News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berapa Bayarannya? Ternyata Segini Gaji Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam saat Berlaga di Negeri Orang

Nama Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam kini menjadi pemain kebanggaan Indonesia yang berkarir di negeri orang. Berapakah gaji yang mereka dapatkan saat ini?
Senin, 6 November 2023 - 14:43 WIB
Ternyata Segini Gaji Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Nama Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam kini menjadi pemain kebanggaan Indonesia yang berkarir di negeri orang.

Seperti yang diketahui, Pratama Arhan kini bermain untuk Tokyo Verdy di Jepang, sedangkan Asnawi Mangkualam tergabung menjadi bek Jeonnam Dragon di Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, penggemar sepak bola Indonesia terkadang penasaran berapakah gaji mereka dan mengapa mereka memutuskan untuk berkarir dengan kedua klub tersebut?

Sebelumnya, bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan sempat diduga disebut oleh teman mantan kekasihnya, Marshella Aprilia pemain yang miskin.

Marshella Aprilia merupakan mantan kekasih Arhan sebelum menikah dengan Azizah Salsha menjadi sorotan netizen.

Dia bersama rekannya melakukan siaran langsung di akun media sosial Instagram beberapa waktu lalu.

Teman Marshella Aprilia yang memiliki akun Instagram @valdighifari diduga menyebut Arhan sebagai orang miskin.

Pernyataan itu mengundang amarah dari netizen dan menyebut bahwa orang tersebut hanya panjat sosial atau pansos.

Sementara itu, Asnawi menandatangani kontrak yang nilai gajinya lebih kecil daripada di PSM Makasar, tempat ia berlaga sebelumnya.

Lalu mengapa ia mengambil keputusan itu? Simak informasinya berikut ini.

Gaji Pratama Arhan 


Pratama Arhan berlaga di Tokyo Verdy. (Instagram @tokyo_verdy)

Masih banyak orang yang belum mengetahui gaji Pratama Arhan selama bermain di Tokyo Verdy.

Laman nenshuu.net sempat membuka gaji rata-rata pemain Liga 2 Jepang, termasuk para pemain Tokyo Verdy.

Dalam laporannya, rata-rata gaji pemain J2 hanya berkisar 2 juta yen atau sekitar Rp209 juta.

Menurut media Jepang Nenshuu, Arhan hanya mengantongi gaji Rp600 juta per tahunnya. Jumlah itu kabarnya jauh lebih kecil dari yang diterima Arhan kala masih bersama PSIS Semarang.

Namun, Pratama Arhan bisa mendapatkan nilai kontrak hingga Rp10 miliar per musim jika kepindahan ke Suwon FC di K-League 1 terealisasi.

Dalam laporan yang diterbitkan media itu, kepindahan Arhan dari Tokyo Verdy ke Suwon FC tinggal menunggu pengumuman.

"Suwon FC hampir merekrut pemain nasional Indonesia Pratama Arhan. Kesepakatan luas telah dicapai dengan Arhan, yang berstatus bebas transfer, dan detailnya rencananya akan diumumkan. segera diselesaikan," ujar pejabat Suwon FC.

“Diharapkan pengumumannya bisa dikoordinasikan dengan waktunya,” tambahnya.

Menurut laporan yang dikeluarkan K-League 1 mengutip dari Korean Times, gaji rata-rata pemain di kasta tertinggi sepak bola Korea Selatan itu mencapai 282,1 juta won atau setara Rp3,2 miliar per musim.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa para pemain lokal yang berkiprah di K-League 1 rata-rata menerima pendapatan sebesar Rp2,6 miliar per musim.

Jauh berbeda dengan pemain asing yang bisa mendapatkan 862,7 juta won atau Rp10 miliar per musim.

Dengan status sebagai pemain asing, maka Arhan berpeluang untuk mendapat kontrak Rp10 per musim. 

Gaji Asnawi Mangkualam


Asnawi Mangkualam bergabung dengan Jeonnam Dragons. (Instagram @asnawi_bhr)

Seperti dilansir tvOnenews.com dari berbagai sumber, ketika pertama kali bermain di Korea Selatan, Asnawi diketahui mendapatkan gaji yang cukup kecil jika dibandingkan dengan gaji yang ia dapatkan di PSM Makassar.

Namun Asnawi tak ambil pusing perihal karena memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan bakat sepak bolanya di luar negeri.

Menurut pengakuannya, Asnawi hanya ingin mengasah kemampuannya terlebih dahulu di Korea Selatan.

Hingga akhirnya Asnawi menyepakati kontrak dengan Ansan Greeners FC sebagai debutnya di Korea Selatan.

Seiring berjalannya waktu, Asnawi memutuskan untuk pindah ke klub K League 2, Jeonnam Dragons dan semakin menunjukkan bakat luar biasanya.

Dari sinilah Asnawi sudah mulai mendapatkan gaji yang berkali lipat dibanding tahun pertamanya.

Bayangkan saja, gaji pertamanya di Korea Selatan hanya berkisar ratusan juta per tahunnya tapi kini Asnawi sudah bisa mengantongi uang hingga 5,2 miliar per tahun.

Kenaikan gaji Asnawi ini tentu bukan tanpa alasan, melainkan berkat kerja keras latihan dan pengalaman yang ia pelajari selama di Korea.

Nilai pasar Asnawi saat masih membela Ansan Greeners diketahui masih berkisar Rp6,2 miliar.

Dengan peningkatan kualitas Asnawi kini, besar kemungkinan nilai pasarnya sudah drastis meroket di atas angka Rp6,2 miliar.

Maka klub apa pun yang ingin memboyong Asnawi dari Jeonnam Dragons harus merogoh kocek lebih dari angka tersebut.

Nilai pasar yang tinggi ini secara otomatis juga akan meningkatkan daya tawar gaji Asnawi hingga berkali lipat.

Kenaikan nilai pasar serta gaji Asnawi ini membuktikan bahwa jika dirinya mau terus berkembang dan konsisten maka bukan tidak mungkin ia akan memecahkan rekor sebagai pemain termahal di Korea Selatan.

Kehebatan Asnawi pun diakui oleh pelatih Jeonnam Dragons, Lee Jang Kwan.

"Dari awal Asnawi Mangkualam masuk sampai saat ini memang ada perubahan besar di dalam dirinya, performanya cukup impresif dan dia juga jarang sekali punya masalah kebugaran," ungkap Lee Jang Kwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lee Jang Kwan juga menyebutkan bahwa ada apa yang dimiliki oleh Asnawi ini bisa membuat harganya semakin naik.

Pelatih Jeonnam Dragons itu sampai menyebut bahwa Asnawi tak akan dilepas dengan harga murah. (fan/far/kmr)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.
FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI Ungkap Perkembangan Terbaru Pengusutan Kasus Pelecehan Seksual Atlet di Pelatnas Panjat Tebing

FPTI menyampaikan informasi terbaru tentang pengusutan dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pemusatan latihan nasional (pelatnas) panjat tebing.
Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Gerak Cepat Usai Ditinggal Kepala Timnya yang Baru Bergabung, Audi Kini Kembali Dipimpin Eks Bos Ferrari

Audi bergerak cepat merespons mundurnya Jonathan Wheatley dari posisi kepala tim sebelum gelaran F1 GP Jepang 2026 kemarin.
Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider VR46 Ini Beberkan Segala Ketertinggalan Motor Ducati dibanding Para Rivalnya di MotoGP 2026

Rider andalan VR46, Fabio di Giannantonio, mengurai penyebab performa Ducati GP26 sulit konsisten pada balapan panjang musim 2026.
Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Brimob Polda Sumut Sterilisasi Gereja di Medan Guna Kekhusyukan Ibadah Jumat Agung

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan sterilisasi di sejumlah gereja di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), guna kekhusyukan umat Kri

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT