News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Uji Vaksin Merah Putih Langkah Besar Hadapi Pandemi

Meskipun Indonesia sudah memiliki PT. Bio Farma untuk memproduksi vaksin, riset terhadap pengujian vaksin yang betul-betul dimulai sejak awal merupakan sebuah fondasi besar negara untuk masuk ke dalam jajaran negara-negara yang dapat melakukan riset vaksin.
Sabtu, 12 Februari 2022 - 13:34 WIB
Ilustrasi. Peneliti Tengah Melakukan Persiapan Uji klinis Vaksin Merah Putih di RSUD dokter Sutomo Surabaya
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Epidemiolog Universitas Griffith, Australia Dicky Budiman mengatakan izin uji klinik yang diberikan pada Vaksin Merah Putih merupakan sebuah langkah besar bagi negara Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Vaksin Merah Putih ini penting. Bukan hanya jangka pendek dalam artian merespon pandemi Covid-19 ini saja, tetapi juga untuk jangka panjang,” kata Dicky Budiman, Sabtu (12/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyatakan meskipun Indonesia sudah memiliki PT. Bio Farma untuk memproduksi vaksin, riset terhadap pengujian vaksin yang betul-betul dimulai sejak awal merupakan sebuah fondasi besar negara untuk masuk ke dalam jajaran negara-negara yang dapat melakukan riset vaksin. Termasuk membantu negara dalam memproduksi ketersediaan atau stok vaksin bagi masyarakat secara mandiri.

“Kemampuan produksi sudah jelas ada, tetapi riset vaksin dari 'research and development' ini menjadi satu keunggulan tersendiri yang memang tidak mudah. Perlu investasi dan perlu memerlukan waktu. Dengan adanya riset seperti ini saja, sebetulnya sudah langkah yang sangat jauh lebih maju untuk kita,” katanya.

Menurut dia bila berbicara mengenai riset sebuah vaksin untuk penyakit menular, peluang keberhasilan yang dimiliki ada sebesar 50 banding 50.

Bila vaksin tersebut dapat berhasil lolos berbagai rangkaian pengujian, maka negara dapat secara mandiri memproduksi vaksin dengan kehalalan yang tidak perlu diragukan untuk dibagikan pada masyarakat.

Negara juga dapat mengubah psikososial sekaligus perilaku masyarakat dalam menanggapi vaksin COVID-19. Namun bila gagal, vaksin Merah Putih menjadi suatu pengalaman yang sangat berharga untuk riset-riset selanjutnya.

“Kalaupun yang lainnya tidak berhasil, setidaknya bisa menjadi satu pengalaman yang sangat berharga bagi penelitian itu. Kegagalan adalah satu fondasi yang baik untuk meraih tahapan berikutnya,” katanya.

Melihat keseriusan anak bangsa, dia berharap pemerintah benar-benar serius dalam memberikan bantuan dalam riset yang sedang dilakukan. Sebab, pengujian vaksin akan terlihat jelas ketika situasi akan melandai ataupun pada saat status pandemi dicabut oleh pemerintah. Selain itu, keberhasilan penelitian juga menjadi penting bila mengingat COVID-19 bukanlah pandemi terakhir maupun Omicron sebagai varian terakhir.

“Sekali lagi, riset Vaksin Merah Putih ini memang perlu terus didukung dan tentu dengan standar- standar yang juga global standar internasional,” kata Dicky Budiman.

Secara terpisah Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito menyampaikan bahwa pelaksanaan uji klinik Vaksin Merah Putih pada fase satu dan dua mengikutsertakan 90 sukarelawan pada fase satu dan 405 orang pada fase dua.

Apabila uji klinik fase satu dan dua sudah diperoleh hasil interim dan memenuhi syarat, katanya, maka dapat melanjutkan ke tahap uji klinik fase tiga.

"Setelah diperoleh hasil interim uji klinik fase tiga maka dapat berproses untuk pengajuan ke Badan POM dan mendapatkan persetujuan izin penggunaan darurat (EUA) yang kiranya adalah sekitar pertengahan Juli 2022," kata Penny dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan mutu Vaksin Merah Putih yang akan diberikan dalam uji klinik ini sudah terpenuhi dan didukung oleh fasilitas produksi PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia yang memenuhi persyaratan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

PT Biotis sebagai produsen vaksin Merah Putih, secara paralel melakukan persiapan untuk uji klinik fase tiga dengan meningkatkan skala produksi vaksin, termasuk yang akan digunakan pada skala komersial, demikian Penny K. Lukito.(ant/ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tampil Lebih Megah, Muslim LifeFair Bekasi 2026 Digelar Akhir Pekan Ini

Tampil Lebih Megah, Muslim LifeFair Bekasi 2026 Digelar Akhir Pekan Ini

Muslim LifeFair (Mufair) akan diselenggarakan di Mega Bekasi Hypermall, Bekasi, pada 6-8 Februari 2026 mendatang.
Dulu Jadi Trio BBC di Real Madrid, Kini Ronaldo Tolak Transfer Benzema ke Al Hilal

Dulu Jadi Trio BBC di Real Madrid, Kini Ronaldo Tolak Transfer Benzema ke Al Hilal

Di balik pertentangan Ronaldo atas ditransfernya Benzema ke Al Hilal, ada kisah menarik yang pernah terjadi antara mereka, kala masih berseragam Real Madrid.
Pertama di Dunia, Indonesia Kenalkan Al-Qur’an Bahasa Isyarat di Mesir hingga Curi Perhatian Publik Internasional

Pertama di Dunia, Indonesia Kenalkan Al-Qur’an Bahasa Isyarat di Mesir hingga Curi Perhatian Publik Internasional

Mushaf Al-Qur’an Bahasa Isyarat Indonesia yang telah dimulai sejak 2018, akhirnya diperkenalkan kepada publik internasional dalam sebuah ajang bergengsi di Mesir.
Mauro Zijlstra Selangkah Lagi ke Persija Jakarta? Ini Kata Media Belanda

Mauro Zijlstra Selangkah Lagi ke Persija Jakarta? Ini Kata Media Belanda

Persija Jakarta kembali dikaitkan dengan pemain baru setelah media Belanda menyebut penyerang naturalisasi Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, selangkah lagi.
Enrico Tambunan Akui Baru Tahu Ressa Anak Denada, Tegas Bantah Isu Ditawarkan Saat Bayi

Enrico Tambunan Akui Baru Tahu Ressa Anak Denada, Tegas Bantah Isu Ditawarkan Saat Bayi

Enrico Tambunan mengungkap alasan baru tahu Ressa adalah anak Denada dan membantah isu bahwa Ressa pernah ditawarkan ke orang lain saat masih bayi.
Sempat Menyebut Gibran Rakabuming ‘Ngantuk’ Panji Pragiwaksono Kini Buka Suara: Salah Gue Dimana?

Sempat Menyebut Gibran Rakabuming ‘Ngantuk’ Panji Pragiwaksono Kini Buka Suara: Salah Gue Dimana?

Komika Pandji Pragiwaksono buka suara mengenai polemik pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea. Panjdi sempat menyebut Wapres Gibran Rakabuming 'ngantuk'

Trending

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meskipun tampil tanpa sang kapten, Al Nassr tetap menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Mereka tetap bisa menang atas Al Riyadh di laga pekan ke-20.
Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Pelatih John Herdman membuka peluang penambahan pemain naturalisasi demi perkuat Timnas Indonesia. Lima pemain asing ini berpotensi jadi WNI dalam waktu dekat.
Setelah Datangkan Maarten Paes, Ajax Kembali Bidik Pemain Timnas Indonesia?

Setelah Datangkan Maarten Paes, Ajax Kembali Bidik Pemain Timnas Indonesia?

Setelah resmi mendatangkan Maarten Paes, Ajax terus aktif di bursa transfer dengan mendorong direktur teknik Jordi Cruijff memburu pemain baru, siapakah dia?
3 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpotensi Ikut Merapat ke Super League

3 Pemain Timnas Indonesia Ini Berpotensi Ikut Merapat ke Super League

Bursa transfer memanas! Tiga pemain naturalisasi Timnas Indonesia berpeluang bermain di Super League, termasuk Mauro Zijlstra dan Ivar Jenner.
Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Harga iPhone 16 Series per Februari 2026 terpantau turun signifikan di Indonesia. Simak daftar harga iPhone 16, 16 Plus, 16 Pro, dan 16 Pro Max terbaru di sini.
Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Denada mendapat banyak dukungan dari rekan sesama selebritis, termasuk sang mantan suami usai dirinya menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf pada Ressa.
Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Viral Kasus Emas Digital China Guncang Investor: Ribuan Tak Bisa Tarik Dana hingga Emas Fisik

Kasus emas digital di China membuat ribuan investor gagal menarik dana dan emas fisik setelah platform membekukan dana hingga miliaran dolar AS.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT