GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Capaian Baru 32 Persen, Kabupaten Pati Kebut Vaksinasi

Kabupaten Pati menjadi salah satu dari 12 daerah di Jawa Tengah yang mengalami peralihan status PPKM dari level 2 ke level 3, akibat masih rendahnya capaian vaksinasi covid-19.
Senin, 11 Oktober 2021 - 20:13 WIB
Salah seorang pelajar mendapatkan vaksinasi di kantor DPC PDIP Kab. Pati, Senin (11/10/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah – Kabupaten Pati menjadi salah satu dari 12 daerah di Jawa Tengah yang mengalami peralihan status PPKM dari level 2 ke level 3, akibat masih rendahnya capaian vaksinasi covid-19.


Saat ini angka capaian vaksinasi covid-19 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, masih berada pada angka 32 persen. Rendahnya capaian ini membuat upaya vaksinasi terus dikebut melalui kerjasama dengan berbagai pihak, seperti TNI-Polri, Organisasi Pemerintah, maupun melalui jalur Partai Politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu kegiatan vaksinasi yang dilakukan di Pati ini diikuti oleh ratusan pelajar di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati, Senin (11/10/2021).

Ketua DPC PDI Perjuangan Pati, Ali Badrudin mengatakan pihaknya berkomitmen membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi di daerah. Sebab capaian vaksinasi di Kabupaten Pati saat ini masih rendah, yakni sekitar 32-an persen.

"Vaksinasi ini adalah untuk membantu pemerintah dalam hal penanganan Covid-19. Sekarang ini kita di Kabupaten Pati baru sekitar tiga puluh sekian persen warga yang di vaksin,” kata Ali Badrudin.

Selain itu, vaksinasi pelajar juga menjadi perhatian pihaknya. Hal ini dalam rangka menyambut kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM), yang saat ini masih dalam taraf uji coba PTM.

"Kalangan pelajar menjadi perhatian kami untuk mendapatkan vaksinasi agar mereka bisa segera menjalani pembelajaran tatap muka di sekolah.Selain itu capaian vaksinasi yang tinggi juga berpengaruh terhadap status level PPKM.

"Jadi kami berupaya untuk membantu Pemkab Pati agar capaian  vaksinasi ini bisa meningkat sesuai target dan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bisa diturunkan" Ujarnya.

Vaksinasi ini disambut gembira para pelajar peserta vaksinasi. Andika Fadiansyah, salah  seorang pelajar kelas XI salah satu SMK di Pati, mengaku senang bisa mendapatkan vaksinasi.

“Senang mas bisa divaksin, saya berharap setelah mendapatkan vaksinasi bisa segera sekolah kembali,” Kata Andika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk hari ini, total ada kuota 6.000 vaksin yang disalurkan di 10 titik. Masing-masing titik mendapatkan kuota 400 sampai 700 vaksin. 

Sebanyak 10 titik yang menjadi sasaran vaksinasi diantaranya adalah di kantor DPC PDI Perjuangan Pati, Desa Slungkep Kecamatan Kayen, Desa Wotan Kecamatan Sukolilo, Desa Panjunan Kecamatan Kota, Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo, Desa Trangkil, Gunungwungkal, hingga Kecamatan Juwana.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT