News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

May Day & Pak SBY

29 Juli 2013, Susilo Bambang Yudhoyono menandatangani Keppres Nomor 24 Tahun 2013 tentang Penetapan 1 Mei sebagai Hari Libur Nasional. Ini menjadi tonggak sejarah yang menunjukkan penghargaan negara terhadap perjuangan buruh.
Kamis, 1 Mei 2025 - 13:49 WIB
Pengunjuk rasa memasang poster Mayday di pintu gerbang DPR/MPR, Kamis, 1 Mei 2025.
Sumber :
  • tim tvonenews/Taufik

b. bahwa peringatan Hari Buruh Internasional sebagaimana dimaksud pada huruf a, berguna untuk membangun kebersamaan antar pelaku hubungan industrial agar lebih harmonis secara nasional;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Presiden tentang Penetapan Tanggal 1 Mei Sebagai Hari Libur;

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Keppres itu dicantumkan pula dasar hukum Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur adalah:

1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

2. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 131, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3989);

3. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279);

4. Keputusan Presiden Nomor 251 Tahun 1967 tentang Hari-Hari Libur, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 1983;

Cak Imin: Menyudahi Perdebatan Eksistensi 1 Mei

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi saat itu, Muhaimin Iskandar, menyambut baik keputusan Pak SBY. Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengamini hari libur nasional menjadi kado bagi para pekerja/buruh dalam merayakan May Day.

"Seperti dikatakan Presiden, dijadikannya May Day sebagai hari libur nasional bertujuan agar para buruh bisa merayakan May Day dengan baik, tenang dan damai. Pemerintah berharap para buruh dan pengusaha agar bisa memanfaatkan momentum mayday untuk berbagai kegiatan positif," ucap Muhaimin saat itu.

Ribuan buruh bawa ogoh-ogoh kepala babi dan Presiden AS Donald Trump di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025)
Ribuan buruh bawa ogoh-ogoh kepala babi dan Presiden AS Donald Trump di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (1/5/2025)
Sumber :
  • Syifa Aulia-tvOne

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, tentu tidak awam mengenai dunia perburuhan serta isu yang melingkupinya. Mantan aktivis mahasiswa yang dibesarkan oleh PMII dan kemudian terjun di ormas Nahdlatul Ulama (NU) ini, tentu memahami betul nuansa kebatinan di balik penetapan 1 Mei sebagai hari nasional.

Ia juga memahami bahwa keputusan menetapkan Hari Buruh sebagai libur nasional tidak datang begitu saja. Puluhan tahun lamanya, serikat pekerja memperjuangkan pengakuan resmi atas pentingnya peringatan ini. Melalui aksi, dialog sosial, dan desakan hukum, mereka mengingatkan pemerintah tentang pentingnya memberikan ruang penghormatan kepada pekerja.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Sejumlah Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi, Ini Respons Jasa Marga

Viral Sejumlah Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi, Ini Respons Jasa Marga

Viral di media sosial video sejumlah mobil mengalami pecah ban saat melintasi Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat.
Setelah dapat Gelar Man of the Match untuk Sassuolo, Jay Idzes Kembali Dianugerahi Penghargaan di Serie A

Setelah dapat Gelar Man of the Match untuk Sassuolo, Jay Idzes Kembali Dianugerahi Penghargaan di Serie A

Baru juga dapat trofi Man of the Match setelah tampil impresif ketika Sassuolo tahan imbang Fiorentina, Jay Idzes kini kembali dapat penghargaaan di Serie A.
UGM Tegas Tak Lindungi Dosen FIB Cahyaningrum Dewojati Atas Keterlibatan di Kasus Daycare Little Aresha

UGM Tegas Tak Lindungi Dosen FIB Cahyaningrum Dewojati Atas Keterlibatan di Kasus Daycare Little Aresha

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menegaskan bahwa tidak akan memberikan perlindungan hukum terhadap salah satunya dosennya di Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Cahyaningrum Dewojati yang tengah menjadi sorotan publik terkait kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha. 
Organisasi Pemuda Soroti Fitnah Soal Prabowo: Penurunan Demokrasi

Organisasi Pemuda Soroti Fitnah Soal Prabowo: Penurunan Demokrasi

Sekretaris Jenderal Gerakan Pemuda Marhaen, Sihab Fajar Pratama menyoroti pernyataan Amien Rais soal Presiden Prabowo Subianto yang diunggah di YouTube.
4 Orang Pengantar Jamaah Haji Tewas Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek, Jasa Raharja Salurkan Santunan ke Ahli Waris

4 Orang Pengantar Jamaah Haji Tewas Tertabrak KA Argo Bromo Anggrek, Jasa Raharja Salurkan Santunan ke Ahli Waris

Satu unit mobil mini bus yang berisikan rombongan pengantar jamaah haji tertabrak KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Jumat (1/5/2026) dini hari.
Polresta Yogyakarta Selidiki Asal Usul Akta Pendirian Daycare Little Aresha

Polresta Yogyakarta Selidiki Asal Usul Akta Pendirian Daycare Little Aresha

Polresta Yogyakarta hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait asal usul akta pendirian sebuah lembaga penitipan anak atau Daycare Little Aresha yang beroperasi secara ilegal di wilayah Sorosutan, Umbulharjo. 

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Top 3 Timnas Indonesia: Ole Romeny-Jay Idzes Diizinkan Main, John Herdman Disentil Pelatih Brasil, hingga Presiden FIFA Bertemu Erick Thohir

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Mulai dari FIFA ASEAN Cup hingga pertemuan FIFA dan PSSI
Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Panggilan ‘Baru’ Megawati Hangestri dari Media Korea, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri kembali ke V-League 2026/2027 dengan julukan baru dari media Korea. Simak selengkapnya.
Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Demo Hari Ini, Ratusan Ribu Buruh Kepung Jakarta Peringati May Day Hindari Titik-titik Zona Kuning Ini

Ratusan ribu buruh diprediksi padati ibu kota Jakarta dalam memperingati May Day atau Hari Buruh 2026 hari ini Jumat (1/5/2026).
Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Eligible Bela Timnas Indonesia, Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya Dinobatkan Pemain Terbaik di Eredivisie

Nama Kayne van Oevelen mendadak jadi perbincangan, tak hanya di Belanda tetapi juga di kalangan suporter Timnas Indonesia. Kiper Eropa itu raih pemain terbaik.
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Bongkar Biaya Pemasangan Palang Pintu Kereta Api Bekasi Rp500 Juta–Rp1 Miliar: Laksanakan, Alokasinya Tersedia!

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi membeberkan estimasi biaya pemasangan palang pintu digital. Nilainya berkisar antara Rp500 juta hingga Rp1 miliar untuk satu titik perlintasan.
Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Media Korea Sudah Curiga Alasan Shin Tae-yong Tak Benar-benar Tinggalkan Indonesia, Kini Jadi Penasihat Teknik

Kabar mengejutkan datang dari sosok Shin Tae-yong yang kembali dikaitkan dengan Indonesia. Namun kali ini, perannya di luar dugaan publik. Media Korea kaget.
Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Gelandang Stuttgart Berdarah Surabaya yang Mulai Luluh untuk Bela Timnas Indonesia

Nama talenta muda Laurin Ulrich kembali memanaskan pemberitaan calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Gelandang potensial yang kini tengah meniti karier -
Selengkapnya

Viral