News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sensor

Kekuasaan dan kekuatan saat ini mengalir ke mana saja,  termasuk ada pada rakyat yang berdaulat mengkonsolidasikan “perlawanan” dengan bantuan media sosial. Jadi berhadapan dengan penguasa yang cemas kita kini bisa tertawa saja.
Senin, 11 Desember 2023 - 12:02 WIB
Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background sensorship.
Sumber :
  • tim tvonenews

Kini kita beramai-ramai mengabadikan moment ilmu pengetahuan itu dengan aneka gawai canggih bahkan teleskop terbaru. Tapi Soeharto ketika itu sangat berkuasa, sensor masuk ke mana saja, termasuk ke wilayah disiplin ilmiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentu yang jenaka bukan hanya pengalaman kita saja. 

Lee Kuan Yew sebagai pemimpin yang resah di Singapura juga melakukan hal yang sama pada 1983.  Alkisah, Tan Chai Wa, seorang komunis yang teguh ditangkap di Malaysia karena memiliki pistol. Dengan Undang Undang Keamanan Dalam Negeri (ISA) yang ketat akhirnya Tan dihukum gantung.

Sang Kakak, Tan Chu Boon membawa jenazahnya untuk dikebumikan di sebuah kompleks pemakaman terbesar di Singapura. Di atas batu nisan, Tan Chai Wa menuliskan pesan yang diberikan janda sang mendiang. Lalu, dengan huruf China, Tan menuliskan pesan tentang kebencian sang mendiang selama hidup kepada “masyarakat lama” dan  “keyakinan tanpa batas akan kemenangan revolusi” di tanah air.

Pada bagian akhir tulisan di batu pualam yang mengkilap jika terkena sinar matahari itu juga diikutkan selarik puisi: “Kapan tiang gantungan akan dihancurkan untuk mewujudkan surga baru?”  Demikian, Tan merasa dengan menuliskan keyakinan adiknya pada sepotong batu nisan, tugasnya telah purna: membawa pulang dan memakamkannya dengan terhormat.

Namun, tak lama flatnya yang sederhana di pinggiran kota Singapura didatangi petugas berbaju preman dari Departemen Investigasi Kriminal. Berbekal secarik kertas dari pembuat batu nisan, Tan Chu Boon didakwa melakukan perbuatan subversif. Tan Chu Boon pun diancam hukuman lima tahun dan denda 10.000 dolar Singapura.  

Kini epitaf pada makam Tan tak ada lagi. Konon keluarga akhirnya memutuskan memplester tulisan dengan semen putih, tak ada lagi kalimat-kalimat yang dapat terbaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenapa sebuah gerhana matahari dianggap berbahaya, dan sebuah epitaph pada nisan bisa dianggap menghasut? Jawabannya, yaitu tadi, karena pemerintah tengah cemas.

Penguasa jenis ini sangat khawatir dengan berbagai tafsir kebenaran yang tumbuh di masyarakat. Ia dengan gelisah ingin menguasai, memonopoli makna kebenaran sesuai yang dipahaminya sendiri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ringkus Dua Pelaku Tawuran Maut di Maluku Tenggara, Seorang Tewas Dibacok Parang

Polisi Ringkus Dua Pelaku Tawuran Maut di Maluku Tenggara, Seorang Tewas Dibacok Parang

Dua pelaku pembacokan saat tawuran di Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil berhasil diringkus polisi, dua orang pelaku itu berinisial EN dan OH.
Waspada! 5 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Kemarau

Waspada! 5 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Kemarau

Sudah masuk bulan April nih, waspada pada 5 penyakit ini yang paling sering dialami saat musim kemarau.
Menpora Italia Desak Gabriele Gravina Mundur, Pemilihan Umum Presiden FIGC Digelar di Musim Panas

Menpora Italia Desak Gabriele Gravina Mundur, Pemilihan Umum Presiden FIGC Digelar di Musim Panas

Menteri Pemuda dan Olahraga Italia, Andrea Abodi, mendesak Gabriele Gravina untuk mundur. Pemilihan umum Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) diharapkan untuk dilaksanakan pada Juli mendatang.
Bareskrim Polri Periksa Eks Direktur PT DSI Pekan Depan, Tersangka Baru Dugaan Penggelapan Dana

Bareskrim Polri Periksa Eks Direktur PT DSI Pekan Depan, Tersangka Baru Dugaan Penggelapan Dana

yang bersangkutan dijadwalkan pemeriksaan pada Rabu (8/4/2026) pekan depan.
Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara, BMKG Turunkan Tim Khusus untuk Pemetaan Dampak dan Antisipasi Susulan

Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara, BMKG Turunkan Tim Khusus untuk Pemetaan Dampak dan Antisipasi Susulan

Gempa Maluku Utara M7,6 picu puluhan susulan, BMKG turunkan tim dan pasang alat pemantau untuk petakan dampak dan risiko di wilayah terdampak.
Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di Makassar

Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di Makassar

Pemanfaatan AI Coding Assistants untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengembangan aplikasi

Trending

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral