GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Hati Mantan Bomber Persib Bandung Blak-blakan Ungkap Kelemahan Pemain Sepak Bola Indonesia, Dzumafo: Lama-lama Saya Sadar Kalau Ada...

Mantan bomber Persib Bandung berani jujur blak-blakan ungkap kelemahan para pemain Indonesia. Menurutnya, faktor kedisiplinan para pemain muda Indonesia masih
Rabu, 1 Mei 2024 - 16:31 WIB
Suara Hati Mantan Bomber Persib Bandung Blak-blakan Ungkap Kelemahan Pemain Sepak Bola Indonesia, Dzumafo: Lama-lama Saya Sadar Kalau Ada...
Sumber :
  • Sport77/Viva

tvOnenews.com - Mantan bomber andalan Persib Bandung yang saat ini membela tim peserta Liga 2, Persela Lamongan blak-blakan ungkap kelemahan pemain Indonesia.

Dalam sebuah podcast, Herman Dzumafo Epandi mengungkapkan apa yang menurutnya jadi kelemahan dari banyak pemain muda di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, Dzumafo juga mengaku jika dirinya saat ini sedang mengikuti kursus kepelatihan untuk mendapatkan lisensi sebagai seorang pelatih di Indonesia.

Melansir dari YouTube Sport77, Rabu (01/5/2024) berikut adalah suara hati Dzumafo yang ungkap kelemahan pemain sepak bola Indonesia.

Pada podcast tersebut, Dzumafo mengungkapkan jika dirinya sudah 15 tahun lebih bermain di sepak bola Indonesia.

Pemain berusia 44 tahun itu lantas mendapat pertanyaan tentang apa kelemahan dari para pemain sepak bola di Indonesia.

Hal tersebut menjadi pertanyaan lantaran Dzumafo masih aktif bermain sepak bola di level profesional hingga saat ini.

Dzumafo resmi bergabung dengan tim peserta Liga 2 yakni Persela Lamongan pada awal musim ini.

Sebelum bergabung dengan Persela Lamongan, pemain asal Kamerun itu pernah membela sejumlah klub besar di Indonesia.

PSPS Pekanbaru menjadi tim debutnya saat pertama kali datang ke Indonesia. Karirnya terus menanjak hingga dipercaya malang melintang membela sejumlah klub besar dan menjadi salah satu bomber tajam.

Sebagai informasi, Dzumafo pernah membela Arema Indonesia, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Gresik United, Borneo FC, Bhayangkara FC, Dewa United, FC Bekasi City hingga Persib Bandung.

Dengan banyaknya pengalaman itu, Herman Dzumafo dinilai menilai apa yang jadi kekurangan dari para pemain muda di Indonesia.

Dzumafo kemudian mengatakan secara blak-blakan jika faktor kedisiplinan masih jadi kelemahan dari para pemain muda di Indonesia. 

Kedisiplinan yang dimaksud yakni soal waktu istirahat, makan, serta gaya hidup para pemain muda Indonesia.

"Kekurangan pemain Indonesia disiplin, disiplin dalam artinya makan, gaya hidup disiplin di Indonesia awal-awal saya datang ini saya lihat Indonesia ini hampir mirip di kamerun dalam hal menghormati yang lebih tua," ungkap Dzumafo secara gamblang.

Herman Dzumafo Epandi ungkap kelemahan pemain Indonesia. Source: instagram @hermandzumafo99

"Tapi lama-lama saya sadar kalau ada yang melakukan itu karena terpaksa dengan kultur, bukan dari hati, disini rata-rata sekarang kebanyakan melakukan itu karena terpaksa," sambungnya menegaskan. 

Tak hanya itu saja, Herman Dzumafo juga bahkan mengkritik perilaku-perilaku tidak disiplin dari para remaja di Indonesia salah satunya berani merokok di depan orang dewasa. 

"Di Indonesia remaja udah berani ngerokok depan orang yang lebih dewasa dan ga ada yang tegur tapi kalo di Kamerun ga bisa kaya gitu," tegasnya blak-blakan. 

Kemudian Dzumafo juga mengatakan jika kedisiplinan dalam menjaga makanan dari para pemain muda Indonesia masih kurang. 

Hal ini lantaran kebiasaan seorang atlet makan nasi sebagai sarapan menurut Dzumafo bukan lah hal yang biasa dilakukan di Kamerun.

"Makanan juga disiplin kurang kalo disini, di sini kita tahun minyak-minyak. Jadi kalau makanan itu kan kita tahu sendiri sama disini kebanyakan 90% pas sarapan makan nasi," ujar Dzumafo. 

"Kalo disana tidak mungkin sarapan nasi, kalo kami lebih sering sarapan sereal, susu, salad," sambungnya.

Dzumafo menekankan jika waktu istirahat yang cukup dan teratur pun sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh untuk seorang pemain sepak bola.

Beberapa faktor tersebut yang menurutnya sampai saat ini masih jadi kelemahan para pemain Indonesia di mata Dzumafo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Nasib malang menimpa Red Sparks di musim ini. Setelah Megawati Hangestri pergi, kondisi tim semakin kacau. 23 kekalahan hingga Ko Hee-jin terancam dipecat.
Banjir di Grobogan Meluas, Jumlah Warga Terdampak Mencapai 9.000 Kepala Keluarga

Banjir di Grobogan Meluas, Jumlah Warga Terdampak Mencapai 9.000 Kepala Keluarga

Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini mencapai 9.000 kepala keluarga (KK) akibat meluasnya genangan dari wilayah hulu ke hilir.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT