GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Pemain ini Dinaturalisasi PSSI Sebelum Era Shin Tae-yong dan Performanya Tak Sesuai Harapan saat Bela Timnas Indonesia, Masih Ingat?

PSSI selaku Federasi Sepak Bola Indonesia gencar melakukan naturalisasi pemain sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Timnas Indonesia
Selasa, 26 Maret 2024 - 14:24 WIB
Kolase Foto John van Beukering, Osas Saha dan Sergio Van Dijk
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Selama satu dekade lebih, PSSI selaku Federasi Sepak Bola Indonesia gencar melakukan program naturalisasi pemain sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Timnas Indonesia.

Bermula dari Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim yang dinaturalisasi pada tahun 2010 silam, sejumlah pemain sepak bola keturunan Indonesia pun mulai menjalani program naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya baik Cristian Gonzales maupun Irfan Bachdim tampil sangat apik dan langsung jadi bintang Timnas Indonesia saat berlaga di Piala AFF 2010 silam.

Setelah itu, sejumlah pemain mulai menjalani proses naturalisasi sebagai seorang WNI agar bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Dari Raphael Maitimo, Sergio Van Dijk, Ezra Walian hingga Diego Michiels silih berganti menjadi pemain naturalisasi yang jadi andalan Timnas Indonesia.

Dan saat ini dibawah arahan Shin Tae-yong, ada nama-nama seperti Elkan Baggot, Jordi Amat, Sandy Walsh hingga Marc Klok yang posisinya tak tergantikan. 

Meski begitu gencarnya PSSI melakukan naturalisasi pun adakalanya tidak berhasil. Sejumlah nama pemain asing yang dinaturalisasi namun performa mereka justru tak sesuai yang diharapkan.

Berikut ini daftar 5 pemain naturalisasi yang performanya dianggap tidak sesuai harapan saat Bela Timnas Indonesia.


Kolase foto John Van Beukering, Osas Saha dan Sergio Van Dijk (Sumber : Kolase Tim tvOnenews)

1. Sergio van Dijk 

Pertama ada Sergio van Dijk yang namanya melejit saat membela Persib Bandung pada tahun 2012 silam.

Saat pindah ke Persib Bandung, Sergio van Dijk baru saja mendapatkan status sebagai seorang WNI.

Bersama Persib Bandung, Sergio van Dijk mencetak 31 gol dan membuatnya dapat kesempatan untuk bisa memperkuat ke Timnas Indonesia.

Sayang, performa Sergio van Dijk bersama Timnas Indonesia tidak sehebat dengan Persib Bandung di Liga.

Diharapkan menjadi mesin gol untuk skuad Garuda, dirinya hanya mampu mencetak satu gol dari 6 laga dengan Timnas Indonesia.

Setelah tampil di laga Piala AFF 2014, nama Sergio van Dijk sudah tak pernah terdengar lagi di timnas Indonesia.

2. Osas Saha

Datang ke Indonesia pada tahun 2017 dan bergabung dengan PSDS Deli Serdang Osas sempat membela beberapa tim di Indonesia.

Ia sempat memperkuat Persiram Raja Ampat, PSMS Medan, Perseru Serui PS, Tira Persikabo, dan PSM Makassar.  

Osas Saha akhirnya dinaturalisasi pada tahun 2019 silam dan dapat panggilan timnas Indonesia yang waktu itu diarsiteki Simon Mcmenemy.

Pemain asal Nigeria tersebut bahkan kala itu hanya masuk sebagai pemain pengganti dan gagal mencetak gol penalti kala membela skuad garuda.

3. Bio Paulin

Bio Paulin yang mendapatkan status WNI pada 2015 silam juga gagal menunjukan performa apiknya dengan Timnas Indonesia.

Tampil impresif dengan Persipura, Bio mengantarkan tim Mutiara Hitam jadi juara Liga Indonesia musim 2008-2009 dan 2010-2011.

Namun sayang ketangguhan Bio Paulin di Persipura justru tidak terlihat saat membela  Timnas Indonesia. Akhirnya Bio Paulin pun jarang dipanggil timnas dan dikategorikan sebagai pemain naturalisasi yang gagal 

Padahal sebelumnya Bio diharapkan bisa menuai banyak kontribusi untuk timnas Indonesia. 


Kolase foto John Van Beukering, Esteban Vizcarra dan Sergio Van Dijk (Sumber : Kolase Tim tvOnenews)

4. Esteban Vizcarra 

Pemain asing yang pernah memperkuat Pelita Jaya ini masuk ke urutan kedua. Esteban Vizcarra pertama kali datang ke Indonesia sekitar tahun 2010 dan tak lama berselang pindah ke Semen Padang.

Tampil memukau bersama Semen Padang karir Vizcarra kemudian merambah ke klub besar lain seperti Sriwijaya FC, Arema FC, dan Persib Bandung. 

Pemain asing yang sudah hampir satu dekade menetap di tanah air itu juga membela PSS Sleman dan menikah dengan orang Indonesia.

Sriwijaya FC berperan dalam membantu proses naturalisasi Vizcarra bersamaan dengan Beto Goncalves.

Namun sayang setelah di naturalisasi, Esteban Vizcarra justru jarang mendapat panggilan timnas Indonesia.

Bahkan ia hanya tercatat sekali saja tampil bersama skuad garuda saat uji coba melawan Myanmar dan berkesempatan tampil selama 45 menit.

Setelah laga uji coba selesai, nama Esteban Vizcarra tak pernah lagi masuk dalam daftar timnas Indonesia.  

5. Jhon van Beukering 

Jhon van Beukering mendapat kesempatan naturalisasi tepat sebelum Piala AFF 2012 berlangsung dan diharapkan mampu mendongkrak kualitas Timnas Indonesia.

Namun, proses naturalisasi Jhon van Beukering sempat menjadi perdebatan karena fisiknya dinilai tidak seperti pemain sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu pun rupanya merupakan kekhawatiran yang nyata, karena pemain asing berdarah Indonesia-Belanda tersebut hanya tampil dua kali bersama timnas Indonesia karena gagal lolos dari fase grup.  

Dirinya pun memutuskan untuk kembali ke Belanda dan sempat tersandung kasus kriminal karena polisi menemukan 600 pohon ganja yang tertanam di salah satu rumahnya di Arnhem. Namun Van Beukering sempat membantah jika ia yang menanam ganja tersebut.

(udn/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Temukan Kembali Kebahagiaan di Barcelona, Marcus Rashford Ogah Pulang ke Manchester United

Temukan Kembali Kebahagiaan di Barcelona, Marcus Rashford Ogah Pulang ke Manchester United

Marcus Rashford menemukan kembali senyumnya di Catalunya. Sempat berada dalam situasi sulit di Manchester United, ia kini menikmati babak baru di Barcelona.
Jadi Mualaf dan Umrah, Ini Profil Kathleen Souza Pemain Brasil Al Nassr FC yang Dapat Hidayah Jelang Ramadhan

Jadi Mualaf dan Umrah, Ini Profil Kathleen Souza Pemain Brasil Al Nassr FC yang Dapat Hidayah Jelang Ramadhan

Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Al Nassr FC Wanita melalui akun resmi klub pada Selasa (17/2/2026). Keputusan Kathleen Souzaa menjadi mualaf pun disambut hangat oleh rekan-rekan setimnya dengan merayakannya sebelum latihan tim.
Simak Jadwal Imsakiyah Muhammadiyah 1 Ramadhan 1447 H/ 2026 M untuk Wilayah D.I.Yogyakarta dan Sekitarnya

Simak Jadwal Imsakiyah Muhammadiyah 1 Ramadhan 1447 H/ 2026 M untuk Wilayah D.I.Yogyakarta dan Sekitarnya

Warga muslim Muhammadiyah kini tengah bersiap untuk melakukan shalat tarawih, PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026
Hasil Pantauan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Hilal 1 Ramadhan 2026 Tidak Terlihat Hari Ini

Hasil Pantauan Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Hilal 1 Ramadhan 2026 Tidak Terlihat Hari Ini

Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta melaksanakan rukyatul hilal untuk penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah pada Selasa (17/2/2026).
PLN Mobile Jadi Magnet Pengunjung, Raih 2 Award Sekaligus di IIMS 2026

PLN Mobile Jadi Magnet Pengunjung, Raih 2 Award Sekaligus di IIMS 2026

PT PLN (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Persikotas Gaet Dipo Tasikmalaya, Siap Bersaing di Level Nasional

Persikotas Gaet Dipo Tasikmalaya, Siap Bersaing di Level Nasional

Melalui PT Dipo Internasional Pahala Otomotif (DIPO) Tasikmalaya, dealer resmi Mitsubishi di Kota Tasikmalaya memberikan dukungan berupa satu unit Canter Bus FE 71 Long. 
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT