GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawab Pendemo Buruh KCN Marunda, Heru Budi: Harus Penuhi Syarat yang Diminta Pemprov DKI Jakarta

Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono angkat bicara terkait puluhan buruh KCN Marunda yang melancarkan aksi unjuk rasa di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta
Jumat, 13 Januari 2023 - 10:29 WIB
kondisi puluhan buruh geruduk Balai Kota DKI Jakarta, pada Kamis (12/1/2023).
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta - Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono angkat bicara terkait puluhan buruh KCN Marunda yang melancarkan aksi unjuk rasa di depan gedung Balai Kota DKI Jakarta.

Menjawab keluhan puluhan massa unjuk rasa yang menuntut Pemprov DKI Jakarta kembali membuka KCN Marunda, Heru mengatakan pihak KCN harus memenuhi beberapa syarat yang diajukan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, jadi kan ada beberapa syarat KCN yang diminta oleh Dinas Lingkungan Hidup, kalau itu bisa dipenuhi ya mudah-mudahan bisa berjalan (kembali dibuka)," kata Heru, di Agroeduwisata, Jakarta Selatan, pada Jumat (13/1/2023).

Dalam hal ini, Heru menegaskan bahwa dirinya pribadi tidak memihak pada siapa pun. Tidak mempermasalahkan para buruh melakukan aksi unjuk rasa.

Terlebih saat ini Pemprov DKI Jakarta menggalakkan posko pengaduan masyarakat di pendopo Balai Kota DKI Jakarta.

Kemudian, dia menjelaskan mengapa KCN Marunda harus ditutup karena mendapat laporan dari warga setempat adanya pencemaran udara.

"Ya, kita Pemda DKI tidak berpihak ke mana-mana, ada pengaduan warga, ada pencemaran. Diduga ya ada pencemaran lingkungan, ya diperbaiki (tutup KCN Marunda)," ujarnya.

Kendati demikian, Heru mengaku senang apabila KCN Marunda dapat kembali beroperasi. Namun perlu memenuhi syarat yang diminta oleh Pemprov DKI Jakarta lewat Dinas Lingkungan Hidup. 

Sebelumnya diberitakan, Puluhan buruh melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka adalah korban penutupan pelabuhan KCN Marunda. 

Para massa unjuk rasa itu menuntut Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono kembali membuka pelabuhan KCN Marunda.

Berdasarkan pantauan tim tvOnenews.com, massa aksi unjuk rasa kompak memakai seragam berwarna biru. Mereka mulai meramaikan kawasan Balai Kota DKI Jakarta sekitar pukul 10.03 WIB.

"Tolong Pak Heru, nasib pekerja pelabuhan KCN, tak sanggup bayar BPJS," bunyi tulisan salah satu spanduk yang dibawa oleh massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak pelak salah satu orator yang berdiri di atas mobil komando terus menyuarakan agar tuntutan Pelabuhan KCN kembali dibuka.

"Kami datang kemari untuk menyampaikan keluhan. Kami menderita karena tidak bisa bekerja dan memenuhi kebutuhan hidup keluarga kami," teriak dia. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah seorang debt collector di Desa Alasumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilempar bondet oleh orang tak dikenal pada Senin dini hari.
Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.
Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas saja santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati tidak berani melawan Kiai Ashari (51). Ternyata doktrin yang diajarkan pria itu tak main-main. 
5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan pribadi bukanlah perkara mudah, apalagi bagi mereka yang tidak dibekali literasi finansial sejak dini. Banyak orang terjebak dalam siklus ...
Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Saat ini Persib Bandung hanya menyisakan dua pertandingan terakhir di musim ini dengan tetap berada di puncak klasemen Super League 2025-2026. 

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral