News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PHK Massal di Media Massa dan Lahirnya Angkatan Displaced Journalist

Suatu pagi di Jakarta, seorang jurnalis senior duduk di halte dengan map cokelat berisi surat PHK. Ia baru saja keluar dari kantor berita tempatnya bekerja selama dua dekade. Di dalam map itu, ada nama besar medianya. Ada sisa gaji. Tapi yang lebih berat adalah lembar tak tertulis: kehilangan makna.
Minggu, 4 Mei 2025 - 16:28 WIB
Denny JA
Sumber :
  • IST

    •    Pada 2022–2023, AI generatif seperti ChatGPT dan Bard mulai menulis artikel, ringkasan, dan bahkan analisis opini.

    •    Di Indonesia, sejak 2021, banyak media daring mengecilkan newsroom dan hanya mempertahankan content creator visual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak ada satu tempat yang melahirkannya. Ia lahir serentak di mana-mana. Di ruang-ruang redaksi yang senyap. Di surat keputusan PHK yang dingin. Di notifikasi Slack yang berkata: “We’re letting you go.”

-000-

Mengapa Mereka Terlahir?Karena dunia berubah.

    1.    Teknologi telah menciptakan ghostwriters yang tak bergaji. Mesin kini bisa menulis laporan pasar, berita politik, hingga ringkasan debat.

    2.    Model bisnis media ambruk. Iklan pergi ke Meta dan Google. Pembaca malas membayar paywall.

    3.    Perubahan selera publik. Yang viral lebih penting dari yang benar. Yang cepat lebih penting dari yang cermat.

    4.    Institusi tak lagi sakral. Dulu, redaksi adalah pelindung. Kini, jurnalis bertarung sendirian di tengah badai algoritma.

Jurnalis bukan tak dibutuhkan. Tapi jurnalisme sebagai institusi formal kini tergantikan oleh jurnalisme sebagai fungsi informal.

-000-

Bagaimana Mereka Bertahan?

Sebagian menyerah. Berpindah profesi. Menjadi penulis iklan, content creator, guru, atau bahkan penganggur. Tapi sebagian lainnya—mereka yang keras kepala dan setia pada makna kata—bertransformasi.

    1.    Membuka kanal sendiri: Substack, newsletter, podcast, atau YouTube—mereka membangun kredibilitas personal.

    2.    Menggunakan AI, bukan melawannya: AI menjadi mitra kerja, bukan musuh. Membantu riset, mengatur data, membuat naskah awal.

    3.    Mengubah sudut pandang: Dari jurnalis institusional menjadi narator independen. Dari pengejar berita ke perenung makna.

Mereka sadar: redaksi mungkin mati. Tapi kebenaran, cerita, dan nurani tak bisa dibunuh.

-000-

Apa Makna Angkatan Ini bagi Dunia?

Angkatan Displaced Journalists adalah cermin perubahan zaman. Mereka mewakili nasib profesi lain yang akan menyusul. Guru, dosen, analis, desainer—semua kini hidup di bawah bayang-bayang disrupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi di balik derita itu, tersembunyi peluang.

Dulu, jurnalis tunduk pada agenda pemilik media. Kini, mereka bisa memilih agenda sendiri. Jika bisa membangun komunitas, kepercayaan, dan otoritas, mereka bahkan bisa lebih berpengaruh dari sebelumnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Ini Dikritik karena Pilih Temani Istri Melahirkan Ketimbang Bela Negaranya di Piala Dunia 2026

Pemain Ini Dikritik karena Pilih Temani Istri Melahirkan Ketimbang Bela Negaranya di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari ruang ganti Timnas Belgia di tengah bergulirnya kompetisi akbar Piala Dunia 2026. Penyerang sayap andalan mereka Jeremy Doku di...
Kiper Curacao Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pahlawan Usai Kebobolan 7 Gol

Kiper Curacao Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pahlawan Usai Kebobolan 7 Gol

Hanya dalam hitungan beberapa hari, nasib kiper Curacao, Eloy Room berubah drastis di Piala Dunia 2026. Setelah kebobolan tujuh gol saat timnya dihajar Jerman, sang kapten kini menjelma menjadi pahlawan berkat penampilan luar biasa saat menghadapi Ekuador.
Lho, Aksi Pungut Sampah Suporter Jepang Malah Kena Kritik di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Lho, Aksi Pungut Sampah Suporter Jepang Malah Kena Kritik di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Aksi suporter Timnas Jepang memungut sampah dan membersihkan tribun stadion usai mendukung Tim Samurai Biru menuai reaksi yang berbeda di Piala Dunia 2026 ini -
Deniz Undav Samai Rekor Lionel Messi, Timnas Jerman Menang Dramatis dari Pantai Gading di Piala Dunia 2026

Deniz Undav Samai Rekor Lionel Messi, Timnas Jerman Menang Dramatis dari Pantai Gading di Piala Dunia 2026

Deniz Undav menjadi bintang kemenangan Timnas Jerman saat menghadapi Pantai Gading pada lanjutan Piala Dunia 2026. Dua gol yang dicetaknya tidak hanya membawa Der Panzer meraih tiga poin penting, tetapi juga mengantarkannya sejajar dengan Lionel Messi.
Jadi Tersangka Perusakan Toko di Cilincing, Selebgram Adam Deni Akui Seluruh Perbuatannya

Jadi Tersangka Perusakan Toko di Cilincing, Selebgram Adam Deni Akui Seluruh Perbuatannya

Selebgram Adam Deni Gearaka (30) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan toko di ruko Jalan Terusan Kelapa Hybrida, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo No 4, Ratusan Anak Dapat Khitanan Massal Gratis

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo No 4, Ratusan Anak Dapat Khitanan Massal Gratis

Sebanyak 200 anak dari 20 desa dan kelurahan di lima kecamatan di wilayah sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengikuti khitanan massal gratis, pada Sabtu (20/6/2026).

Trending

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Mantan Kabareskrim Bocorkan Peluang Bebas Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn.) Susno Duadji bocorkan peluang bebasnya dua tersangka kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Jokowi, yakni Roy Suryo
Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur di Banyuwangi Dihantui Kebangkrutan

Peternak ayam petelur yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Unggas Maju Makmur mengaku tengah menghadapi ancaman kebangkrutan usai anjloknya harga telur yang kini berisar harga Rp20.000 per kilogram.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Pantai Gading

Baik Jerman maupun Pantai Gading mencatatkan kemenangan pada pertandingan sebelumnya. Keduanya tentu mengejar kemenangan lagi demi memperbesar peluang lolos ke babak 32 besar.
Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Belanda Langsung Pecahkan Rekor Usai Hancurkan Swedia 5-1, De Oranje Lewati Catatan Tak Terkalahkan Brasil di Piala Dunia

Kemenangan telak 5-1 yang diraih Belanda atas Swedia pada Minggu (21/6/2026) hadirkan rekor baru di ajang Piala Dunia. De Oranje resmi memecahkan rekor Brasil.
Piala Dunia 2026: Ronald Koeman Masih Anggap Belanda Belum Sempurna Meski Sudah Menang 5-1 atas Swedia

Piala Dunia 2026: Ronald Koeman Masih Anggap Belanda Belum Sempurna Meski Sudah Menang 5-1 atas Swedia

Timnas Belanda tampil menggila saat bantai Swedia 5-1 dalam lanjutan Grup F Piala Dunia 2026. Namun, Ronald Koeman menegaskan De Oranje masih memiliki banyak PR
Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi Skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026 Hari Ini: Samurai Biru Lebih Diunggulkan

Prediksi skor Jepang vs Tunisia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru diunggulkan, Tunisia dalam tekanan. Cek head to head, susunan pemain, dan peluang menangnya!
Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Terbongkar! Bendahara Fredy Pratama Bawa Miliaran Rupiah ke Thailand 168 Kali, Akhir Pelariannya Berhenti di Malaysia

Frans Antoni, bendahara jaringan narkoba Fredy Pratama, ditangkap di Malaysia setelah buron sejak 2023. Ia diduga membawa uang hasil kejahatan hingga ratusan kali dan menjadi
Selengkapnya

Viral