GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkataan Reza Hutabarat Terbukti soal Watak Asli Bharada E, Ahli Bongkar Richard Punya Karakter Begini

Adapun, kata Liza, dia menganalisa sosok Bharada E sejak 15 Agustus 2022, kemudian berlanjut hingga 6 November 2022. Pada penelitiannya, betapa terkejutnya. . .
Sabtu, 14 Januari 2023 - 12:13 WIB
Sosok Bharada E dan adik Brigadir J, Reza Hutabarat
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah, Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E mulai diungkap sifat aslinya oleh Ahli Psikologi Klinis, Liza Marielly Djaprie, dan hasilnya seperti apa yang pernah dikatakan oleh adik Brigadir J, Reza Hutabarat, seperti apa katanya?

Beberapa waktu lalu, hasil asesmen Liza menyebut bahwa sosok Bharada E punya tingkat kepatuhan yang tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterangan itulah yang disebut-sebut mirip dengan pernyataan Reza Hutabarat soal Bharada E yang punya sifat penurut beberapa waktu lalu.

Sosok Bharada E yang disebut punya tingkat kepatuhan tinggi itu dikatakan adik Brigadir J, Reza Hutabarat pada sesi wawancaranya bersama aktivis, Irma Hutabarat beberapa waktu lalu.

tvonenews

Pada sesi perbincangan Reza Hutabarat bersama Irma Hutabarat itu, membahas soal reaksi adik Brigadir J itu bertemu Bharada E hingga mengungkap bahwa sosok ajudan Ferdy Sambo itu punya sifat yang penurut.

"Za, gimana rasanya lihat Eliezer (Bharada E)?" tanya Irma, seperti dilansir dari akun YouTube Irma Hutabarat.

Reza Hutabarat pun menjawab pertanyaan Irma Hutabarat tersebut dengan tenang.

"Gimana ya, aku sih kayak biasa aja. Enggak ada dendam. Kita kan harus bisa maafkan juga ya,  cuma proses hukum kan harus tetap berjalan, seperti itu," kata Reza Hutabarat, Selasa (25/10/2022).

Mendengar jawaban itu, Irma pun bertanya tentang kedekatan Reza Hutabarat dengan Bharada E.

"Kau sendiri sudah kenal sama Richard (Bharada E) sebelumnya?" tanya Irma Hutabarat.


Sosok Bharada E dan adik Brigadir J, Reza Hutabarat. (kolasetvOnenews.com)

Lalu pertanyaan itu pun dijawab Reza Hutabarat.

"Sudah kenal bu, sudah sering ngobrol, sering nyanyi-nyanyi bareng, main pingpong, main raket. Bahkan kalau dia lagi stay di Saguling, kita beli makanan bareng sama almarhum (Brigadir J) juga. Ketawa-ketawa bareng," kata Reza Hutabarat.

Irma Hutabarat bertanya lebih dalam tentang bagaimana sosok Bharada E di mata Reza Hutabarat.

Menurut Reza Hutabarat, Bharada E merupakan sosok yang periang dan juga humoris, hal itu pula yang disebutnya sebagai salah satu faktor Bharada E mudah bergaul dengan anggota lainnya.

"Dia itu suka bercanda, humoris, tapi kadang juga diem-diem sendiri gitu. Kalau dari sisi pekerjaan, dia orangnya tekun dan rajin. Misal dia diperintahkan A, langsung dikerjain dan patuh," kata Reza Hutabarat.

Hasil Asesmen Ahli

Sebelumnya, Ahli Psikologi Klinis, Liza Marielly Djaprie sempat dihadirkan pada persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J guna meringankan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Selasa (27/12/2022).

Dalam keterangannya saat itu, Liza menyebut bahwa hasil asesmen yang dilakukannya, menghasilkan bahwa Bharada E mempunyai tingkat kepatuhan yang sangat tinggi.

Kemudian Liza menyinggung soal kontrol diri pada sosok Bharada E.

Menurutnya, Bharada E saat kejadian (pembunuhan Brigadir J) disebut tidak memiliki kontrol terhadap dirinya.

"Ada penelitian yang namanya milgram, di mana terbukti seseorang itu cenderung untuk patuh ketika ada perintah yang diberikan oleh seorang figur otoritas dengan kondisi-kondisi tertentu yang mendukung hingga mengakibatkan orang seperti Bharada E itu tidak punya ruang secara bebas," kata Liza, Senin (26/12/2022).

Menurut Liza, dia (Bharada E) hanya sekedar menjalankan apa yang diperintahkan kepadanya.

Adapun, kata Liza, dia menganalisa sosok Bharada E sejak 15 Agustus 2022, kemudian berlanjut hingga 6 November 2022.

"Sampai saat ini, kalau kita bicara soal ini tentunya dia (Bharada E) sudah tidak nurut ya. Samapi pada suatu titik, analisa dia sudah mulai jalan, dan meyakini bahwa ini (perintah Ferdy Sambo) salah, akhirnya dia mulai jadi tidak patuh. Makannya dia memberanikan diri menjadi Justice Collaborator," kata Liza.

Tak Tahu Cara Menghabisi Nyawa Orang

Terdakwa Bharada E alias Richard Eliezer mengaku tidak mengatuhi cara membunuh seseorang, yang mana mengikuti perintah Ferdy Sambo.

Menurut dia, Ferdy Sambo sudah merencakan untuk menghabisi nyawa Brigadir J alias Yosua Hutabarat di rumah Saguling, Jakarta Selatan.

"Perintah bunuh itu di Saguling. Pak FS bilang kepada saya bahwa skenarionya ada di 46 (Duren Tiga)," ujar Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (6/1/2023).

Bharada E menjelaskan dirinya tidak mengetahui cara membunuh Brigadir J.

Namun, dia menekankan bahwa Ferdy Sambo memberikan perintah untuk mengisi senjata api (Senpi) dengan peluru.

"(Cara membunuh) belum dijelaskan yang mulia," tegasnya.

Selain itu, Bharada E menuturkan tidak bertanya kepada Ferdy Sambo soal menolak perintah tersebut.

Sebab, dia mengatakan sangat takut dengan Ferdy Sambo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya saat itu tidak berani yang mulia menjawab. Saya cuman bilang, .'siap bapak'," katanya. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Inisiatif konservasi bekantan dan penanaman mangrove guna menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem yang lestari.
Veda Ega Pratama Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di Moto3 Amerika 2026, Pembalap Indonesia Akui Lakukan Kesalahan

Veda Ega Pratama Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di Moto3 Amerika 2026, Pembalap Indonesia Akui Lakukan Kesalahan

Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama mengungkapkan biang kerok dirinya bisa gagal menyelesaikan balapan di Moto3 Amerika 2026.
Sulit Adaptasi dengan Regulasi Baru, Max Verstappen Buka Suara soal Rumor Pensiun di Akhir Musim F1 2026: Saya Memikirkan...

Sulit Adaptasi dengan Regulasi Baru, Max Verstappen Buka Suara soal Rumor Pensiun di Akhir Musim F1 2026: Saya Memikirkan...

Max Verstappen lagi-lagi gagal bersaing untuk podium saat tampil di F1 GP Jepang 2026.
Korban Mutilasi yang Jasadnya Disembunyikan dalam Freezer di Bekasi Dikenal Baik, Pegawai Ayam Geprek Itu Disebut Mudah Bergaul

Korban Mutilasi yang Jasadnya Disembunyikan dalam Freezer di Bekasi Dikenal Baik, Pegawai Ayam Geprek Itu Disebut Mudah Bergaul

Korban mutilasi yang jasadnya disembunyikan dalam freezer gerai ayam geprek di Bekasi dikenal sebagai sosok yang baik. 
Sambil Menangis, Videografer Amsal Sitepu Bantah Mark-up Anggaran: Saya Cinta Sekali Tanah Karo

Sambil Menangis, Videografer Amsal Sitepu Bantah Mark-up Anggaran: Saya Cinta Sekali Tanah Karo

Amsal menceritakan awal muka kasus yang menjeratnya dihadapan seluruh anggota Komisi III DPR RI yang menghadiri rapat terbatas tersebut.
Cedera Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia Jadi ‘Durian Runtuh’ Persija Jakarta? FIFA Siap Guyur Rp146 Miliar, Ini Syaratnya!

Cedera Mauro Zijlstra di Timnas Indonesia Jadi ‘Durian Runtuh’ Persija Jakarta? FIFA Siap Guyur Rp146 Miliar, Ini Syaratnya!

Persija berpeluang mendapat kompensasi hingga Rp146 miliar dari FIFA usai Mauro Zijlstra cedera di Timnas Indonesia, namun harus memenuhi syarat ini.

Trending

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

​​​​​​​Dedi Mulyadi terkaget-kaget dengar pengakuan istri ustaz Karawang. Fakta baru dugaan perselingkuhan terungkap, kronologi pengeroyokan pun diluruskan.
Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira penipu hingga dimaki, Dubernur Jabar Dedi Mulyadi justru balas dengan senyuman dan transfer bantuan sebesar Rp25 juta.
6 Bintang Muslim Manchester City, Nomor 5 Pernah Bikin Timnas Indonesia Trauma

6 Bintang Muslim Manchester City, Nomor 5 Pernah Bikin Timnas Indonesia Trauma

Manchester City tak dihuni pemain berbakat, tapi juga beberapa bintang Muslim yang memiliki kisah inspiratif, satu pemain yang bikin gagal timnas Indonesia.
Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Bawa-Bawa Old Trafford, John Herdman Bicara Jujur soal Atmosfer Stadion GBK saat Timnas Indonesia Main

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menaruh kesan mendalam terhadap atmosfer pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno setelah melakoni laga debutnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT