GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu Anak Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Keluarkan Surat Kewaspadaan

Kementerian Kesehatan RI buka suara terkait kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) di Jakarta, pihaknya akan mengeluarkan surat kewaspadaan.
Senin, 6 Februari 2023 - 18:50 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kesehatan RI buka suara terkait kasus baru Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) di DKI Jakarta. 

Juru bicara Kemenkes RI, Mohammad Syahril mengatakan, pihaknya akan mengeluarkan surat kewaspadaan terhadap Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah melakukan tindakan antisipatif dalam menentukan penyebab dua kasus GGAPA baru yang dilaporkan," kata Syahril, Senin (6/2/2023).

Dia menjelaskan, Kemenkes juga bekerjasama dengan berbagai pihak mulai dari IDAI, BPOM, Ahli Epidemiologi, Labkesda DKI, Farmakolog, para Guru Besar dan Puslabfor Polri.

Hal ini guna melakukan penelusuran epidemiologi untuk memastikan penyebab pasti dan faktor risiko yang menyebabkan gangguan ginjal akut.

“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sampel obat dan darah pasien,” ucap dia.

Lebih jauh, kata Syahril, langkah selanjutnya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan adalah akan kembali mengeluarkan surat kewaspadaan kepada seluruh Dinas Kesehatan, Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Organisasi Profesi Kesehatan terkait.

"Dengan kewaspadaan tanda klinis GGAPA dan penggunaan Obat Sirop meskipun penyebab kasus baru ini masih memerlukan investigasi lebih lanjut," jelas Syahril.

Selain itu juga, Syahril mengatakan, BPOM telah menarik obat sirop yang dikonsumsi oleh pasien anak yang meninggal dunia akibat GGAPA. Diketahui, obat sirop tersebut bermerek Praxion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam rangka kehati-hatian, meskipun investigasi terhadap penyebab sebenarnya kasus ini masih berlangsung, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengeluarkan perintah penghentian sementara produksi dan distribusi obat yang dikonsumsi pasien hingga investigasi selesai dilaksanakan," jelasnya.

"Terkait perintah penghentian sementara dari BPOM, industri farmasi pemegang izin edar obat tersebut telah melakukan voluntary recall (penarikan obat secara sukarela)," sambung dia.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tips Memilih Rumah Anti Mangkrak, Kepercayaan Developer Kini Jadi Faktor Utama Pembeli

Tips Memilih Rumah Anti Mangkrak, Kepercayaan Developer Kini Jadi Faktor Utama Pembeli

Tips memilih rumah anti mangkrak kini jadi perhatian masyarakat. Rekam jejak developer dan progres pembangunan jadi faktor utama pembeli.
Laga Pamungkas Super League 2025-2026: Bali United Curi Poin Penuh dari Dewa United

Laga Pamungkas Super League 2025-2026: Bali United Curi Poin Penuh dari Dewa United

Dewa United gagal mengamankan poin penuh di laga terakhir Super League 2025-2026 ketika menjamu Bali United di Banten International Stadium (BIS), Serang, Jumat (22/5/2026). 
Hasil Malaysia Masters 2026: Kalah Straight Game dari Christo Popov, Ubed Angkat Koper di Babak Perempat Final

Hasil Malaysia Masters 2026: Kalah Straight Game dari Christo Popov, Ubed Angkat Koper di Babak Perempat Final

Hasil Malaysia Masters 2026 dari sektor tunggal putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah, menghadapi unggulan ketiga, Christo Popov.
Trending Topic: Dedi Mulyadi Cari Keberadaan Aman Yani, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Niat Baik KDM Diprotes PKL

Trending Topic: Dedi Mulyadi Cari Keberadaan Aman Yani, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Niat Baik KDM Diprotes PKL

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari penataan ruang publik di Jawa Barat hingga prestasi Sherly Tjoanda.
Marak Aksi Begal di Jakarta Barat, Legislator Jakarta Kenneth Mendadak Ingin Jadi 'Batman'

Marak Aksi Begal di Jakarta Barat, Legislator Jakarta Kenneth Mendadak Ingin Jadi 'Batman'

Belakangan waktu aksi kriminalitas termasuk begal di Jakarta Barat (Jakbar) mendadak meningkat.
Tak Mau Tutupi Lagi, Pascal Struijk Jawab soal Peluang Bela Timnas Indonesia

Tak Mau Tutupi Lagi, Pascal Struijk Jawab soal Peluang Bela Timnas Indonesia

Pascal Struijk akhirnya buka suara saat ditanya peluang membela Timnas Indonesia. Jawaban singkat bek Leeds United itu langsung bikin fans Garuda penasaran.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral