GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Program Merdeka Belajar untuk Kemajuan Bangsa

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, menjadi orator pada acara wisuda Universitas Prof. Dr. Moestopo yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center pada Kamis.
Jumat, 20 Januari 2023 - 00:03 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menjadi orator pada acara wisuda Universitas Prof. Dr. Moestopo (UPDM) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada Kamis (19/1/2023) pagi.
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menjadi orator pada acara wisuda Universitas Prof. Dr. Moestopo (UPDM) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat pada Kamis (19/1/2023) pagi.

Di hadapan 1.204 wisudawan UPDM yang terdiri dari 308 orang tingkat S2 dan 896 orang tingkat S1, Ganjar berorasi perihal Generasi Mandiri untuk Indonesia Berdikari yang disambut tepuk tangan dan antusias dari para wisudawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kita menghadapi situasi seperti ini dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki wisudawan di Universitas Dr. Moestopo saya makin optimis, karena seluruh tantangan bisa kita balik jadi peluang," ujar Ganjar dalam keterangannya.

Ganjar menuturkan, keahlian dan keterampilan yang dimiliki kalangan intelektual selama menempuh pendidikan di bangku sekolah dan perkuliahan, harus bisa dioptimalkan dengan penuh ketekunan.

Dengan harapan, ketekunan yang dilakukan itu mampu menjadikan kalangan intelektual yang dilahirkan, memiliki kapabilitas dalam mencapai tujuannya menjadi agen perubahan bangsa Indonesia.

"Minat yang dimiliki oleh mereka, itu saja yang ditekuni. Sehingga para wisudawan ini menjadi energi baru. Tentu keterampilannya sudah diasah, jejaringnya punya," ucap Ganjar.

Tak hanya itu, Ganjar juga memotivasi para wisudawan yang menjadi energi baru dalam menghadapi ancaman resesi global tahun 2023 untuk mengambil peran secepat mungkin.

tvonenews

Salah satunya, Ganjar menekankan, peran yang dilakukan mereka dapat membuahkan hasil positif, tidak hanya untuk pencapaian pribadi saja, tetapi juga untuk memajukan masyarakat, membanggakan almamater dan bangsa Indonesia.

"Maka butuh labor skill yang bisa mengisi semuanya. Maka para wisudawan sebagai energi baru ini mesti segera mengambil slotnya dan butuh inisiatif dengan pengalaman yang mereka miliki," jelas Ganjar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Ganjar menekankan, pentingnya pengaplikasian program Merdeka Belajar yang menuntun lulusan UPDM menjadi sumber daya manusia yang ahli dan berdaya saing tinggi, serta sensitif terhadap perubahan yang terjadi.

"Leadership dibangun, communication skill dibangun, problem solving mereka belajar. Hari ini dengan Merdeka Belajar itu bisa dikonversi menjadi nilai," ucap Ganjar. (ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.
Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas saja santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati tidak berani melawan Kiai Ashari (51). Ternyata doktrin yang diajarkan pria itu tak main-main. 
5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

5 Kebiasaan Kecil yang Bedakan Orang Kaya vs Miskin, dari Cara Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan pribadi bukanlah perkara mudah, apalagi bagi mereka yang tidak dibekali literasi finansial sejak dini. Banyak orang terjebak dalam siklus ...
Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Bojan Hodak Batal Tinggalkan Persib? Jurnalis Italia Ungkap Update Terbaru Perpanjangan Kontrak Pelatih Persib

Saat ini Persib Bandung hanya menyisakan dua pertandingan terakhir di musim ini dengan tetap berada di puncak klasemen Super League 2025-2026. 
Buntut Kerusuhan Supporter Persib Bandung dan Persija, DPR Desak Kemenpora Evaluasi Pengurus PSSI

Buntut Kerusuhan Supporter Persib Bandung dan Persija, DPR Desak Kemenpora Evaluasi Pengurus PSSI

Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hardian Irfani menanggapi soal adanya kerusuhan supporter Persija dan Persib Bandung yang terjadi di Bogor dan Sukabumi Jawa Barat

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral