GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampai Kapok dan Kecewa, 5 Pemain Top Eropa ini 'Ogah' Main di Liga Indonesia, Katanya di Indonesia...

Kapok dan kecewa, pemain top Eropa mengaku ogah main di Liga Indonesia. 5 Pemain top Eropa ini diantaranya, Boubacar Sanogo, Sylvano Comvalius, Kevin van Kipper
Sabtu, 11 November 2023 - 11:57 WIB
Sampai Kapok dan Kecewa, 5 Pemain Top Eropa ini 'Ogah' Main di Liga Indonesia, Katanya di Indonesia...
Sumber :
  • YouTube Cerita bola

tvOnenews.com - Hadirnya pemain top Eropa di Liga Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi para fans sepak bola Indonesia.

Terlebih, liga Indonesia menjadi salah satu kompetisi sepak bola yang digandrungi para fans dengan fanatisme dan juga kemeriahan suporter klub yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan fanatisme suporter bola Indonesia juga menjadi daya tarik bagi para pemain asing untuk bermain di Liga Indonesia.

Meski acap kali terjadi kontroversi yang menuai sorotan di kompetisi sepak bola Indonesia, namun ini bukan halangan bagi pemain asing untuk bermain di tanah air. 

Beberapa pemain sepak bola top dunia, seperti pemain top Eropa pernah mencicipi lapangan hijau kompetisi level teratas di Indonesia.

Namun dengan berbagai alasan, pemain top Eropa ini mengaku kapok dan kecewa terhadap kerasnya kompetisi Liga Indonesia.

Mulai dari performa yang menurun, problem dalam manajemen klub, lingkungan, dan banyak hal lain. 

Berikut adalah daftar 5 pemain top Eropa yang mengaku menyesal, kapok dan kecewa bermain di Liga Indonesia dilansir dari YouTube Cerita bola, Sabtu (11/11/23):

1. Boubacar Sanogo
Boubacar Sanogo. Doc: Cerita Bola

Boubacar Sanogo adalah pemain asal Pantai Gading Boubacar Sanogo yang pernah membela Madura United dan memutuskan untuk meninggalkan Liga Indonesia.

Dalam sebuah kesempatan, Boubacar Sanogo bahkan mengaku jika dirinya kapok dan kecewa bermain di Liga Indonesia. 

Boubacar mengaku jika ia tidak suka akan struktur serta manajemen dari Madura United yang dianggapnya tidak profesional dalam menangani pemain.

"Saya tidak suka di sana, strukturnya sangat memprihatinkan, kami bahkan tidak memiliki ruang ganti dan shower di tempat latihan" ujar Boubacar Sanogo. 

Diketahui, Boubacar Sanogo hanya tiga bulan bermain bersama Madura United, sebelum akhirnya ia dipecat oleh manajemen klub.

2. Sylvano Comvalius
Sylvano Comvalius. Doc: Cerita Bola

Urutan selanjutnya ada Sylvano Comvalius yang merupakan top skor Liga 1 Musim 2017.

Penyerang asal Belanda ini sempat membela Bali United sebelum akhirnya memutuskan untuk pergi dari Liga Indonesia.

Sylvano Comvalius mengaku menyesal dan kapok bermain di Liga Indonesia meski sudah mencatatkan 37 gol bersama dengan Bali United di sepanjang musim kompetisi Liga Indonesia 2017 silam.

Ia merasa jika Bali United dirugikan dan dicurangi oleh penyelenggara kompetisi di akhir musim. 

Hal ini diungkapkannya setelah pesaing terdekat mereka Bhayangkara FC dinyatakan menang W.O 3-0 atas Mitra Kukar padahal pertandingan berakhir dengan skor 1-1. 

Hasil itulah yang membuat jumlah angka dari Bali United dan Bhayangkara sama, akan tetapi Bali United harus puas menduduki posisi runner up setelah kalah head to head. 

"Jadi Selamat datang di sirkus. Siapa yang ingin melihat keajaiban apapun yang terjadi. Kita harus bangga pada musim ini, bersama-sama kita melakukan pekerjaan yang menakjubkan. Mari berharap dan berdoa untuk akhir yang lebih baik," tulis Comvalius di akun instagram miliknya.

3. Kevin van Kippersluis

Kevin van Kippersluis. Doc: Cerita Bola

Selanjutnya ada Kevin van Kippersluis yang jauh-jauh diterbangkan langsung dari SC Cambuur pada paruh kedua Kompetisi Liga 1 musim 2018.

Namun diketahui jika Kevin van Kippersluis gagal menunjukan performa terbaiknya bersama Maung Bandung.

Meski dipercaya sebagai ujung utama Persib Bandung, Kevin van Kippersluis hanya mencetak dua gol dalam 15 penampilannya di kompetisi Liga Indonesia.

Alhasil, Persib Bandung memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya di akhir musim dan sehingga ia harus hengkang dari klub. 

"Saya pergi ke Indonesia terlalu cepat, jika saya sudah di penghujung karir mungkin ceritanya akan berbeda," ujar Kevin van Kippersluis.  

"Saya merindukan sepakbola Belanda, kehidupan saya bagus di Indonesia, tapi tidak dalam urusan sepakbola. Di Belanda permainan lebih kearah taktikal, di Indonesia itu tidak terjadi," pungkasnya.

4. Peter Odemwingie

Peter Odemwingie. Doc: Cerita Bola

Urutan keempat ada Peter Odemwingie, pemain asal Nigeria yang pernah membela dua klub Liga Primer Inggris, West Bromwich Albion dan Stoke City.

Sosok Peter Odemwingie pernah menghiasi kompetisi sepakbola Indonesia di musim 2017 silam dan bergabung dengan Madura United.

Peter Odemwingie berhasil mencatatkan 15 gol di kompetisi Liga Indonesia di musim 2017, namun entah mengapa ia justru memilih untuk hengkang dari Madura United.

Kabarnya, pemain top Eropa ini memilih untuk pergi dari Madura United karena dirinya tidak suka dengan kerasnya ajang kompetisi sepak bola Indonesia. 

5. Carlton Cole

Carlton Cole. Doc: Cerita Bola

Terakhir ada mantan penggawa Tim Nasional Inggris, Carlton Cole yang pernah membela Persib Bandung di musim 2017. 

Namun sayang, pemain top Eropa ini gagal beradaptasi dengan Persib Bandung sehingga membuat dirinya harus rela dicoret dari skuad Maung Bandung di akhir musim.

Manajer Persib Bandung saat itu, Umuh Muchtar menjadi kambing hitam atas rasa kecewa Carlton Cole karena dianggap tidak memperlakukannya secara profesional. 

"Saya belum pernah menyebut nama pria ini (Umuh Muchtar) dengan cara yang buruk, yang tidak pernah mendukung saya sejak saya tiba di Persib." ujar Carlton Cole.

"Saya belum pernah diperlakukan dengan adil tetapi saya tutup mulut dan bekerja keras serta menjaga semuanya tetap profesional" pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah daftar 5 pemain top Eropa yang mengaku kapok dan kecewa bermain di kompetisi sepak bola Indonesia karena berbagai alasan.

(udn)
Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antusiasme Timnas Bulgaria jelang Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jakarta

Antusiasme Timnas Bulgaria jelang Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jakarta

Timnas Bulgaria menyatakan kesiapan penuh jelang tampil di ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia pada 27–30 Maret 2026. Seluruh pertandingan akan di
Daftar Sanksi AFC yang Menghantui Persib usai Ricuh pada Akhir Laga Kontra Ratchaburi, Siap-siap Dompet Manajemen Maung Bandung Terkuras

Daftar Sanksi AFC yang Menghantui Persib usai Ricuh pada Akhir Laga Kontra Ratchaburi, Siap-siap Dompet Manajemen Maung Bandung Terkuras

Kericuhan Bobotoh usai Persib tersingkir dari ACL Two berpotensi berujung sanksi AFC. Denda besar, laga tanpa penonton, hingga pengawasan ketat bisa dijatuhkan.
Polemik Bantuan Diaspora Aceh di Malaysia Tertahan Bea Cukai, DPR Desak Izin Segera Dipermudah

Polemik Bantuan Diaspora Aceh di Malaysia Tertahan Bea Cukai, DPR Desak Izin Segera Dipermudah

Polemik izin masuk bantuan dari warga Aceh yang tinggal di Malaysia (diaspora) untuk korban bencana di Sumatra mencuat dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).
Polemik Revisi UU KPK, Wakil Ketua DPR Respons Pernyataan Jokowi: Tak Mungkin Tanpa Surpres

Polemik Revisi UU KPK, Wakil Ketua DPR Respons Pernyataan Jokowi: Tak Mungkin Tanpa Surpres

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal buka suara soal polemik Revisi UU KPK dan merespons pernyataan Jokowi terkait hal tersebut.
Ricuh di Akhir Laga Persib Vs Ratchaburi FC: Teriakan AFC Mafia Hingga Wasit Dikejar Oknum Bobotoh

Ricuh di Akhir Laga Persib Vs Ratchaburi FC: Teriakan AFC Mafia Hingga Wasit Dikejar Oknum Bobotoh

Kericuhan pecah di GBLA usai Persib kalahkan Ratchaburi namun tersingkir dari ACL Two. Bobotoh serbu wasit, lempar botol dan petasan, protes keputusan kontroversial.
AFC Guyur Persib Cuan Fantastis Meski Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2, Jumlahnya Cukup Bayar Gaji Thom Haye Semusim

AFC Guyur Persib Cuan Fantastis Meski Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2, Jumlahnya Cukup Bayar Gaji Thom Haye Semusim

Persib Bandung memang gagal lolos ke perempat final ACL 2, namun Maung Bandung tetap meraup bonus besar dari AFC. Total pemasukan klub tembus Rp10 miliar musim ini.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Majed Mohammed Al-Shamrani akan menjadi pengandil di laga penentu Persib melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026). 
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia Akhirnya Ditemukan dan Sudah di Tanah Air, Eks Kapten Timnas Belanda Ini Dipanggil John Herdman?

Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia Akhirnya Ditemukan dan Sudah di Tanah Air, Eks Kapten Timnas Belanda Ini Dipanggil John Herdman?

Thom Haye absen di FIFA Series 2026, John Herdman bisa bidik pemain ini. Eks kapten Timnas Belanda U-20 itu dinilai cocok perkuat lini tengah Timnas Indonesia.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT