Pemerintah Pastikan Keamanan Jemaah Haji di Tengah Gejolak Geopolitik
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah resmi memberangkatkan jemaah calon haji kloter pertama dari Embarkasi Banten melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Sebanyak 391 jemaah dilepas langsung di Terminal 2F yang dikhususkan untuk layanan haji dan umrah.
Prosesi pelepasan dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Muhammad Irfan Yusuf serta Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Tim Pengawas Haji, Sufmi Dasco Ahmad.
Keduanya memastikan kesiapan layanan serta menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin kelancaran ibadah jemaah.
Pada gelombang pertama, total sekitar 35 ribu jemaah dijadwalkan berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Pemerintah menyatakan telah melakukan sejumlah peningkatan layanan dibanding tahun sebelumnya, termasuk optimalisasi fasilitas fast track untuk mempercepat proses keimigrasian.
Selain itu, terdapat penambahan embarkasi haji menjadi empat titik guna mendistribusikan keberangkatan secara lebih merata.
Pemerintah juga mengklaim adanya peningkatan kualitas layanan konsumsi di Tanah Suci, seiring penyesuaian biaya katering yang dinilai lebih efisien.
Dalam pernyataannya, Menteri Haji dan Umrah menegaskan bahwa aspek keamanan dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, terutama di tengah dinamika global saat ini.
Koordinasi intensif dengan berbagai otoritas disebut terus dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan perlindungan dan pelayanan optimal selama menjalankan ibadah haji 2026.