GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Jadi Kiper Andalan di Klub Legendaris Liga Indonesia dan Pernah Marah-marah Saat Diwawancara Karena Gajinya Tak Dibayar, Herman Batak kini Nasibnya Seperti ini

Kiper andalan klub legendaris andalan klub legendaris Liga Indonesia. Herman mengungkapkan kisahnya yang pernah marah-marah saat di wawancara karena gajinya,
Selasa, 26 Maret 2024 - 18:50 WIB
Dulu Jadi Kiper Andalan di Klub Legendaris Liga Indonesia dan Pernah Marah-marah Saat Diwawancara Karena Gajinya Tak Dibayar, Herman Batak kini Nasibnya Seperti ini
Sumber :
  • Kedanku TV/Koncomacan

tvOnenews.com - Herman Batak, mantan kiper andalan klub legendaris yang dulu terkenal di panggung sepak bola Liga Indonesia.

Saat ini Herman telah menapaki perjalanan karier yang berbeda setelah memutuskan untuk pensiun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Herman Batak penuh liku dan menarik perhatian, mengungkap bagaimana ia beralih profesi dari seorang atlet menjadi seorang sekuriti.

Sekitar seribu kata akan membawa kita melalui perjalanan hidup Herman Batak, mengupas kisahnya di dunia sepak bola.

Saat Herman menemukan jalan baru setelah meninggalkan lapangan hijau.

Herman Batak bukanlah nama yang asing di dunia sepak bola Indonesia. Ia telah mengemban peran sebagai kiper untuk beberapa klub ternama, termasuk PKT Bontang, PSMS Medan, Deltras Sidoarjo, Persiram Raja Ampat, PSS Sleman, dan PSM Makassar

Namun, di balik gemerlapnya karier itu, tersimpan cerita yang mungkin tidak semua orang ketahui.

Dalam sebuah wawancara di saluran YouTube Kedanku TV, Herman Batak mengungkap kisahnya yang mengharukan. 

Herman bukan hanya dikenal karena kemampuannya di lapangan, tetapi juga karena sifatnya yang kadang temperamental. 

Herman Batak, mantan kiper klub legendaris Liga Indonesia yang jadi sekuriti. Source: YouTube Kedanku TV

Salah satu momen yang diungkapkannya adalah ketika ia mendapat hukuman dari komdis karena perilaku yang dianggap indisipliner.

Namun, tantangan terbesar mungkin datang saat Herman membela PSMS Medan dan harus menghadapi masalah gaji yang tertunggak. 

"Balik kampung setengah musim ke PSMS Medan, di PSMS ya aku ga digaji. Ini PSMS Medan 2013 aku ga digaji, kutemui Indra Sakti," ujarnya dengan nada tinggi.

Herman menggambarkan betapa sulitnya situasi yang dihadapinya saat itu.

Namun, perjalanan sepak bola akhirnya mencapai ujungnya ketika Herman memutuskan untuk pensiun. 

Berbeda dengan banyak mantan pemain, yang tetap berkecimpung dalam dunia sepak bola, Herman memilih jalan yang berbeda. Ia meniti karir baru sebagai seorang sekuriti.

Bagi Herman, menjadi seorang sekuriti bukanlah pilihan pertama atau yang paling diharapkannya. 

Namun, situasi di dunia sepak bola Indonesia yang tak menentu membuatnya harus mengambil langkah tersebut. 

"Sebenarnya sudah balik lagi ke PSS, tapi kompetisi tak ada kepastian, akhirnya saya putuskan pensiun saja. Saya sudah berkeluarga, maka saya harus tetap bekerja," paparnya.

Sejak tahun 2015, Herman Batak telah menjalani perannya sebagai seorang sekuriti. Meskipun awalnya mungkin terasa sulit, ia menemukan kesempatan dan stabilitas dalam pekerjaannya yang baru. 

"Waktu itu, saya merasa dalam kondisi fisik sangat bagus, tapi saya harus memilih jalan hidup baru," katanya.

Pekerjaan sebagai seorang sekuriti di Bank Sumut bukanlah pilihan yang dianggapnya sia-sia. 

Meskipun tidak lagi berada di panggung lapangan hijau, Herman menemukan kepuasan dan stabilitas dalam pekerjaannya yang baru. 

"Kesempatan sebagai sekuriti tak akan terulang dua kali, apalagi gajinya juga bagus. Sukanya gaji besar kalo dukanya kalau sering dapat giliran tugas malam hari," tambahnya dengan senyum.

Bagi Herman Batak, perjalanan hidupnya telah mengajarkannya banyak hal. Dari gemerlapnya panggung sepak bola hingga kesederhanaan menjadi seorang sekuriti.

Dia telah menemukan arti yang berbeda dalam hidupnya. Meskipun jalan yang ditempuhnya tidak selalu mulus, Herman Batak tetap tegar dan optimis dalam menghadapi setiap tantangan yang datang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bacaan Doa Ketika Ada Musibah, Termasuk Gempa Bumi, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Bacaan Doa Ketika Ada Musibah, Termasuk Gempa Bumi, Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Beirkut bacaan doa ketika ada musibah, termasuk gempa bumi, lengkap tulisan Arab, latin dan artinya.
Jokowi Layak Disebut Bapak Pembangunan Infrastruktur Indonesia, Karyanya Dirasakan Daerah

Jokowi Layak Disebut Bapak Pembangunan Infrastruktur Indonesia, Karyanya Dirasakan Daerah

Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Lampung, Bustami Zainudin, mengapresiasi penghormatan yang disampaikan Ketua DPD RI Sultan B Najamudin kepada para Presiden terdahulu dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Kopdes Merah Putih Dibangun di Atas Gunung, Zulhas: Akan Ditertibkan!

Kopdes Merah Putih Dibangun di Atas Gunung, Zulhas: Akan Ditertibkan!

Zulhas mengakui bahwa sejumlah pembangunan Kopdes Merah Putih memang masih perlu dikoreksi, salah satunya pembangunan di kawasan gunung.
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Sebagian Warga dan Wisatawan di Labuan Bajo Masih Mengungsi

BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Sebagian Warga dan Wisatawan di Labuan Bajo Masih Mengungsi

BMKG cabut peringatan tsunami, sebagian warga dan wisatawan di Labuan Bajo masih mengungsi usai gempa M7,7 di NTT.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa Hebat M7.7 di NTT Telan Korban Jiwa, Empat Orang Tewas Tertimbun Reruntuhan

Gempa M7.7 menyebabkan ruang tunggu di Plebuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, NTT roboh akibat guncangan hebat.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT