GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hutan di Jawa dan Tranformasi Perhutani

Implementasi kebijakan Kawasan Hutan dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) di Jawa perlu memperhatikan tipologi hutan di Jawa dan rencana transformasi Perum Perhutani.
Kamis, 17 Februari 2022 - 11:43 WIB
Ilustrasi.
Sumber :
  • tim tvOne - Pexels

Ketiga, “tanah Perhutani” yang telah dikuasai lama oleh desa/adat dan bahkan telah terdapat sarana fasilitas pemerintahan dan publik. Keempat, “tanah Perhutani” yang dikuasai warga dari hasil “okupasi” sebagai akibat dari lapar tanah/krisis ekonomi seperti yang terjadi pada awal era reformasi. Kelima, “tanah Perhutani” yang memang “dikuasai setengah/penuh” oleh Perhutani. Berbagai tipologi di atas mempunyai model penyelesaian yang berbeda-beda.

Perhutani sesungguhnya telah melakukan pemetaan terhadap tipologi yang disebutkan di atas meski dengan bahasa yang berbeda. Dalam sebuah lokakarya yang saya hadiri, Perhutani pernah memaparkan beberapa tipologi. Pertama, konflik tenurial di lahan seluas 110,342 hektar. Kedua, adaptif luasnya 817.191 hektar. Ketiga, produksi seluas 599.414 hektar dan ekologi seluas 917.789 hektar. Model tipologi yang disusun Perhutani itu sesungguhnya menjadi penanda bahwa Perhutani menyadari adanya persoalan tenurial di hutan Jawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model tipologi yang disusun Perhutani itu sesungguhnya menjadi penanda bahwa Perhutani menyadari adanya persoalan tenurial di hutan Jawa.

Terkait dengan tipologi di atas, saya mempunyai usulan sebagai berikut: pertama, tanah timbul/tanah negara bebas yang kemudian diklaim Perhutani sebagai “tanah Perhutani” dapat dijadikan obyek land reform/hak milik. Kedua, “tanah Perhutani” dimana rakyat mempunyai sejarah atas tanah tersebut tetapi kemudian rakyat diusir karena dituduh DI-TII maupun PKI dapat diberikan kembali pada rakyat dalam bentuk hak milik. Ketiga, “tanah Perhutani” yang telah dikuasai lama oleh desa/adat dapat diserahkan kepada desa/adat sebagai tanah desa/komunal.

Keempat, “tanah Perhutani” yang dikuasai warga dari hasil “okupasi” dapat diberikan kepada rakyat (sebagai hak kolektif/koperasi/organisasi tani untuk kemudian di”ujicobakan” apakah layak menjadi hak milik atau tidak). Kelima, “tanah Perhutani” yang memang “dikuasai setengah/penuh” oleh Perhutani (misalnya: wilayah konservasi, ikatan petani dengan hutannya masih belum mendalam) dilakukan dengan memberikan hak kelola rakyat melalui desa (Hardiyanto: 2015).

Transformasi Perhutani
Apabila merunut beberapa penelitian tentang Perhutani, maka kita bisa melihat bahwa telah terjadi penurunan kondisi kelola yang baik dari hutan (Boomgaard: 1992). Pada tahun 2000-2005 Perhutani kehilangan 0,8 juta hektar (Prasetyo et al 2009) dan tahun 2009-2013 lahan Perhutani mengalami deforestasi seluas 0,33 juta hektar (FWI 2011). Selain itu, stok tegakan jati terus menurun menjadi 21,0 juta m3 pada tahun 2005 dan menjadi 18,9 juta m3 pada tahun 2007 (Soedomo 2010). Tingkat produksi lahan perusahaan seluas 1,77 juta hektar mencapai 889.858 m3, angka ini jauh di bawah produksi kayu hutan rakyat yang mencapai 18,52 juta m3 (ARuPA 2014). Lebih lanjut, produktivitas tak kunjung membaik dari pasca kemerdekaan sampai setelah reformasi (Lukas dan Peluso: 2019). Kondisi-kondisi tersebut menunjukkan bahwa Perum Perhutani perlu melakukan transformasi besar-besaran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Usai Kalah Tawuran, Pria di Jakarta Utara Tertangkap Polisi Saat Bawa Senjata Tajam

Usai Kalah Tawuran, Pria di Jakarta Utara Tertangkap Polisi Saat Bawa Senjata Tajam

Seorang pria berinisial CFM harus berurusan dengan hukum setelah tertangkap tangan membawa senjata tajam jenis celurit oleh jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan. 
Dibalik Keberhasilan Memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda Mengaku Kehilangan 2 Pilar Penting dalam Hidupnya

Dibalik Keberhasilan Memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda Mengaku Kehilangan 2 Pilar Penting dalam Hidupnya

Dibalik kebijakan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dalam menyelesaikan masalah warganya, siapa sangka istri mendiang Benny Laos mengorbankan banyak hal.
Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menutup permanen 80 perlintasan sebidang usai insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Puan Ungkap Keterwakilan Perempuan di DPR Belum Penuhi Target 30 Persen

Puan Ungkap Keterwakilan Perempuan di DPR Belum Penuhi Target 30 Persen

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti soal jumlah keterwakilan perempuan di Parlemen. Menurutnya, jumlah pada periode 2024-2029 belum memenuhi target.

Trending

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Polda Metro Jaya Periksa Model Ansy Jan De Vries Terkait Hoaks Jadi Korban Begal

Model atau MUA Ansy Jan De Vries menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/5) terkait kebohongan soal dirinya menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Dibalik Keberhasilan Memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda Mengaku Kehilangan 2 Pilar Penting dalam Hidupnya

Dibalik Keberhasilan Memimpin Maluku Utara, Sherly Tjoanda Mengaku Kehilangan 2 Pilar Penting dalam Hidupnya

Dibalik kebijakan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dalam menyelesaikan masalah warganya, siapa sangka istri mendiang Benny Laos mengorbankan banyak hal.
Puan Ungkap Keterwakilan Perempuan di DPR Belum Penuhi Target 30 Persen

Puan Ungkap Keterwakilan Perempuan di DPR Belum Penuhi Target 30 Persen

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti soal jumlah keterwakilan perempuan di Parlemen. Menurutnya, jumlah pada periode 2024-2029 belum memenuhi target.
Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

Pasca Tragedi Tabrakan KRL-KA di Bekasi Timur, KAI Telah Tutup Permanen 80 Perlintasan Sebidang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menutup permanen 80 perlintasan sebidang usai insiden tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Sidak ke Hotel Jemaah Haji Indonesia di Al Hidayah Makkah, Timwas DPR RI Temukan Kamar Bocor Hingga Lift Bermasalah ‎

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI yang dipimpin langsung oleh Cucun Ahmad Syamsurijal, melakukan pemeriksaan mendadak ke pemondokan jemaah haji Indonesia di Hotel Buruz Hidayah, Makkah, pada Rabu (20/5). 
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral