News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Layu Sebelum Berkembang, Tadinya Para Pemain Timnas Indonesia ini Digadang-gadang Jadi Bintang Malah Bernasib Malang di Sepak Bola

Timnas Indonesia sejatinya tak pernah kehabisan mendapatkan talenta-talenta hebat yang sudah bersinar sejak usia muda. Namun tidak sedikit pula dari mereka yang
Kamis, 17 Agustus 2023 - 15:21 WIB
Layu Sebelum Berkembang, Tadinya Para Pemain Timnas Indonesia ini Digadang-gadang Jadi Bintang Malah Bernasib Malang di Sepak Bola
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Timnas Indonesia sejatinya tak pernah kehabisan mendapatkan talenta-talenta hebat yang sudah bersinar sejak usia muda. Namun tidak sedikit pula dari mereka yang layu sebelum berkembang. 

Terdapat banyak hal yang menyebabkan para wonderkid itu gagal bersinar ketika memasuki usia senior sehingga tersingkir dari level pemain profesional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa di antaranya layu sebelum berkembang karena cedera, kesulitan adaptasi, hingga kesulitan mengelola emosi atau tempramental.

Berikut lima Timnas Indonesia ini Digadang-gadang Jadi Bintang Malah Bernasib Malang:

Syamsir Alam

Nama Syamsir Alam sudah melejit sejak masih berusia belia. Pemain kelahiran Kabupaten Agam ini sudah terpilih sebagai pemain muda yang diberangkatkan untuk mengikuti program pembinaan Sociedad Anonima Deportiva atau SAD di Uruguay. 

Syamsir menjawab kepercayaan itu dengan tampil gemilang bersama tim SAD pada 2008. Dia berhasil mengoleksi 15 gol dari 29 pertandingan. Perkembangan karir Syamsir amat menggiurkan. 

Dari sana dia mendapatkan tawaran dari klub Eropa CS Vise. Syamsir pun merumput di divisi 2 Liga Belgia. Pada tahun 2013 Syamsir Alam mendapat panggilan dari klub Amerika Serikat DC United

Namun dari sini performa Syamsir Alam terus tergerus. Tidak ada lagi hal hebat yang bisa ditunjukkan oleh Syamsir. Saat dipanggil Timnas Indonesia, dia juga tidak memenuhi ekspektasi. 

Ia dianggap sebagai penyerang yang tumpul dalam mencetak gol. Saat akhirnya memutuskan untuk pulang ke Indonesia kariernya tetap saja mandek. Sempat bergabung dengan Sriwijaya FC, Syamsir Alam hanya menjadi penghangat bangku cadangan. 

Daripada memperbaiki performanya di dalam lapangan, Syamsir Alam justru lebih memilih kegiatan di dunia layar kaca hingga akhirnya dia sempat memutuskan untuk pensiun dini di usia 26 tahun, melepas atribut lapangan hijau yang sudah membesarkan namanya. 

Namun belakangan Raffi Ahmad dan Hamka Hamzah berhasil membujuk Syamsir untuk kembali merumput, kali ini bersama RANS Nusantara FC pada 2021.

Yandi Sofyan Munawar 

Yandi Sofyan hadir di generasi yang sama dengan Syamsir Alam. Sama-sama merupakan jebolan dari SAD Indonesia. Dia punya potensi untuk berkembang lebih jauh dan mengikuti jejak sang kakak Zainal Arif

Yandi Sofyan juga sempat bermain di Eropa bersama Vise dan tim Australia Brisbane Roar. Namun perkembangannya tidak terlalu menjanjikan. Ia kemudian memulai karier di tanah air, dua musim bersama Persib Bandung lalu pindah ke Bali United. 

Performa Yandi Sofyan tidak kunjung membaik terhitung sejak Januari 2019 dia sudah tidak memiliki klub lagi. Setelah dua tahun menganggur Yandi Sofyan sempat masuk skuad Persikota Tangerang dan Persikabo 1973.

Arthur Irawan 

Arthur Irawan pernah digadang-gadang sebagai bakat Indonesia yang akan berkarir di liga top Eropa. Sewaktu muda dia menimba ilmu di klub La Liga seperti Espanyol dan Malaga

Arthur bahkan sempat merasakan dilatih oleh Mauricio Pochettino yang dikenal sangat perhatian dengan pemain muda. 

Namun karier Arthur Irawan tidak secemerlang itu. Dia sempat bermain klub asal Belgia Waasland Ambeven sebelum 2017 memulai karir di Indonesia bersama Persija Jakarta, lalu kemudian pindah ke Borneo FC, pindah lagi ke Persebaya Surabaya, dan sempat bermain untuk PSS Sleman. 

Yongki Ariwibowo

Yongki Ariwibowo adalah bintang muda yang namanya melejit ketika bermain untuk Persik Kediri. Pelatih Timnas Indonesia kala itu Alfred Riedl langsung memasukkan nama Yongki Ariwibowo ke dalam skuad timnas untuk ajang Piala AFF 2010. 

Selanjutnya Yongki menjadi nama yang cukup sering dipanggil untuk membela Timnas Indonesia. Namun sama seperti wonderkid gagal lainnya ada masa ketika nama Yongki mulai hilang dari peredaran. 

Dia tidak lagi dipanggil timnas dan prestasi di level klub juga tidak terdengar. Saat ini Yongki masih aktif bermain sebagai pemain sepakbola profesional. 

Dia cukup sering berpindah-pindah klub dan sempat bergabung dengan Badak Lampung yang sedang berjuang di Liga 2. 

Oktovianus Maniani 

Piala AFF 2010 memang dipenuhi dengan banyak harapan. Selain Yongki Ariwibowo ada juga Oktovianus Maniani. Alfred Riedl sampai memberikan nomor punggung 10 kepada Okto yang saat itu masih berusia 20 tahun. 

Kehadiran Okto Maniani di lapangan berhasil menambah kesegaran permainan Timnas kala itu.  Okto sebenarnya pemain sayap yang berbakat. Dia punya modal kecepatan dan akselerasi yang tinggi, serta tidak sungkan untuk duel satu lawan satu dengan pemain lawan. 

Sayangnya karier Okto Maniani mulai pudar saat dia gagal menjaga konsistensinya. Dia juga tipikal pemain yang sering berpindah klub. Sejak era terakhir keemasan yaitu pada 2011 hingga 2022 Okto sudah membela delapan klub. 

Faktor lain yang membuat karir Okto Maniani sulit untuk berkembang yaitu karena dia sangat tempramental. Ketika bermain untuk Persewar Waropen di Liga 2 Okto yang sedang emosi menusuk wasit menggunakan gagang bendera. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena aksi itu Okto Maniani diganjar hukuman oleh komdis PSSI berupa larangan bermain selama enam bulan. 

Itu tadi lima wonderkid Timnas Indonesia yang meredup di usia senior alias layu sebelum berkembang. (amr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sebut Bakal Tutup 790 BUMN: Kita Target Paling Banyak Punya 300

Prabowo Sebut Bakal Tutup 790 BUMN: Kita Target Paling Banyak Punya 300

Prabowo mengaku terkejut bahwa Indonesia ternyata memiliki 1.074 BUMN. Angka tersebut mencakup perusahaan induk, anak, hingga cucu usaha.
Viral Video Seorang Ibu Curhat soal Anak Pulang Pramuka Bajunya Penuh Lumpur: Emang Harus Kaya Gini?

Viral Video Seorang Ibu Curhat soal Anak Pulang Pramuka Bajunya Penuh Lumpur: Emang Harus Kaya Gini?

Beragam video berseliweran di media sosial, salah satunya viral video curhatan seorang ibu, yang mengeluh anaknya kotor sepulang kegiatan pramuka.
Pernah Jadi Korban Spike Megatron, Pemain Andalan Hyundai Hillstate Ungkap Sekeras Apa Pukulan Megawati Hangestri

Pernah Jadi Korban Spike Megatron, Pemain Andalan Hyundai Hillstate Ungkap Sekeras Apa Pukulan Megawati Hangestri

Ujung tombak baru milik Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri, akan memulai petualangan barunya di Liga Voli Korea musim ini bersama tim asal Suwon tersebut.
Presiden Prabowo Minta Siswa Mulai Pelajari 8 Bahasa Asing: Kita Mulai dari SD

Presiden Prabowo Minta Siswa Mulai Pelajari 8 Bahasa Asing: Kita Mulai dari SD

Presiden RI,  Prabowo Subianto menyampaikan soal pentingnya mempelajari bahasa asing sejak Sekolah Dasar (SD).
Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Tamsil Linrung: Indikator Ekonomi Positif, Masih Ada Harapan

Tanggapi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Tamsil Linrung: Indikator Ekonomi Positif, Masih Ada Harapan

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Tamsil Linrung memberikan tanggapan terkait Pidato Kenegaraan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo Ungkap Jurus Pemerataan Kesehatan, CKG Tembus 108 Juta Orang dan 66 RSUD Diperkuat

Prabowo Ungkap Jurus Pemerataan Kesehatan, CKG Tembus 108 Juta Orang dan 66 RSUD Diperkuat

Prabowo mengungkap pemerataan kesehatan melalui CKG yang menjangkau 108 juta orang, perbaikan 66 RSUD, dan penambahan tenaga dokter di daerah.

Trending

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Meski Lolos, Fans Ajax Murka Lihat Penampilan Maarten Paes Cs di UEFA Conference League: Memalukan!

Ajax Amsterdam memastikan tiket ke play-off Conference League 2026/2027. Namun, penampilan Maarten Paes dan kolega justru menuai kritik dari sejumlah suporter.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT