lhokseumawe, Selasa, mengatakan 169 narapidana yang bebas setelah menerima asimilasi tersebut terhitung Maret 2020 hingga Mei 2021.

"Selama pandemi COVID-19, ada 169 narapidana mendapatkan pembebasan melalui asimilasi yang terdiri dari kasus narkoba sebanyak 58 orang, dan kasus pidana umum 111 orang," kata Nawawi.

Asimilasi merupakan proses pembinaan narapidana untuk membaurkan mereka dengan masyarakat. Pembebasan tersebut agar para narapidana atau warga binaan menjalani asimilasi di rumah sebelum kembali ke masyarakat.

Nawawi mengatakan jumlah narapidana atau warga binaan yang menerima asimilasi tersebut masih akan bertambah sampai program pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19.

"Narapidana yang menerima asimilasi harus memenuhi syarat di antaranya dengan hukuman di bawah lima tahun, sudah menjalani lebih dari dua per tiga masa hukuman, serta berkelakuan baik," kata Nawawi.

Nawawi mengatakan narapidana yang menerima asimilasi tidak bisa serta-merta bebas. Mereka juga akan terus dipantau. Jika melakukan tindak pidana, asimilasinya dicabut dan kembali ke lapas.

Menurut Nawawi, selain untuk pencegahan penyebaran dan penanggulangan COVID-19, program asimilasi tersebut sebagai upaya mengurangi kapasitas lapas yang kini seluruhnya kelebihan daya tampung di lingkungan lapas dan rutan seluruh Indonesia.

"Hampir seluruh lapas di Indonesia terjadi kelebihan kapasitas, sehingga dikhawatirkan akan menjadi klaster baru penyebaran COVID-19. Karena itu, dilakukan pencegahan melalui program asimilasi," kata Nawawi. (prs/ant)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi bakal Kirim Sembilan Siswa ke Barak Militer, Buntut Nge-bully Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi bakal Kirim Sembilan Siswa ke Barak Militer, Buntut Nge-bully Bu Atun Guru SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi mengatakan siap mengirim beberapa siswa SMAN 1 Purwakarta yang mem-bully Bu Atun waktu lalu. Siswa tersebut viral karena acung jari tengah
Belum Juga Mulai, Media Vietnam Heran Bukan Main Lihat China Terlalu Percaya Diri Bisa Kalahkan Timnas Indonesia

Belum Juga Mulai, Media Vietnam Heran Bukan Main Lihat China Terlalu Percaya Diri Bisa Kalahkan Timnas Indonesia

Media Vietnam kembali menyoroti peluang Timnas Indonesia U-17 jelang ajang Piala Asia U-17 2026. Heran lihat China begitu percaya diri kalahkan Garuda Muda.
Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Jangan Korupsi dan Boros: Tolonglah, Jaga Betul Diri Masing-masing

Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Jangan Korupsi dan Boros: Tolonglah, Jaga Betul Diri Masing-masing

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk tidak melakukan korupsi dan boros dalam menggunakan anggaran negara.
Diputusin Pacar, Pemuda Asal Sleman Panjat Menara BTS Setinggi 42 Meter di Sidoarjo

Diputusin Pacar, Pemuda Asal Sleman Panjat Menara BTS Setinggi 42 Meter di Sidoarjo

Warga Desa Kwangsan Sedati Sidoarjo digemparkan dengan aksi nekat seorang pria yang memanjat menara Base Transceiver Station (BTS) setinggi 42 meter.
Kepala BGN Klarifikasi Isu 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: hanya Simulasi Kebutuhan

Kepala BGN Klarifikasi Isu 19.000 Ekor Sapi untuk MBG: hanya Simulasi Kebutuhan

Menurut Dadan, angka itu muncul dari simulasi berbasis jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi.
Viral Video Balita Merayap di Genteng Rumah, Diduga Karena Terlalu Aktif

Viral Video Balita Merayap di Genteng Rumah, Diduga Karena Terlalu Aktif

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang balita sedang merayap di atas genteng rumah.

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Penentu Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Nama Kenneth Taylor kembali mencuri perhatian publik Eropa maupun Indonesia. Gelandang keturunan Rp347 miliar itu jadi penentu lolosnya Lazio ke Final Coppa.
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Niat John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Bung Ropan bicara soal rencana yang mungkin akan dikerjakan John Herdman untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 nanti menjelang AFF dan ASEAN Cup.
Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Pertanyakan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Dedi Mulyadi: Menurut Saya Tidak Berfungsi dengan Baik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung. 
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Jakarta Pertamina Enduro Tantang Gresik Phonska di Final Proliga 2026, Megatron dkk Siap Juara

Pertemuan Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di grand final Proliga 2026 diprediksi berlangsung ketat. Kedua tim memiliki kekuatan
Selengkapnya

Viral