Persib Raih Three-Peat Juara, Marc Klok Bungkam Kritik Lewat Prestasi
- tvOnenews-Dwi RB
Bandung, tvOnenews.com - Keberhasilan Persib meraih three-peat juara sangat bermakna bagi kapten tim, Marc Klok. Dia menganggap tiga trofi ini merupakan jawaban atas segala kritik yang ditujukan padanya.
Dominasi ditunjukkan Persib di tiga edisi terakhir kompetisi karta tertinggi Indonesia. Sejak Liga 1 2023/2024 hingga Super League 2025/2026, Klok dan kawan-kawan selalu membuktikan mental juaranya.
Sebagai pemimpin di dalam tim, dia merasa bangga karena bisa mengarahkan rekan setim meraih hasil terbaik. Ini juga mengantarkannya menorehkan tinta emas dan menulis sejarah bagi generasi mendatang.
"Buat kamu, buat saya, adalah legacy. Legacy buat klub, tetapi juga legacy buat aku sendiri sebagai kapten tiga kali membawa klub ini sampai ke titik ini," kata Klok saat diwawancara oleh wartawan di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa (26/5/2026).
Pemain naturalisasi asal Belanda ini mulai bergabung dengan Persib di awal musim 2021/2022. Sejak pertama tiba, tidak sedikit nada sumbang yang didapat dari suporter lawan maupun Bobotoh Persib itu sendiri.
Namun dia yang menjadi tulang punggung tim selalu berusaha memberikan yang terbaik. Hasilnya pun bisa dilihat dari tiga musim terakhir, lantaran Persib mampu merajai sepakbola Indonesia.
Klok mengaku sebenarnya bisa saja membalas segala ucapan pembenci dengan kata-kata. Namun dia cukup dewasa untuk menahan itu dan memberi bukti melalui prestasi yang gemilang.
"Ini tidak mudah, ada banyak haters, banyak opini, banyak komen, banyak apa pun yang terjadi selama 5 tahun terakhir saya di Persib. Dan saya bisa kasih banyak kata-kata buat opini dan membalas itu, atau kasih prestasi yang terbaik di lapangan," ujarnya.
"Tetapi akhirnya, kita cuma harus lihat untuk tiga trofi ini. Beruntung, dan ini menjadi jawaban aku. Itu aja," ujar gelandang berusia 33 tahun tersebut.
"Dan buat Bobotoh yang selalu ada di belakang aku, legacy ini adalah momen untuk seluruh hidup aku di Bandung sampai pensiun. Tetapi lebih dari pensiun, ini sampai mati. Dan saya bangga sekali," pungkas dia.(dwi/hfp)
Load more