News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: Timnas, Naturalisasi dan Ekpetasi...

Sudah dijelaskan sejak awal, naturalisasi adalah program jangka pendek untuk membawa sepak bola ke pentas dunia. Ini karena proyek pentas dunia yang dicanangkan di tahun 2005, seiring dengan lahirnya Liga Indonesia, tidak berhasil.
Selasa, 14 Oktober 2025 - 18:06 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dengan pemain natruralisasi Joey Pelupessy
Sumber :
  • AFC

Oleh Pelaku dan Pemerhati Sepak Bola: Reva Deddy Utama

Jakarta, tvOnenews.com - Hingga detik ini, masih ada pro dan kontrak tentang kehadiran pemain naturalisasi di tim nasional (timnas) sepak bola kita. Padahal sudah jelas terlihat dan tercatat proyek naturalisasi PSSI, membuat prestasi timnas naik significant. Tapi memang belum sesuai  dengan ekspetasi atau harapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sudah dijelaskan sejak awal, naturalisasi adalah program jangka pendek untuk membawa sepak bola ke pentas dunia. Ini karena proyek pentas dunia yang dicanangkan di tahun 2005, seiring dengan lahirnya Liga Indonesia, tidak berhasil.

Jangan kan pentas dunia, untuk terbaik di  kawasan Asia Tenggara saja, timnas kita tidak mampu, tidak pernah juara turnamen AFF, selalu kalah dari Thailand, dan Vietnam. Prestasi terbaik hanya sampai final. Sekali pun sudah ditambal dengan dua atau tiga pemain naturalisasi secara sporadis.

Tak heran timnas kita termasuk kelas dua di Asia Tenggara. Kelasnya sama dengan Singapura, Malaysia dan Myanmar. Kita tidak punya ekspetasi menang  bila berhadapan dengan Vietnam maupun Thailand. Dan memang faktanya timnas kita sering  kalah dari kedua negara itu.

Apalagi bila melawan timnas Asia kelas satu, seperti Jepang, Arab, Korea Selatan dan Australia, kita cuma bisa berdoa agar timnas kita tidak jangan banyak kebobolan gol. Begitu juga melawan tim kelas dua di Asia seperti Qatar, Oman, Bahrain, Lebanon maupun China. Kita sulit menang dari mereka. Ekspetasi kita imbang saja sudah bagus.

Prestasi Timnas Merambat Naik

Dengan proyek naturalisasi terprogram yang didukung penuh negara, dalam ini badan eksekutif, legislatif dan yudikatif, prestasi timnas kita merambat naik, dalam dua tahun terakhir. Timnas kita mengukir prestasi terbaik di Asean, mampu mengalahkan Vietnam dan Thailand. Ranking FIFA naik ke urutan 119, sebelumnya 146.

Timnas kita tampil di babak final Piala Asia. Hampir mendapat tiket Olimpaide Paris 2025. Ini menyamai prestasi timnas 1976. Dan lolos ke babak 4 Pra-Piala Dunia 2026, mengulangi prestasi timnas 1986. Ekspetasi penggemar pun ikut naik, berharap timnas kita tampil di putaran keempat dqn lolos ke Piala Dunia 2026. 

Ekspetasi itu wajar, sebab kekuatan timnas kita hematnya bisa mengimbangi Arab Saudi dan Irak. 

Itulah yang  menyebab kita berduka, saling menyalahkan, dan marah menerima kenyataan timnas kita gagal, kalah 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.

Apakah berharap timnas lolos ke Piala Dunia terlalu naif? Tidak juga. Timnas kita bisa mengimbangi Arab Saudi dan Irak. Hanya saja timnas kita tak bisa turun dengan kekuatan penuh lawan Arab Saudi. Itu akibat tidak siapnya dua pilar utama Calvin Verdonk dan Ole Romeny.

Kondisi inilah yang membuat Coach Patrick  Kluivert memainkan Marc Klok dan Bekham Putra, yang bisa jadi waktu latihan dan uji-coba intern performa keduanya bagus. Tapi ternyata "kartu mati" saat lawan Arab. Ditambah lagi kesalahan konyol Yakob Sayuri yang berbuah pinalti untuk Arab Saudi. 

Melawan Irak, permainan timnas kita tidak kalah. Hanya memang beberapa kali serangan timnas kita gagal berbuah gol. Sementara Irak hanya sekali melepas tembakan langsung berbuah gol. Itu pun diawali blunder Rizky Ridho yang tidak bermain safety, menghalau bola ke luar lapangan.

Sedikit banyak, kosentrasi pemain timnas kita juga terganggu atas keputusan kontroversial wasit Ma Ning asal Cina. Puncak frustrasi pemain timnas kita meledak dalam drama protes saat pertandingan berakhir, yang berbuah kartu merah untuk Tom Haye dan Sumardji, manager tim.

Tergantung Ekspetasi Kita

Hasil pahit itu harus diterima. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan. Tetap semangat sambil menatap dan bersiap menghadapi  Piala Asia tahun depan. Lantas masih  perlukah kita berdebat perihal pemain naturalisasi, dan Kluivert diganti? Tergantung ekspektasi kita.

Begini, satu pekan kemarin kita melihat penampilan Timnas U-23 yang dipersiapkan untuk Sea Games Bangkok 2025.  Mayoritas diperkuat pemain lokal. Hasilnya, pada dua pertandingan timnas kita tidak bisa menang dari India, kalah 1-2, dan imbang 1-1.

Saya pun menerawang, kalau saja Timnas U-23 yang dilatih Indra Syafri itu diperkuat pemain naturalisasi seperti Justin Hubner, Ivar Jenner, Rafael Struick, Miliano Jonathan, Makro Zijlstra, Elkan Baggott, Adrian Wibowo, tentu kualitasnya bertambah dahsyat, medali emas Sea Games bisa direbut.

Pembaca budiman, saya hanya mau mengatakan, sekarang ini, bila ekspetasi kita ingin sepak bola Indonesia terbaik di Asia Tenggara, dan masuk elit Asia, makankita perlu para pemain naturalisasi. Tanpa mereka, timnas kita akan kembali turun kelas sebatas Asia Tenggara. 

Mengandalkan pemain lokal,  mungkin baru bisa satu atau dua dasawarsa mendatang. Itupun kalau PSSI dan insan sepak bola mau membenahi pembinaan usia dini.

Bagaimana dengan Kluivert? Dia gagal, harus diganti. Kluivert juga membuat pendukung sepak bola terpecah, karena dia menyingkirkan Shin Tae Young, yang dipuja banyak orang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengganti Kluivet, mesti  lebih kridible, "bertangan dingin", pelatih dengan  "track-record" banyak prestasinya. Semoga, kita tunggu. 

Disclaimer: Artikel ini telah melalui proses editing yang dipandang perlu sesuai kebijakan redaksi tvOnenews.com. Namun demikian, seluruh isi dan materi artikel opini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026: Partai Pertama Mulai Pukul 23.00 WIB

Link Live Streaming Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026: Partai Pertama Mulai Pukul 23.00 WIB

Berikut link live streaming Indonesia vs Denmark di perempat final Piala Uber 2026
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, FIFA Tiba-tiba Beri Kabar Gembira Buat Timnas Indonesia setelah Gagal ke Putaran Final Piala Dunia 2026

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, FIFA Tiba-tiba Beri Kabar Gembira Buat Timnas Indonesia setelah Gagal ke Putaran Final Piala Dunia 2026

Tak ada angin tak ada hujan, FIFA memberikan kabar baik untuk Timnas Indonesia setelah tersisih dalam ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Amankan Kemenangan Penting, Ivar Jenner Punya Target Realistis di Sisa Kompetisi Super League

Amankan Kemenangan Penting, Ivar Jenner Punya Target Realistis di Sisa Kompetisi Super League

Meski tak mencetak gol, peran vital pemain Timnas Indonesia tersebut di lini tengah membuat Ivar Jenner layak dinobatkan sebagai player of the match dalam laga yang berlangsung di Banten International Stadium, Serang, Rabu (29/4/2026).
Orang Tua Korban Little Aresha Mulai Daftarkan Anak ke Daycare Pengganti, Biaya Ditanggung Pemkot Yogyakarta

Orang Tua Korban Little Aresha Mulai Daftarkan Anak ke Daycare Pengganti, Biaya Ditanggung Pemkot Yogyakarta

Puluhan orang tua yang anaknya menjadi korban dugaan kekerasan di Daycare Little Aresha mulai mendaftarkan anak mereka ke sejumlah layanan penitipan anak yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. 
Line Up Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026: Putri KW Pimpin Skuad Merah-Putih

Line Up Indonesia vs Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026: Putri KW Pimpin Skuad Merah-Putih

Tim Indonesia menghadapi tuan rumah Denmark di babak perempat final Piala Uber 2026 pada Kamis (30/4/2026) malam WIB.
Media Vietnam Kaget Timnas Indonesia Dapat Kabar Bahagia, Sebut Skuad Garuda Makin Kuat

Media Vietnam Kaget Timnas Indonesia Dapat Kabar Bahagia, Sebut Skuad Garuda Makin Kuat

Media Vietnam soroti comeback Marselino Ferdinan ke Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026. Kehadirannya dinilai bikin skuad Garuda makin kuat!

Trending

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Rizky Ridho Siap Tinggalkan Persija? Sinyal Kuat Abroad Pemain Timnas Indonesia

Jika benar hengkang dari Persija Jakarta, ada beberapa opsi menarik yang bisa dipilih Rizky Ridho untuk abroad. Salah satunya adalah FCV Dender di Liga Belgia
Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Reaksi Berkelas Mathew Baker usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Arab Saudi Jelang Piala Asia U-17 2026

Mathew Baker memberikan reaksi berkelas seiring dengan kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Arab Saudi. Ini menjadi modal buruk jelang Piala Asia U-17 2026.
Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Tok! Megawati Hangestri Masuk Roster Hyundai Hillstate: Fantatis, Segini Gajinya di Liga Voli Korea Musim 2026/2027

Berdasarkan data dari Volleybox per 30 April 2026, nama Megawati Hangestri sudah tercantum dalam daftar tujuh pemain Hyundai E&C Hillstate untuk musim baru. 
Vanja Bukilic Resmi Berpisah dengan Il Bisonte Firenze, Sahabat Megawati Siap Comeback di Liga Voli Korea

Vanja Bukilic Resmi Berpisah dengan Il Bisonte Firenze, Sahabat Megawati Siap Comeback di Liga Voli Korea

Vanja Bukilic resmi berpisah dengan Il Bisonte Firenze. Setelah ini mantan tandem Megawati Hangestri itu bakal mempersiapkan diri untuk comeback di Liga Voli Korea 2026-2027.
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Al Nassr Tekuk Al Ahli 2-0, Cristiano Ronaldo Cetak Gol Lagi dan Kian Dekat dengan Rekor 1.000 Gol

Dalam laga bertajuk big match yang digelar pada Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, Al Nassr sukses mengamankan kemenangan krusial 2-0 atas rival mereka, Al Ahli.
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Selengkapnya

Viral