GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemerdekaan

Warga yang punya ingatan panjang segera insaf, janji, mimpi atau ramalan penguasa kerap menguap bersama embun pagi. 
Senin, 21 Agustus 2023 - 09:57 WIB
Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background logo titik nol nusantara.
Sumber :
  • tim tvonenews

Soeharto pernah menyebut Indonesia akan terbang tinggi setelah repelita ke-6 (sekitar tahun 2000), pendapatan perkapita rakyat akan sama dengan negara kaya, sehingga rakyat diminta bersiap untuk menggelar pesta Olimpiade. 

Untuk “mimpi” besar itu, Habibie, salah satu menterinya yang paling cerdas diminta mewujudkan pesawat penumpang canggih. Sudwikatmono, salah satu kerabatnya diminta membangun menara tertinggi di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya presiden yang akrab dengan pasar bebas, Soekarno dari spektrum yang berbeda, sosialis, juga punya sejarah yang sama. 

(Pembangunan Monumen Nasional oleh Sarwoko Martokoesoemo dan Presiden Sukarno pada tahun 1950-an. Sumber: ist)

Untuk menggertak PBB, Soekarno memerintahkan digelar event besar skala dunia, “Games of the New Emerging Forces” atau Ganefo. Dan, untuk mensukseskan acara olahraga  itu ia tak hanya perlu sebuah stadion GBK ---yang dibangun bersama insinyur insinyur Rusia, tapi juga Hotel Indonesia dan bangunan pusat belanja tertinggi di Indonesia saat itu: Sarinah. 

Kekuasaan yang ingin pengakuan cepat dan kasat mata selalu butuh membangun monumen. Maka untuk menyambut tamu negara dibangun Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia. Tak cukup hanya satu, secara bersama dibangun pula Monumen Nasional yang tinggi megah berlapis marmer di puncaknya diselimuti emas.

Soekarno dan Soeharto kala itu percaya, setiap capaian bangsa butuh biaya dan pengorbanan. Dan bagian terbesar pengorbanan itu harus ditanggung oleh rakyat sebagai bagian dari mobilisasi pembangunan, toh dari sana nantinya akan lahir bangsa yang produktif, pertumbuhan ekonomi melesat dan segala hal akan terpenuhi.

Tapi hari ini kita tahu harapan itu masih jadi harapan. Rakyat saat ini masih seperti burung pungguk yang hinggap di dahan sambil merindukan  rembulan. Dan ramalan tentang “tinggal landas”, masyarakat adil dan makmur, negeri gemah ripah loh jinawi masih tetap jauh di langit tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Demikian, bagi saya, refleksi kemerdekaan hari ini adalah betapa sunyinya keadilan bagi korban korban pembangunan infrastruktur di sekujur republik. 

Padahal, keadilan adalah hukum Tuhan, sunnatullah yang berlaku untuk semua. Tak sedikit peradaban yang pernah ada di muka bumi, hancur hanya karena abai pada aspek keadilan. Sebagai hukum alam, keadilan memang berlaku untuk semua, seperti api yang panas saat disentuh, dirasakan oleh siapa saja.  

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gus Hans Ingatkan Marwah Rais Aam PBNU: Jangan Direduksi Jadi “Paket Istana”

Gus Hans Ingatkan Marwah Rais Aam PBNU: Jangan Direduksi Jadi “Paket Istana”

Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), perbincangan mengenai arah kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin menghangat.
Cara Apple 'Tekan' Harga demi iPhone 18 Pro Tak Terlalu Mahal

Cara Apple 'Tekan' Harga demi iPhone 18 Pro Tak Terlalu Mahal

Isu mengenai lonjakan harga selangit jelang peluncuran iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mulai menemui titik terang. Apple dilaporkan sukses melancarkan ... -
Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolda NTT Serahkan 100 Paket Bantuan untuk Korban Gempa Sikka

Polri Hadir untuk Rakyat, Kapolda NTT Serahkan 100 Paket Bantuan untuk Korban Gempa Sikka

Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka ditunjukkan Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko dengan menyalurkan 100
Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Percepatan pemanfaatan TKD dinilai semakin mendesak karena Nagan Raya telah memasuki musim tanam dan sejumlah lahan sawah rusak masih dalam fase pemulihan.
Update Korban Gempa M 7,7 NTT: 38 Orang Meninggal Dunia

Update Korban Gempa M 7,7 NTT: 38 Orang Meninggal Dunia

Insiden gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Sontak hal ini menyedot perhatian publik hingga menuai
30 Daftar Pemain The Apartment Job, Drama Korea Action Komedi Terbaru Dibintangi Ji Sung

30 Daftar Pemain The Apartment Job, Drama Korea Action Komedi Terbaru Dibintangi Ji Sung

Berikut 30 daftar pemain The Apartment Job, drama korea bergenre action komedi terbaru dibintangi Ji Sung.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membuka peluang terjadinya perombakan besar dalam kebijakan kewarganegaraan nasional. Skuad Timnas Indonesia jadi -
Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Berkah Buat Timnas Indonesia? Menerka Dampak Wacana Presiden Prabowo soal Kewarganegaraan Ganda

Wacana kewarganegaraan ganda terbatas di Indonesia berpotensi bawa perubahan bagi sepak bola nasional. Jika diterapkan, Timnas Indonesia bisa mendapat berkah.
Selengkapnya

Viral