GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Jumat, 3 April 2026 - 04:10 WIB
Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi

 

tvOnenews.com - Kondisi memprihatinkan di SMK Negeri 2 Subang membuat Dedi Mulyadi geleng kepala. Lingkungan sekolah yang kumuh hingga keberadaan PAUD di dalam area sekolah menjadi sorotan serius. Temuan ini terungkap saat inspeksi mendadak yang langsung menyita perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMK Negeri 2 Subang pada 2 April 2026. Kunjungan tersebut ditayangkan melalui kanal YouTube pribadinya pada hari yang sama.

Dalam sidak itu, Dedi Mulyadi menemukan kondisi sekolah yang dinilai tidak terawat. Lingkungan terlihat kotor, ruang kelas berdebu, serta sejumlah fasilitas tampak terbengkalai. Hal ini dinilai bertolak belakang dengan status sekolah sebagai sekolah kejuruan berbasis taruna.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi di SMK Negeri 2 Subang. (Sumber: YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Saat meninjau salah satu fasilitas, Dedi Mulyadi langsung menyoroti kondisi toilet siswa.

“Ini toilet anak-anak loh. Ini gimana sekolah? Sekolahnya sekolah kejuruan lagi. Aduh.” ujarnya.

Ia juga menilai sekolah tersebut tidak memenuhi standar pengelolaan yang semestinya, meski memiliki fasilitas yang cukup lengkap.

“Waduh, Pak. Ini sudah enggak memenuhi standarisasi sekolah, ini enggak pernah diurus. Padahal Bapak punya segalanya loh, Pak. Mesin bubut Bapak punya, mesin las Bapak punya,” tegasnya.

Tak hanya soal fasilitas, Dedi juga menyinggung pola pendidikan yang dinilai terlalu berfokus pada akademik.

“Kenapa anak-anak lebih cenderung hanya akademik saja? Gimana anak-anak kita? Bajunya aja bagus kok, ah. Bajunya aja kayak taruna. Sekolahnya kayak gini,” kata Dedi Mulyadi.

Menurutnya, penampilan siswa yang rapi tidak sejalan dengan kondisi lingkungan sekolah yang kurang terawat.

“Padahal saya sudah ngasih contoh loh di depan bagaimana peradaban dibangun,” lanjutnya.

Sorotan Dedi Mulyadi berlanjut saat ia melihat keberadaan PAUD di dalam area sekolah tersebut. Ia mengaku terkejut dan mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab.

“Waduh, Pak. Siapa yang bertanggung jawab?” tanyanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak sekolah menjelaskan bahwa PAUD tersebut dikelola oleh orang tua dan guru. Namun, penjelasan itu justru membuat Dedi semakin kecewa.

“Artinya guru-guru nitip anak sekolahnya di sini. Guru ngajar di sini, anak-anaknya dititipin di sini. Gimana seorang guru kok rela anaknya dititipin di tempat yang begini? Kok enggak diajarin adab? Bapak tampilannya siswanya loh bagus banget. Tadinya saya percaya,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Warga Kelurahan Patihan, Manguharjo, Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki menangis di semak-semak pinggir jembatan Ring Road Kota Madiun.
Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Bayi Laki-laki Ditemukan Pencari Rumput Sedang Menangis di Semak-semak Ring Road Kota Madiun

Warga Kelurahan Patihan, Manguharjo, Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki menangis di semak-semak pinggir jembatan Ring Road Kota Madiun.
Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Resmi usai Kena Sanksi AFC Rp3,5 Miliar, Singgung Ulah Oknum Bobotoh yang Bikin Rugi Besar

Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Resmi usai Kena Sanksi AFC Rp3,5 Miliar, Singgung Ulah Oknum Bobotoh yang Bikin Rugi Besar

Persib Bandung buka suara usai dijatuhi sanksi AFC berupa denda Rp3,5 miliar dan hukuman stadion, manajemen singgung kerugian besar akibat ulah oknum Bobotoh.
Terungkap, Alasan Utama SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR

Terungkap, Alasan Utama SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR

Akhirnya terungkap alasan Utama SMAN 1 Pontianak tidak ikut ulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimatan Barat. Bahkan, SMAN 1 Pontianak hormati hasil
Penyakit Kambuh, Jamaah Haji Asal Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Penyakit Kambuh, Jamaah Haji Asal Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Duka menyelimuti jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo, setelah seorang jamaah dari Kecamatan Bantaran meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. 
Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Daan Mogot, Diduga Jadi Tempat Prostitusi Libatkan Anak di Bawah Umur

Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Daan Mogot, Diduga Jadi Tempat Prostitusi Libatkan Anak di Bawah Umur

Polres Metro Jakarta Barat mengungkap dugaan kasus prostitusi di sebuah sebuah tempat karaoke dan bar di kawasan Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT