Menegakkan Kedaulatan Di Era Baru: 8 Capaian Strategis Pertahanan Dua Tahun Prabowo-Gibran
- Antara
Keunggulan operasional ini membuat armada kita mampu mengunci dan mengawasi celah maritim strategis tanpa terdeteksi, sekaligus menciptakan efek gentar psikologis yang sangat masif bagi angkatan laut negara asing.
- Dok PT Pindad
3. Modernisasi Armada Darat lewat Tank Harimau dan Panser Pandur
TNI Angkatan Darat kini diperkuat oleh produksi massal Tank Medium Harimau hasil kerja sama industri pertahanan dalam negeri dengan global, serta ranpur infanteri mekanis Panser Pandur 8x8.
Keberhasilan ini secara drastis meningkatkan mobilitas taktis, daya gempur, dan proteksi personel di garis depan pertahanan domestik maupun perbatasan wilayah daratan.
Melalui pencapaian ini, pasukan darat kita memperoleh keunggulan mobilitas superior di medan tropis yang sulit, sekaligus mempercepat tercapainya kemandirian penuh teknologi industri pertahanan strategis dalam negeri.
4. Penambahan Pasukan dan Penguatan Struktur Komando Taktis AD
Pemerintahan ini sukses melakukan restrukturisasi organisasi militer matra darat dengan menambah jumlah personel aktif serta memperluas pembentukan satuan-satuan komando kewilayahan baru (Kodam) strategis di daerah perbatasan dan pulau terluar.
Langkah ini memastikan respons cepat terhadap potensi ancaman konvensional maupun insurgensi.
Restrukturisasi ini memberikan kita keunggulan proyeksi kekuatan yang merata di wilayah kepulauan, meniadakan celah pertahanan kosong, dan memastikan stabilitas keamanan domestik terjaga secara absolut selama dua puluh empat jam.
5. Ekspansi Kekuatan Armada Kapal Perang Frigat Korvet Matra Laut
Selain kapal selam, TNI Angkatan Laut mendapat suntikan kekuatan ofensif melalui modernisasi sistem persenjataan kapal cepat rudal (KCR) dan percepatan program pembangunan kapal Frigat Arrowhead 140.
Penambahan kekuatan ini memastikan bahwa kesiapan operasi (combat readiness) matra laut berada di level tertinggi untuk menjaga stabilitas kedaulatan maritim.
Peningkatan kuantitas dan kualitas ini memberi Indonesia keunggulan kendali laut (sea control) yang kokoh, mengamankan jalur logistik laut internasional, serta mampu menetralisir ancaman armada kapal permukaan lawan secara efektif.
6. Penguatan Sistem Pertahanan Udara dan Radar Jarak Jauh (GCI)
Kedaulatan dirgantara diperkokoh melalui pengadaan sistem radar Ground Controlled Interception (GCI) baru untuk mendeteksi ancaman seperti drone bunuh diri hingga rudal balistik.
Load more