News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sensor

Kekuasaan dan kekuatan saat ini mengalir ke mana saja,  termasuk ada pada rakyat yang berdaulat mengkonsolidasikan “perlawanan” dengan bantuan media sosial. Jadi berhadapan dengan penguasa yang cemas kita kini bisa tertawa saja.
Senin, 11 Desember 2023 - 12:02 WIB
Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background sensorship.
Sumber :
  • tim tvonenews

Pramoedya Ananta Toer yang di masa lalu buku bukunya harus kita bawa dengan dibungkus koran atau dibenamkan jauh di dalam tas agar terhindar dari pemeriksaan petugas, kini karya-karyanya dijual dengan harga “selangit” dan ia salah satu pengarang Indonesia yang paling dikenal di pelbagai negeri.  

Rezim pengawasan yang melibatkan struktur birokrasi yang panjang ternyata juga bisa mengundang tawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid memiliki banyak anekdot lucu seputar berhadapan dengan Intel Melayu. Sebagai pegiat organisasi masyarakat sipil, entah di Nahdlatul Ulama ataupun di Forum Demokrasi kehadiran Gus Dur dalam berbagai diskusi memang seringkali dikuntit petugas telik sandi.

Berhasil mensiasati keadaan dengan tak kehilangan humor adalah tanda kecerdasan. Dan Gus Dur salah satu di antara manusia cerdas tersebut.

Tahu tengah jadi sasaran intel, suatu kali dalam sebuah pertemuan dengan berbagai Kyai, Gus Dur meminta pembicaraan dilakukan dengan Bahasa Arab. Diskusi lalu berlangsung gayeng menggunakan bahasa Arab untuk menceritakan perkembangan situasi nasional yang sedang berlangsung di Indonesia.

Ketika si intel ini pulang, lapor ke komandan, lalu komandannya bertanya, “Tadi membicarakan apa?" Lalu si intel ini karena tidak bisa berbahasa Arab, berkata: “Oh tidak ada pembicaraan apa-apa, tidak ada diskusi, tadi itu saling mendoakan," ujar sang anak buah. 

Humor Gus Dur ini tentu lucu, membuat publik yang mendengar terpingkal-pingkal.

Demikian, sensor oleh rezim yang tengah cemas bisa sangat menggelikan. Aparaturnya bahkan  tak hanya ingin mengontrol makhluk hidup, bahkan mengawasi benda mati, seperti matahari dan kuburan.

Saat Orde Baru gerhana matahari diperlakukan seperti film porno. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rakyat dikontrol (maknanya dilarang) melihat peristiwa alam itu secara langsung. Edaran dibuat agar 11 Juni 1983 warga bagaimanapun caranya selama 7 menit —saat pukul 12 siang— tetap berada di dalam rumah. Pengawasan sangat ketat. Mencekam. Pemerintah menakut nakuti bahaya yang timbul jika berani keluar rumah dan menatap matahari secara langsung.

Semua pekerja profesional, peneliti dari berbagai disiplin keilmuan saat itu seolah takluk berhadapan dengan kuasa Soeharto. Para dokter di Departemen Kesehatan, peneliti LIPI, birokrat di Departemen Penerangan bahu membahu mengikuti instruksi yang kini kita tahu hanyalah tahayul belaka. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ungkit Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan, BRI Berhasil Salurkan KUR Senilai Rp31,42 Triliun hingga Februari 2026

Ungkit Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan, BRI Berhasil Salurkan KUR Senilai Rp31,42 Triliun hingga Februari 2026

PT BRI percepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai bagian dari implementasi Asta Cita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional.
FIFA Beri Pujian untuk Indonesia Meski Kalah 0-1 dari Bulgaria, Ini Alasannya

FIFA Beri Pujian untuk Indonesia Meski Kalah 0-1 dari Bulgaria, Ini Alasannya

FIFA beri pujian untuk Indonesia usai kalah 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, ternyata ini alasannya.
Sebelum Laga Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Tiba-tiba Diserbu Netizen Setelah Mereka Umumkan...

Sebelum Laga Final Four Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Tiba-tiba Diserbu Netizen Setelah Mereka Umumkan...

Menjelang laga perdananya di babak final four Proliga 2026, akun media sosial juara bertahan yakni Jakarta Pertamina Enduro mendadak di serbu netizen.
KPK Lanjut Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

KPK Lanjut Geledah Rumah Ono Surono di Indramayu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan kegiatan penggeledahannya terhadap rumah Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, kali ini di Indramayu.
Paolo Maldini dan Roberto Baggio Bakal Masuk FIGC usai Gabriele Gravina Mundur? Begini Skenarionya

Paolo Maldini dan Roberto Baggio Bakal Masuk FIGC usai Gabriele Gravina Mundur? Begini Skenarionya

Paolo Maldini dan Roberto Baggio berpotensi masuk dalam struktur pengurus Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Hal ini akan terjadi jika Giovanni Malago terpilih menggantikan Gabriele Gravina.
Link Live Streaming Final Four Proliga 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Samator, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN

Link Live Streaming Final Four Proliga 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi vs Samator, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Electric PLN

Berikut link live streaming final four Proliga 2026, di mana ada pertandingan seru antara Jakarta Bhayangkara Presisi vs Surabaya Samator dan Jakarta Pertamina Enduro melawan Jakarta Electric PLN.

Trending

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Gempa Terkini 2 April 2026: Bitung Sulawesi Utara Diguncang Gempa Magnitudo 7,3

Inilah gempa terkini yang terjadi pada Kamis (2/4/2026). Gempa Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral