GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sedang Jadi Sorotan di Asia, Jepang pun Sampai Tak ketinggalan Puji Kekuatan Timnas Indonesia, Katanya...

Di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, Timnas Indonesia kini secara perlahan mulai menunjukkan kembali tajinya di kancah persepakbolaan Asia
Rabu, 27 September 2023 - 09:19 WIB
Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, Timnas Indonesia kini secara perlahan mulai menunjukkan kembali tajinya di kancah persepakbolaan benua Asia.

Sejak ditangani oleh Shin Tae-yong perlahan Skuad Garuda mulai menunjukkan peningkatan kualitas pada performa mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya Timnas Indonesia Senior, Skuad Garuda muda yang ditangani langsung oleh Shin Tae-yong pun menorehkan catatan impresif.

Timnas Indonesia Sumber : tvOnenews.com - Julio

Terbaru, Shin Tae-yong sukses menorehkan sejarah baru dengan Timnas Indonesia U-23, dimana untuk pertama kalinya Skuad Garuda Muda itu berhasil lolos ke Piala Asia U-23.

Bukan hanya itu, Shin Tae-yong juga menjadi pelatih pertama yang berhasil mencatatkan sejarah ketika dirinya sukses membawa Timnas Indonesia U-20, U-23 dan Senior lolos ke Piala Asia.

Maka dari itu, hasil kerja keras Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia terbukti berhasil, kombinasi pemain muda, pemain keturunan dan para pemain lokal yang ia racik terbukti membuahkan hasil yang positif.

Kini sejumlah pemain keturunan yang dinaturalisasi, menjadi bagian penting dari skuad timnas Indonesia di berbagai level.

Nama seperti Jordi Amat, Marc Klok hingga Sandy Walsh terbukti menjadi pemain penting di skuad garuda senior.

Sandy Walsh Sumber : Instagram/@PSSI

Sementara itu ada nama Ivar Jenner, Elkan Baggott dan Rafael Struijk yang juga menjadi bagian penting Timnas U-23.

Pasalnya, Shin Tae-yong sendiri tidak sembarangan menentukan pemain mana yang harus di naturalisasi.

Dengan sangat teliti, dirinya mencoba untuk melihat kualitas serta cara bermain dari para pemain keturunan Indonesia itu sebelum di naturalisasi.

Para pemain keturunan yang sudah memperkuat Timnas Indonesia saat ini dinilai sebagai para pemain grade A atau yang terbaik.

Bahkan masih ada sejumlah rumor yang mengatakan beberapa pemain keturunan Indonesia grade A lainnya tertarik untuk di naturalisasi dan berpeluang untuk merubah kewarganegaraannya.

Beberapa diantaranya seperti Jay Idzes, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen dikabarkan berpeluang untuk di naturalisasi.

Media Jepang Puji Timnas Indonesia

Terkait keberhasilan Shin Tae-yong meracik skuad Timnas Indonesia dengan mengkombinasikan pemain lokal dan pemain naturalisasi itu mendapat sorotan dari sejumlah pihak.

Salah satunya berasal dari sebuah media di Jepang yang memuji kualitas dari Timnas Indonesia sekarang.

Melansir dari salah satu artikel media Jepang bernama Football Tribe, Timnas Indonesia disebut mulai menjadi lawan kuat di Asia yang perlu diwaspadai.

Timnas Indonesia Sumber : PSSI

Dikatakan meski Timnas Indonesia berada di ranking FIFA yang cukup rendah, namun tidak bisa dianggap remeh.

Tergabung bersama di dalam Grup D Piala Asia, Jepang menilai kalau Indonesia adalah lawan yang harus diwaspadai.

Bukan tanpa alasan, media Jepang, Football Tribe mengungkapkan betapa berbahayanya strategi yang sedang disiapkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

Mereka mengatakan kalau strategi naturalisasi yang dilakukan oleh Shin Tae-yong membuat kekuatan Skuad Garuda bakal menjadi ancaman besar dalam Piala Asia.

Mereka juga menyoroti nama-nama pemain naturalisasi yang sedang ditargetkan oleh Shin Tae-yong dan PSSI seperti Jay Idzes, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen yang bakal menambah kekuatan Timnas Indonesia bila berhasil di naturalisasi.

Bukan cuma itu, pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu menganggap kalau Grup D memiliki persaingan yang cukup ketat. 

Dirinya mengaku kalau tidak mau meremehkan lawan-lawan Jepang yang ada di Grup D termasuk Timnas Indonesia. 

"Saya pikir semua grup itu sulit. Menurut saya kami berada di grup yang sangat sulit," kata Moriyasu, dikutip dari Soccer King.

Meski memiliki perbedaan kualitas dan pengalaman yang cukup jauh, Moriyasu mengatakan kalau mereka masih perlu kerja keras untuk lolos dari Grup D dan bersaing meraih gelar juara Piala Asia 2023.

Kendati diunggulkan, Moriyasu menyadari bahwa negara-negara lain memiliki kualitas yang tak kalah bagus, termasuk Indonesia.

"Jadi saya pikir kami juga harus mengambil langkah dan mempersiapkan diri dengan baik," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pikir kami harus mewaspadai semua tim, kami harus melakukan analisis agar dapat mengetahui kekuatan sendiri dan mempelajari kekuatan lawan," katanya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Ribuan Personel Gabungan Beri Pengamanan di 165 Vihara Saat Perayaan Imlek 2026

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan sebanyak 1.919 personel gabungan dilibatkan dalam pengamanan ini.
133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

133 Titik Rukyatul Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia, Penentuan 1 Ramadhan 1447 H Mengacu Hasil Pemantauan Nasional

Pemerintah siapkan 133 titik rukyatul hilal di Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1447 H melalui observasi ilmiah dan sidang isbat nasional.
Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Kiper Ratchaburi FC Mendadak Singgung Persib Bandung Usai Jadi MVP di Liga Thailand

Dapat gelar sebagai MVP di pertandingan Liga Thailand, kiper Ratchaburi FC Kampol Pathomakkakul mendadak singgung Persib Bandung jelang leg kedua ACL Elite Two.
Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT