GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kita Boleh Kecewa, Tapi ...

Catatan Sepakbola Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Jumat, 21 Maret 2025 - 13:57 WIB
Timnas Indonesia vs Australia.
Sumber :
  • AFC

Penulis: Wartawan Sepak Bola Senior, M Nigara

BERULANG KALI, saya dan pasti kita semua harus menelan rasa kecewa yang sangat pahit. Jujur, ketika (ini bukan yang pertama) saya dan pasti kita semua, menaruh harap amat besar, kembali kandas. Rasa kecewa yang dalam, meski sekali ini, sesungguhnya (ini bukan kalimat menghibur) jalan untuk Tim Nasional Sepakbola kita, untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026, masih tetap terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perasaan itu muncul ketika Jay Noah Idzes atau akrab (dipopulerkan Hadi 'Ahay' Gunawan, host aepak bola RCTI), Bang Ya dan kawan-kawan dipecundangi Australia 1-5 dalam laga lanjutan Pra-Piala Dunia, Grup C, di Stadion Football Sydney, Ausralia, Kamis (20/3/25) sore WIB.

Sekali lagi, meski kita kecewa, sangat mungkin marah, tapi, jalan masih tetap terbuka, walaupun saat ini menjadi sangat terjal. Dari setiap grup Kualifikasi Piala Dunia, Meksiko, Amerika, dan Kanada 2026, juara dan runner up yang langsung lolos. 

Sementara, peringkat 3 dan 4, harus menghadapi laga berikutnya. Yang membuat jalan semakin terjal, lawan yang dihadapi dari Benua lain, salah satunya Afrika.

Timnas U-23 kita sempat menghadapi suasana seperti itu, saat babak play off menuju Olimpiade Paris 2024 yang lalu. Kita kalah 0-1 dari Guinea, wakil Afrika, di INF Clairefontaine, Prancis. Ini menjadi kegagalan kita kedua menuju Olimpiade.

Iswadi Idris dan kawan-kawan, tahun 1975, juga gagal ke Olimpiade Montreal 1976, setelah di laga penentuan kalah dalam adu-penalti melawan Korea Utara, di Stadion Gelora Senayan (GBK). 

Tapi, sekitar 100 ribu penonton, tetap memberikan suport yang luar biasa. Mereka terus bertepuk tangan, memberikan penghormatan yang luar biasa, meski timnas kita gagal.

Jika kalimat ini juga saya tuliskan, sekali lahi bukan untuk menghibur, juga tidak ingin bernostalgia, tetapi semua ada fakta. Maklum, anak sekarang sering menyebut orang-orang tua sebagai penganut idiologi nostalgia.

Ingat semifinal Piala Dunia 2014 di Brasil melawan Jerman? Juara dunia 5 kali bertemu dengan juara dunia 3 kali. Hasilnya di luar dugaan, Brasil dibantai 7-1 oleh Jerman, dan pada akhirnya menjadi juara dunia ke-4 kali. Begitu sepakbola.

Proses

Sesaat setelah laga Australia vs Indonesia, Ken Ane, host tvOne di AKIM (Apa Kabar Indonesia Malam) bersama Ferry Sandria, mantan pemain Krama Yudha dan timnas, serta pengamat politik serta pencinta sepakbola, Hendri Satrio, serta Prof Effendy Gazali yang langsung menyaksikan di Stadion Allians Sydney, saya mengatakan: "Sepakbola dan seluruh cabor olahraga wajib melalui proses. Ini bukan kalimat pembelaan, tapi fakta yang ada."

Nah, persoalan pokok yamg dihadapi timnas kita, latihan baru sekali yakni Rabu (19/3/25), Itu pun bukan latihan berat. Selain itu, Patrick Kluivert, sang pelatih kepala, belum mengenal secara baik setiap pemain, meski mayoritas dari Belanda (keturunan). Artinya, secara spesifik, Kluivert belum bisa mengukur kemampuan setiap orang, terutama di posisi masing-masing.

Apalagi, jujur, awalnya saya berharap dan pasti juga harapan banyak pihak, (konsekuensi logis/normal) dipertahankan. Misalnya Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner, Sandy Walsh, dan Calvin Verdonk. Kelimanya sudah sangat solid. Bahasa kerennya, chemistry di antara mereka sudah terbangun.

Sayang, Kluivert tidak sama dengan pikiran kebanyakan. Ridho dan Hubner tidak dimainkan di awal. Sekali lagi, menurut pemikiran saya, dan sangat mungkin juga pemikiran banyak penggila bola, Kluivert harusnya menitik beratkan pada sektor depan.

Kita tahu, timnas kita minim sekali membuat gol. Jadi, harusnya ya sektor itu yang didahulukan.

Meski demikian, karena proses awal belum terbangun, sekecewa apa pun kita, seromantis apa pun kita dengan STY, dukungan untuk timnas kita harus tetap ditingkatkan. Kluivert dan kawan-kawan, belum sempat membuat strategi apa pun karena sekelas _

Superman pun sang pelatih, jika ia belum bekerja, pasti belum ada hasil yang bisa kita nikmati.

Untuk itu, laga melawan Bahrain, yang juga baru saja kalah 2-0 dari Jepang di hari yang sama dengan kita, Selasa (25/3/25) di Stadion GBK, kita tidak punya pilihan lain kecuali meraih 3 poin alias menang. Begitu pun saat menjami China, Juni mendatang.

Saya tidak hendak beranalogi soal hasil lain dari dua laga itu. Kita tahu dalam setiap laga ada tiga kemungkinan, menang-kalah-seri.

Semwntata melawan Jepang, saya sama sekali tidak ingin memasukkan pada pilihan. Di atas kertas, meski Jepang telah lolos, kita teyap sulit mengalahkan mereka.

Nah, selama masih tetap ada peluang, kita tidak boleh menyerah. Asa harus tetap kita jaga. Persiapan harus terus kita tingkatkan. Dan terakhir, tidak keliru kslau kita juga panjatkan doa dan mohon pertolongan pada Dang Khalik. Karena apa pun proses yang kita lakukan, di atas sana sudah tertulis hasilnya.

Karena ini juga Ramadhan, saya mengajak kita semua untuk berdoa: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu semua kebaikan yang disegerakan maupun yang ditunda, apa yang aku ketahui maupun tidak aku ketahui. Aku berlindung kepada-Mu dari semua keburukan, baik yang disegerakan maupun yang ditunda, yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui.

Kecuali Empat takdir yang tidak bisa diubah yaitu: Kelahiran, Kematian, Jenis Kelamin, dan Takdir Akhirat. Takdir-takdir ini disebut Takdir MUBRAM, yaitu ketetapan Allah yang tidak dapat diubah oleh makhluk-Nya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu masuk sebagai takdir muallaq atau takdir yang dapat diubah dengan cara berusaha lebih dan khusuk berdoa meminta pertolongan pada-NYA.

Semoga bermanfaat

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Real Madrid dan Liverpool Saling Sikut, Nico Schlotterbeck Jadi Komoditas Panas Menuju Bursa Transfer 2027

Real Madrid dan Liverpool Saling Sikut, Nico Schlotterbeck Jadi Komoditas Panas Menuju Bursa Transfer 2027

Masa depan Nico Schlotterbeck mulai menjadi perbincangan hangat di kancah sepak bola Eropa. Bek andalan Borussia Dortmund itu kini berada dalam fase krusial.
Timnas Indonesia Putri Dipastikan Tampil di FIFA Series 2026 Thailand, Erick Thohir: Program Timnas Non-Stop

Timnas Indonesia Putri Dipastikan Tampil di FIFA Series 2026 Thailand, Erick Thohir: Program Timnas Non-Stop

Kabar positif datang untuk sepak bola putri nasional setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia Putri akan tampil di FIFA Series 2026 edisi Thailand. 
Betrand Peto Tak Habis Pikir Dituding Maling Parfum dan Uang Sarwendah, Curiga Ada Sosok di Balik Layar

Betrand Peto Tak Habis Pikir Dituding Maling Parfum dan Uang Sarwendah, Curiga Ada Sosok di Balik Layar

​​​​​​​Betrand Peto klarifikasi tudingan mencuri parfum dan uang Sarwendah. Ia bantah tegas dan curiga ada sosok di balik layar yang memicu fitnah tersebut.
Gagal Angkat Trofi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Justru Naik

Gagal Angkat Trofi, Ranking FIFA Timnas Indonesia Justru Naik

Langkah Timnas Indonesia untuk menjuarai FIFA Series 2026 harus terhenti di partai final. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026) malam
PMB 2026 Periode September Dibuka, Simak Update Biaya dan Jadwal Kuliah UBSI Tahun 2026

PMB 2026 Periode September Dibuka, Simak Update Biaya dan Jadwal Kuliah UBSI Tahun 2026

UBSI embali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru untuk Periode September 2026. Periode ini merupakan bagian dari Tahun Akademik 2026/2027.
Arne Slot di Ujung Tanduk, Liverpool Mulai Operasi Senyap untuk Datangkan Xabi Alonso

Arne Slot di Ujung Tanduk, Liverpool Mulai Operasi Senyap untuk Datangkan Xabi Alonso

Masa depan Arne Slot di Liverpool memasuki babak baru. Tekanan terhadap pelatih asal Belanda itu terus meningkat seiring performa tim yang belum konsisten.

Trending

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela skuad Garuda.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan antara St Kitts and Nevis melawan Kepulauan Solomon di babak perebutan juara ketiga FIFA Series ini sedianya kick off pada pukul 15.30 WIB.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Pelatih John Herdman kedapatan lagi olahraga lari malam oleh seorang warganet jelang Timnas Indonesia berjumpa dengan Bulgaria di laga penutup FIFA Series 2026.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Berikut Profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT