GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Argentina Ini Masih Tak Habis Pikir dengan Kualitas Pratama Arhan dan Asnawi, Terang-terangan Kagumi Dua Bintang Timnas Indonesia …

Laga melawan Timnas Indonesia ternyata menjadi sebuah laga yang terkenang oleh Germán Pezzella. Bek tengah Real Betis itu nampaknya belum ‘move on’ dengan ...
Senin, 7 Agustus 2023 - 17:34 WIB
Pemain Argentina Ini Masih Tak Habis Pikir dengan Kualitas Pratama Arhan dan Asnawi, Terang-terangan Kagumi Dua Bintang Timnas Indonesia …
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Laga melawan Timnas Indonesia ternyata menjadi sebuah laga yang terkenang oleh Germán Pezzella. Bek tengah Real Betis itu nampaknya belum ‘move on’ dengan atmosfer di Stadion Gelora Bung Karno

Tak hanya itu pemain berusia 32 tahun tersebut juga menandai dua pemain timnas yang menurutnya bermain sangat menonjol adalah Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada bulan Juni lalu Timnas Indonesia mendapatkan kesempatan berharga untuk melawan Argentina dalam ajang FIFA Matchday. Di atas kertas Argentina seharusnya bisa menang mudah atas tim Garuda. 

Argentina menang sulit lawan Timnas Indonesia

Selain lebih berpengalaman Argentina juga unggul kualitas pemain. Benar saja skuad Albiceleste akhirnya menang dengan skor 2-0. Gol masing-masing dicetak oleh Leandro Paredes dan Cristian Romero

Kemenangan Argentina itu diraih dengan tidak mudah. Namun ada cerita menarik usai pertandingan tersebut yang baru-baru ini diungkapkan oleh Germán Pezzella. 

Meski negaranya menang namun Pezzella takjub dengan permainan Indonesia. Baginya ada beberapa pemain Indonesia yang membuat timnya kerepotan dua yang paling mencolok adalah Pratama Arahan dan Asnawi Mangkualam. 

“Memang kalau kita lihat ulang itu lemparan Arhan berbahaya karena terjatuh di tempat berbahaya. Sulit sekali untuk dihalau,” kata Pezzella.

“Itu merupakan sesuatu yang bisa dilakukan sebagai taktik. Di tim kami sudah siap dengan segala kemungkinan itu lemparan yang baik tapi kita sudah siap,” imbuhnya.

Sedangkan untuk Asnawi, Pezzella mengaku jika pemain Jeonnam Dragons itu tampil heroik sebagai kapten Timnas Indonesia. 

“Jadi menurut saya kami tahu kalau Indonesia tidak gampang saat melawan Argentina tapi Asnawi sebagai kapten menjalankan tugasnya dengan baik,” ucap Pezzella. 

“Dia berani menghadapi pemain penyerang kami di babak kedua. Dia bermain sangat baik. Dia Kapten tim yang sangat baik,” imbuhnya. 

Apa yang dikatakan oleh Pezzella itu juga dibenarkan oleh para penikmat sepak bola Indonesia. Dua pemain itu adalah yang performanya paling menonjol. 

Pertama karena berkat lemparan ke dalamnya yang membuat Emiliano Martinez sampai jatuh bangun untuk mengamankan bola. Sedangkan Asnawi aksinya dipuji saat menghentikan akselerasi dari Alejandro Garnacho di babak kedua. 

Bukan tidak mungkin jika Asnawi dan Arhan kemudian memikat para pemandu bakat tim Eropa. Apalagi jika melihat mental keduanya yang terkenal kuat bersama timnya masing-masing. 

Di sisi lain jika Arhan dan Asnawi pindah ke Eropa maka keduanya akan menyusul Marselino Ferdinan, Sandy Walsh, Elkan Baggott, Ivar Jenner, Rafael Struick yang lebih dulu berkarir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentu sebuah harapan besar apabila lebih banyak pemain Timnas Indonesia yang merumput di Eropa. Menarik dinanti bagaimana masa depan keduanya. Namun jika akhirnya gagal ke Eropa mereka bisa menurunkan target dan berjuang untuk menembus kompetisi teratas di Liga Jepang dan Liga Korea. 

Sebab saat ini Arhan dan Asnawi adalah pemain yang sama-sama bermain di kasta kedua Liga Jepang dan Korea. Jadi itulah kekaguman Germán Pezzella kepada dua pemain Indonesia yang menurutnya memiliki bakat hebat sebagai pemain sepak bola. (amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pelaku nekat mancarkan aksinya di Inacraft JCC lantaran terdesak ekonomi.
Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.
Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT