GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Catatan Sepak Bola M Nigara: Welkom van Gaal, Veel Succes

Secara formal, PSSI memang belum  mengumumkan siapa yang akan menggantikan Kluivert. Bahkan hingga saat ini masih beredar nama-nama; 
Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:36 WIB
Catatan Sepak Bola M Nigara: Welkom van Gaal, Veel Succes
Sumber :
  • KNVB

Oleh: Wartawan Sepakbola Senior, M. Nigara

Jakarta, tvOnenews.com - "Welkom van Gaal, veel succes," Ya selamat datang Louis van Gaal, semoga sukses. Kalimat pendek itu sengaja saya pilihkan untuk seorang van Gaal yang in syaa Allah akan menggantikan Patrick Kluivert.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara formal, PSSI memang belum  mengumumkan siapa yang akan menggantikan Kluivert. Bahkan hingga saat ini masih beredar nama-nama; 

Jesus Casas, pelatih asal Spanyol yang sempat sukses membawa timnas Irak menjuarai Piala Teluk, 2022/23. Ia juga jebolan Barcelona FC mendampingi Luis Enrique yang sukses meraih Treble winner 2014/15.

Ada Srecko Katanec (Uzbekistan), Osmar Loss (Brasil), Bernardo Tavares (Portugal), Jean-Paul van Gastel (Belanda), Mauricio Souza (Brasil), Bojan Hodak (Kroasia). Mereka beragam dan yang menarik ada beberapa di antaranya yang saat ini sedang melatih klub Indonesian Super League seperti Persija dan Persib.

Bahkan ada yang menginginkan Shin Tae-yong pelatih asal Korea Selatan itu untuk kembali. Namun rumor yang beredar, STY kabarnya enggan untuk kembali. Ini bukan karena dia tidak lagi cinta pada anak-anak asuhnya, tapi lebih pada catatan non-teknis.

Jeli

Tentu tidak mudah bagi PSSI untuk menentukan siapa yang paling pas. Apa lagi PSSI pasti tak ingin mengulang kekeliruannya saat menyudahi STY dan mengangkat PK. Bahkan, sepanjang sejarah saya meliput tim nasional dan sepak bola Indonesia sejak Desember 1979, baru kali ini PSSI mengambil langkah super cepat.

Biasanya, kritikan sekeras apa pun, PSSI terbiasa tak peduli. Bedanya saat ini media sosial yang gempuran berkali lipat dari kritik wartawan. Namun apa pun juga, PSSI mau peduli dengan memutus kontrak PK, secara pribadi saya angkat topi.

Dari sederet nama calon itu, saya sengaja mengangkat Louis van Gaal. Padahal tidak banyak yang menyebut nama pelatih berusia 74 tahun itu dalam daftar bursa.

Bagi saya, van Gaal selain memiliki track record paling baik, dia juga dikenal sebagai pelatih yang sulit diajak kompromi oleh pihak mana pun untuk menerapkan strategi dan pemain. Ia akan sangat keras menentang campur tangan, bahkan dari pemilik klub Ajax, Barcelona hingga Manchester United, tak berdaya. Malah Presiden Federasi Belanda (2000-2002 dan 2012-2014) tak kuasa mengaturnya.

Jadi, PSSI tidak boleh tanggung dalam melangkah. Sebagai catatan, sejak PSSI lahir 19 April 1930 hingga saat ini, menurut hemat saya hanya enam pelatih bertaraf dunia yang sempat diberi kepercayaan untuk menangani timnas. 

Selebihnya, hanya pelatih-pelatih yang jika disejajarkan dengan Djamiat Dalhar, drg Endang Witarsa, Sinyo Aliandu, dan Berce Matulapelwa, pelatih asing itu tak melebihi kemampuan pelatih lokal.

Keenam pelatih bertaraf dunia: Toni Pogacnik (Yugoslavia) yang sensasinya bermain imbang 0-0 di laga pertama vs Uni Soviet, Olimpiade Melbourne 1956. Memang di laga play off kita kalah 0-4 dan Soviet merebut medali emas sepakbola. Tapi gaung laga pertama benar-benar menembus dunia.

Wiel Coerver (Belanda), pelatih Feyenoord Rotterdam itu nyaris membawa timnas kita ke Olimpiade Montreal 1976. Kita gagal dalam laga terakhir melaean Korut. Meski hanya setahun 1975-76, tapi Coerver mampu menyulap timnas kita. Memompa motivasi para pemain adalah kepiawaiannya. Dengan kepercayaan diri, maka semua bisa dilakukan.

Joao Barbatana (Brasil), dipercaya menangani PSSI Garuda untuk Olimpiade Athena, 1986. Reputasinya cukup mentereng, terakhir dua tahun berturut membawa klub Atletico Mineiro juara Brasil. Sayang Barbatana 'digergaji' pihak tertentu hingga ia tidak sampai  berakhir masa kontraknya.

Yosef Masopust (Cekoslaoakia), mantan bintang Eropa dan mantan pelatih nasional Ceko ini diberi kepercayaan untuk menangani timnas Garuda 2, 1988-91. Sayang dia juga gagal.

Anatoly Polosin (Soviet), untuk para penggila sepakbola tanah air, Polosin memang tidak dikenal. Tapi ketika ia dikontrak PSSI 1987 menggantikan Berce Matulapelwa yang sukses meraih medali Emas Sea Games 1987, Polosin datang dan langsung ke inti masalah.

Daya tahan pemain yang jadi inti utama pembenahan Polosin. Tak heran acara pagi lebih dari 80 persen diisi dengan latihan fisik. Itu sebabnya Polosin disindir bukan pelatih sepakbola, tapi pelatih atletik. Hadirnya kita merebut medali emas kembali di SEA Games Manila 1991. Meski pertarungan melawan Thailand ada perpanjangan waktu, anak-anak asuh Polosin tetap bugar.

Terakhir ada STY, reputasi tertingginya adalah mengkandaskan juara bertahan Jerman di Piala Dunia Rusia, 2018. Taeguk Warrior membungkam Jerman 2-0. STY juga dikenal sangat akrab dengan pemain.

Lalu, siapa yang sesungguhnya akan digandeng PSSI? Semua berpulang pada kejelian PSSI itu sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semoga bermanfaat...

Disclaimer: Artikel ini telah melalui proses editing yang dipandang perlu sesuai kebijakan redaksi tvOnenews.com. Namun demikian, seluruh isi dan materi artikel opini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rebut Podium Ketiga di Balapan ke-100, Pedro Acosta Apresiasi Kerja Keras Tim KTM di MotoGP Amerika 2026

Rebut Podium Ketiga di Balapan ke-100, Pedro Acosta Apresiasi Kerja Keras Tim KTM di MotoGP Amerika 2026

Pedro Acosta mengalami kecelakaan pada sesi warm-up MotoGP Amerika 2026 yang membuat tim harus bekerja ekstra keras memperbaiki motornya.
Puting Beliung Amuk Desa Mekarsari di Bandung: 16 Bangunan Rusak, Sekolah dan Poskesdes Terdampak

Puting Beliung Amuk Desa Mekarsari di Bandung: 16 Bangunan Rusak, Sekolah dan Poskesdes Terdampak

Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Senin (30/3) sore. 
Jalan Terjal Amsal Sitepu, Videografer Asal Karo yang Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa

Jalan Terjal Amsal Sitepu, Videografer Asal Karo yang Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa

Amsal Sitepu, videografer asal Kabupaten Karo, Sumatra Utara dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 2 tahun penjara dengan denda Rp50 juta karena diduga melakukan
Kajagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Brownies Cokelat Program Jaksa Humanis

Kajagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Brownies Cokelat Program Jaksa Humanis

Kejaksaan Agung (Kejagung) bantah lakukan intimidasi terhadap videografer Amsal Christy Asitepu atau Amsal Sitepu.
Kemenangan 4-0 Bakal Sia-sia? Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bisa Tersungkur di Final Lawan Bulgaria

Kemenangan 4-0 Bakal Sia-sia? Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bisa Tersungkur di Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia datang ke final FIFA Series 2026 dengan penuh kepercayaan diri. Media Vietnam sebut skuad Garuda lawan Bulgaria akan jadi ujian sesungguhnya.
Dugaan Korupsi Amsal Sitepu Bakal Diuji DPR, Kejagung Tegaskan Siap Dipanggil

Dugaan Korupsi Amsal Sitepu Bakal Diuji DPR, Kejagung Tegaskan Siap Dipanggil

Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan pihaknya siap jika DPR mengadakat rapat untuk menguji kasus dugaan korupsi videografer Amsal Sitepu.

Trending

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela skuad Garuda.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Pelatih John Herdman kedapatan lagi olahraga lari malam oleh seorang warganet jelang Timnas Indonesia berjumpa dengan Bulgaria di laga penutup FIFA Series 2026.
Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan antara St Kitts and Nevis melawan Kepulauan Solomon di babak perebutan juara ketiga FIFA Series ini sedianya kick off pada pukul 15.30 WIB.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Berikut Profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT