News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tantangan Menpora: Antara Kapasitas dan Kepentingan Politik

Ketika negara-bangsa sibuk dengam dihadapkan arus globalisasi dan teknologi, pembangunan kepemudaan sering dipoles sebagai program resmi: pelatihan, kaderisasi,
Rabu, 17 September 2025 - 21:53 WIB
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Putri Khairunnisa
Sumber :
  • Istimewa

Oleh: Putri Khairunnisa Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI)

Disclaimer: Artikel ini telah melalui proses editing yang dipandang perlu sesuai kebijakan redaksi tvOnenews.com. Namun demikian, seluruh isi dan materi artikel opini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

   Ketika negara-bangsa sibuk dengam dihadapkan arus globalisasi dan teknologi, pembangunan kepemudaan sering dipoles sebagai program resmi: pelatihan, kaderisasi, hingga seremoni nasional.

Namun jika kita boleh jujur di balik jargon tersebut, pemuda kerap dijinakkan dan digunakan untuk menjadi pengawal status quo, bukan penggugat ketidakadilan dan asset bangsa dalam pembangunan di masa mendatang.

Mengutip dari Benedict Anderson, lewat gagasan Imagined Communities, pernah menunjukkan bagaimana bangsa dibangun lewat imajinasi kolektif yang dipicu media cetak.

Pemuda, dalam sejarah, justru selalu menjadi penggerak yang berani: dari mahasiswa Indonesia 1966, hingga generasi muda Jepang di era Meiji.

Mereka membayangkan ulang bangsa, bahkan ketika elit dan penguasa berusaha mengarahkan arah imajinasi itu sesuai kepentingannya.

Sejarah panjang bangsa Indonesia saat ini tidak terlepas dari peran serta pemuda dalam Pembangunan. Hari ini kita dihadapkan dengan persoalan pembangunan kepemudaan dan olahraga yang sering terjebak dalam versi slogan nasionalisme dan patriotisme dalam bingkai media sosial.

Kita melihat titik ini, potensi revolusioner pemuda dikebiri.

Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) merupakan sebuah institusi penting dalam sebuah regenerasi Indonesia dalam menjawab sebuah tantangan zaman.

Menpora (Menteri Pemuda Olahraga) mempunyai beban berat yang harus dipikulnya. Sebab ia harus mempunyai blue print tentang pemuda dan olahraga bukan hanya sebatas slogan nasionalisme dan patriotism yang tertulis dalam sebuah kertas.

Namun harus diselaraskan dengan sebuah kebijakan yang keberpihakan dalam pembanganunan hal tersebut.

Berbicara pemuda hari ini, bangsa Indonesia dihadapkan dengan persoalan pemuda yang terjebak dalam sebuah lanskap baru di era digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kita lihat sendiri era digital menjadikan Media sosial sebagai “mesin cetak” masa kini yang melahirkan solidaritas transnasional yang mengarah kepada disorientasi.

Di sinilah poin penting pertama, pembangunan kepemudaan seharusnya bukan soal menyiapkan pemuda yang patuh atau membuka ruang bagi imajinasi yang liar, berani, dan radikal.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelantikan Kadin Jatim, Anindya Bakrie Tekankan Kemajuan UMKM

Pelantikan Kadin Jatim, Anindya Bakrie Tekankan Kemajuan UMKM

Pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur masa bakti 2025–2030 digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (1/2). Sebanyak sekitar 400 pengurus dilantik, yang terbagi dalam 32 bidang usaha.
Milad ke-58, SD Muhammadiyah 11 Surabaya Tekankan Pengembangan Pendidikan

Milad ke-58, SD Muhammadiyah 11 Surabaya Tekankan Pengembangan Pendidikan

SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas) memperingati hari jadinya yang ke-58 dengan menggelar acara puncak bertajuk Gebyar Milad pada Sabtu (31/1).
Inter Milan Segera Dijatuhi Hukuman Berat usai Emil Audero Jadi Korban Lemparan Petasan, Media Italia Bilang Begini

Inter Milan Segera Dijatuhi Hukuman Berat usai Emil Audero Jadi Korban Lemparan Petasan, Media Italia Bilang Begini

Inter Milan dikabarkan akan segera dijatuhi hukuman berat akibat kasus di laga kontra Cremonese. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, jadi korban pelemparan petasan.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Belanda Curiga Mauro Zijlstra Diam-diam Gabung Persija Jakarta

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Belanda Curiga Mauro Zijlstra Diam-diam Gabung Persija Jakarta

Media Belanda menyoroti kabar Mauro Zijlstra akan bergabung ke Persija Jakarta. Bahkan media Belanda menyebut striker Timnas Indonesia sudah lakukan tes medis.
Prabowo Klaim MBG Serap 1 Juta Tenaga Kerja, Target Bisa Tembus 5 Juta Orang

Prabowo Klaim MBG Serap 1 Juta Tenaga Kerja, Target Bisa Tembus 5 Juta Orang

Presiden RI Prabowo Subianto memamerkan dampak ekonomi langsung dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebutnya telah menciptakan sekitar 1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia.
Sudah Diakui sebagai Anak Kandung, Ressa Bongkar Borok Denada yang Merasa telah Tanggung Jawab

Sudah Diakui sebagai Anak Kandung, Ressa Bongkar Borok Denada yang Merasa telah Tanggung Jawab

Pihak Al Ressa Rizky Rossano membuka tabiat buruk ibu kandung, Denada Tambunan selama 24 tahun meski telah diakui sebagai anak kandung lewat tim kuasa hukumnya.

Trending

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Berlaku Per Hari Ini: Girik Hingga Letter C Bukan Lagi Bukti Hak Milik, Bagaimana Nasib Pemilik Tanah yang Belum Punya SHM?

Berlaku Per Hari Ini: Girik Hingga Letter C Bukan Lagi Bukti Hak Milik, Bagaimana Nasib Pemilik Tanah yang Belum Punya SHM?

Dokumen-dokumen lama, seperti girik, Letter C, hingga Verponding kini tidak lagi berlaku sebagai alat bukti hak milik yang sah, per hari ini, Senin (2/2/2026).
Tipu Puluhan Korban Hingga Rp1 Miliar, Wanita di Jember Viral di TikTok

Tipu Puluhan Korban Hingga Rp1 Miliar, Wanita di Jember Viral di TikTok

Wanita di Jember diduga menipu puluhan korban berkedok arisan hingga investasi bisnis, kerugian mencapai Rp1 miliar, kini viral di TikTok.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Simak Jadwal dan Tata Caranya

Kapan Puasa Nisfu Syaban 2026? Simak Jadwal dan Tata Caranya

Kapan puasa Nisfu Syaban 2026 dilaksanakan? Simak jadwal lengkap puasa Nisfu Syaban, beserta niat dan tata caranya sesuai anjuran dalam artikel di bawah ini!
Momen Unik Ketika Dua Pemain Timnas Indonesia Curi Sorotan di Eredivisie

Momen Unik Ketika Dua Pemain Timnas Indonesia Curi Sorotan di Eredivisie

Ada kabar menarik dari dua pemain abroad Timnas Indonesia di kompetisi Eredivisie, Belanda. Maarten Paes dan Miliano Jonathans sama-sama berada di laga Ajax vs
KDM Memohon Maaf Kepada Masyarakat Jabar, Buntut Dikritik Pedas Pemuda Terkait Longsor di Cisarua

KDM Memohon Maaf Kepada Masyarakat Jabar, Buntut Dikritik Pedas Pemuda Terkait Longsor di Cisarua

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) secara terbuka memohon maaf kepada masyarakat Jabar. Berawal dari kritik tajam pemuda terkait tanah longsor di Cisarua.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT