News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilih "Frugal Living" agar Keuangan Tidak Ugal-ugalan

Dengan memulai gaya hidup frugal sejak Ramadhan, kita dapat membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat dan berkelanjutan bahkan setelah bulan suci berakhir.
Selasa, 18 Maret 2025 - 14:46 WIB
Ilustrasi Gen Z
Sumber :
  • Freepik

DI AWAL tahun 2025 kita digegerkan dengan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang mengguncang perekonomian dan merenggut sumber penghasilan puluhan ribu pekerja.

Berdasarkan data dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), sebanyak 60.000 buruh dari 50 perusahaan mengalami PHK dalam periode Januari hingga Februari 2025. Ironisnya, 90% dari mereka terancam tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR), yang semakin memperburuk kondisi ekonomi para pekerja yang kehilangan pendapatan utama mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) didominasi oleh kelompok usia 15-19 tahun sebesar 22,34%, diikuti oleh usia 20-24 tahun sebesar 15,34%. Kelompok usia ini yang mayoritas berasal dari Generasi Z.

Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 dikenal dengan karakter yang dinamis, kreatif, dan digital-savvy. Namun, dalam hal pengelolaan keuangan, banyak dari mereka yang masih terjebak dalam budaya konsumtif.

Survei Financial Fitness Index 2024 mengungkap bahwa 4 dari 10 kaum muda urban lebih memilih menabung untuk membeli barang bermerek, liburan, hingga menonton konser. Tak jarang, mereka juga memenuhi kebutuhan tersier ini dengan berutang kepada teman atau keluarga demi memenuhi gaya hidup mewah yang mereka anggap sebagai bentuk validasi sosial. Pola konsumsi yang berlebihan ini tentu menjadi ancaman bagi stabilitas keuangan di masa depan.

Di tengah badai PHK massal dan tingginya angka pengangguran yang didominasi oleh Generasi Z, frugal living atau gaya hidup hemat menjadi strategi yang semakin relevan untuk bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi. Frugal living bukan sekadar menekan pengeluaran, melainkan tentang membangun kesadaran finansial, memprioritaskan kebutuhan, dan menghindari gaya hidup konsumtif yang berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Gen Z, yang kerap terjebak dalam budaya hedonisme dan flexing di media sosial, beralih ke pola hidup yang lebih sederhana dan berkelanjutan menjadi langkah cerdas untuk menjaga stabilitas keuangan jangka panjang.

Dengan mengadopsi prinsip frugal living, Gen Z dapat mulai membiasakan diri untuk menabung, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, serta lebih bijak dalam mengelola pendapatan. Terlebih di tengah momentum Ramadhan yang identik dengan kesederhanaan dan pengendalian diri, frugal living bukan hanya menjadi strategi finansial, tetapi juga refleksi spiritual untuk membangun keseimbangan hidup yang lebih tenang dan berkah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral