Menegakkan Kedaulatan Di Era Baru: 8 Capaian Strategis Pertahanan Dua Tahun Prabowo-Gibran
- Antara
Oleh: Marsma TNI (Purn.) Agung Sasongkojati – Tim Juru Bicara Nasional Bidang Strategi Keamanan Nasional
- tim tvOne - abdul gani
Dua tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menegaskan arah baru geopolitik Indonesia: kedaulatan absolut yang tidak dapat ditawar.
Menghadapi dinamika global yang tidak menentu—mulai dari ketegangan Laut Tiongkok Selatan hingga pergeseran kekuatan regional di Teluk Persia—Kementerian Pertahanan di bawah visi besar Presiden Prabowo telah mengeksekusi lompatan kuantum.
Transformasi militer bukan sekadar wacana, melainkan dibuktikan lewat modernisasi pertahanan yang disegani di kawasan regional maupun internasional.
Sebagai poros utama kebijakan pertahanan nasional, penguatan postur militer Indonesia bertumpu pada arsitektur Minimum Essential Force (MEF) yang melompat menuju kapasitas penangkalan penuh (full deterrence capabilities).
Sintesis strategi ini diwujudkan melalui delapan capaian keberhasilan strategis yang mencakup pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) mutakhir, peningkatan kapasitas destruktif serta taktis matra darat, laut, dan udara, hingga perluasan kuantitas serta kualitas personel komando.

1. Pengadaan Jet Tempur Rafale Generasi 4.5 untuk Supremasi Udara
Pemerintahan Prabowo-Gibran berhasil merealisasikan kontrak pengadaan jet tempur Dassault Rafale asal Prancis secara penuh.
Langkah strategis ini menempatkan TNI Angkatan Udara dalam jajaran elite kekuatan udara di Asia Tenggara.
Kehadiran Rafale memperkuat kemampuan interceptor jarak jauh, superioritas udara, dan penyerangan presisi tinggi yang secara langsung menaikkan posisi tawar geopolitik Indonesia di meja diplomasi internasional.
Dampaknya, Indonesia kini memiliki keunggulan deterensi udara yang mutakhir, mampu memukul mundur pelanggar wilayah udara secara instan, serta memotong waktu respons taktis terhadap potensi ancaman di zona terluar perbatasan.
2. Akuisisi Kapal Selam Scorpene Evolved Berteknologi Litium-Ion
Di sektor maritim, komitmen memperkuat poros laut diwujudkan lewat kerja sama strategis pembangunan kapal selam kelas Scorpene Evolved bersama Naval Group Prancis di PT PAL Indonesia.
Penguasaan teknologi baterai Litium-Ion ini memberikan kemampuan senyap (stealth) yang jauh lebih lama di bawah air, memperkokoh pengamanan wilayah ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) dari penyusupan armada asing.
Load more