News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Kiper Legenda Timnas Indonesia ini Tampil Habis-habisan Saat Melawan Santos, Sempat Bikin Pele Frustasi hingga...

Sebelum sosok Ernando Ari menjadi sorotan, Timnas Indonesia pernah punya kiper legendaris yang hebat. Bahkan sempat bikin bintang sepak bola asal Brasil, Pele
Selasa, 21 Mei 2024 - 21:08 WIB
Kisah Kiper Legenda Timnas Indonesia ini Tampil Habis-habisan Saat Melawan Santos, Sempat Bikin Pele Frustasi hingga...
Sumber :
  • Good News/Antara

tvOnenews.com - Tak hanya mencetak para pemain handal, Timnas Indonesia juga kerap mencetak penjaga gawang hebat yang bisa diandalkan pada tiap generasinya.

Saat ini nama yang tengah jadi sorotan adalah Ernando Ari, pemain berusia 22 tahun yang jarang absen menjaga gawang Skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sebelum nama Ernando Ari jadi perbincangan para fans timnas, ada sosok kiper legendaris Timnas Indonesia yang hebat pada zamannya.

Bahkan kiper legendaris tersebut sampai jadi perbincangan di kancah internasional. 

Siapakah kiper legendaris Timnas Indonesia tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

Jauh sebelum penjaga gawang di era modern seperti saat ini, Timnas Indonesia pernah punya kiper hebat yang ditakuti para lawan pada zamannya.

Bahkan, kiper yang berasal dari Medan, Sumatera Utara ini sampai membuat bintang sepak bola dunia asal Brasi saat itu sampai frustasi saat menghadapi aksinya.

Sosok kiper legendaris tersebut adalah Ronny Pasla yang dikenal ke seluruh dunia berkat cerita uniknya saat berhasil menghalau tendangan dari bintang Brasil, Pele. 

Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, 15 April 1947 itu memulai karier sepak bolanya pada pertengahan 1960-an hingga awal tahun 1970.

Saking hebatnya skill yang dimiliki Ronny Pasla, kiper legendaris Timnas Indonesia itu bahkan mendapat julukan 'Macan Tutul' oleh para penggemar sepak bola di zamannya.

Ronny Pasla sendiri memiliki keunggulan dari posturnya yang cukup tinggi yakni 183 cm dan sangat kuat dalam penguasaan bola-bola atas.

Aksi kiper legendaris Timnas Indonesia, Ronny Pasla yang menghalau tendangan pesepakbola legendaris Brasil, PeleAksi kiper legendaris Timnas Indonesia, Ronny Pasla yang menghalau tendangan pesepakbola legendaris Brasil, Pele. Source: tim tvOnenews

Tak hanya itu saja, Ronny bahkan disejajarkan dengan salah satu kiper Eropa yang berasal dari Uni Soviet yakni Lev Yashin berkat ketangguhannya di bawah mistar gawang.

Kendati demikian, dibalik keperkasaan Ronny Pasla sebagai penjaga gawang Timnas Indonesia, ternyata awal karirnya bukan dimulai dari dunia sepak bola.

Siapa sangka, Ronny Pasla memulai karier olahraganya sebagai atlet tenis dan pernah mewakili provinsi Sumatera Utara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) VII tahun 1965 silam.

Dua tahun berselang, Ronny Pasla bahkan sempat tampil di kejuaraan nasional tenis tingkat junior yang digelar di Malang. Ketika itu, ia keluar sebagai juara.

Berkat saran dari sang ayah yaitu Felix Pasla yang melihat bakat sang anak, Ronny pada akhirnya beralih dari yang sebelumnya menggeluti olahraga tenis menjadi sepak bola.

Awalnya, Ronny Pasla berlatih dengan klub lokal yaitu Dinamo Medan. Karena bakat alaminya yang kuat, tak berselang lama dirinya menjadi penjaga gawang utama di tim itu.

Ronny memulai debutnya bersama Dinamo Medan di Piala Soeratin. Beruntungnya dia langsung meraih gelar juara meskipun baru merasakan main di kompetisi bergengsi tingkat nasional.

Berkat performa impresifnya di Piala Soeratin, Ronny lantas menjadi sorotan dan dipanggil ke Timnas Indonesia meskipun saat itu baru berusia 20 tahun.

Salah satu momen tak terlupakan bagi para pencinta sepak bola nasional terhadap sosok Ronny Pasla yakni saat dirinya mengawal jala Timnas Indonesia di era 1970-an silam.

Saat itu, Timnas Indonesia berhadapan dengan klub besar asal Brasil yakni Santos yang tengah melakukan tur Asia pada tahun 1972.

Pertandingan yang di helat  di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta tersebut mempertemukan Timnas Indonesia melawan Santos yang kala itu diperkuat oleh bintang sepak bola legendaris, Pele.

Di tengah pertandingan, Santos mendapat hadiah penalti dan Pele sendiri yang melakukan eksekusi ke arah gawang Timnas Indonesia yang kala itu dikawal Ronny Pasla.

Secara mengejutkan Ronny Pasla berhasil menghalau tendangan penalti dari Pele meskipun Timnas Indonesia pada akhirnya kalah 1-2 atas Santos.

Tidak hanya itu saja, performa memukau Ronny Pasla juga ia tunjukkan saat laga uji coba Timnas Indonesia melawan Manchester United pada tahun 1975.

Manchester United yang kala itu diperkuat legenda Tommy Docherty kesulitan membobol gawang Ronny Pasla hingga skor berakhir tanpa gol.

Ronny Pasla memutuskan untuk gantung sepatu pada usia 40 tahun dan sukses membawa Timnas Indonesia menjuarai Piala Aga Khan Bangladesh 1967 dan Merdeka Games 1967.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ronny juga berhasil mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara Pesta Sukan 1972 di Singapura serta finis sebagai peringkat tiga Saigon Cup 1970. (udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Partai Golkar Injak Usia ke-62, Anggota DPR RI Ini Tekankan Pentingnya Aksi Nyata untuk Masyarakat

Partai Golkar Injak Usia ke-62, Anggota DPR RI Ini Tekankan Pentingnya Aksi Nyata untuk Masyarakat

Partai Golkar turut menggelar sejumlah kegiatan sosial dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62. Kegiatan sosial berisikan aksi donor darah ter...
Presiden PKS Dorong Reformasi Total Pasar Modal

Presiden PKS Dorong Reformasi Total Pasar Modal

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf (AMY), mendorong otoritas keuangan untuk melakukan reformasi total terhadap tata kelola pasar modal -
Soal Polisi Tembak Polisi, Kompolnas: Penggunaan Senjata Api harus Diawasi Secara Ketat

Soal Polisi Tembak Polisi, Kompolnas: Penggunaan Senjata Api harus Diawasi Secara Ketat

Melihat peristiwa yang terjadi ini miliki hubungan antara senior dan junior, Anam mengingatkan para personel kepolisian untuk tidak mudah menggunakan kekerasan.
Beda dari Rivalnya STY yang Bersinar di Persija, Eks Pelatih Timnas Vietnam Kesulitan Ramu Tim Liga

Beda dari Rivalnya STY yang Bersinar di Persija, Eks Pelatih Timnas Vietnam Kesulitan Ramu Tim Liga

Adalah mantan pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo, yang justru kesulitan bersaing di tim kasta kedua Liga Thailand, Kanchaburi FC. 
Solusi Jika BSU 2026 Rp900 Ribu Belum Cair ke Rekening, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan

Solusi Jika BSU 2026 Rp900 Ribu Belum Cair ke Rekening, Ini 5 Langkah yang Bisa Dilakukan

BSU 2026 Rp900 ribu belum cair ke rekening? Simak 5 solusi, cara cek status penerima, perbaikan data BPJS Ketenagakerjaan, dan info terbaru Kemnaker.
Timnas Indonesia Putri Melesat, Malawi Cetak Sejarah, Intip Update Terbaru Ranking FIFA Wanita

Timnas Indonesia Putri Melesat, Malawi Cetak Sejarah, Intip Update Terbaru Ranking FIFA Wanita

Sorotan terbesar justru bukan datang dari sang juara Piala Dunia Tt, melainkan Malawi yang membuat lompatan luar biasa sebanyak 49 peringkat.

Trending

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik Sewa Apartemen Harian di Bekasi: Manajemen Grand Kamala Lagoon Tegaskan Patuh Aturan Pemkot

Polemik mengenai praktik penyewaan apartemen dengan durasi harian hingga hitungan jam di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, memicu respons tegas dari pihak pengelola. 
Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas saat Aksi Demo Hari Ini, Berikut Rute Alternatifnya

Kepolisian rilis rute alternatif yang bisa digunakan pengguna jalan untuk hindari kepadatan buntut aksi penyampaian pendapat pada hari ini, Selasa (20/10/2026).
Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Dendam Kesumat di Balik Penembakan Bharatu Valdo di Tangsel: Pelaku Luapkan Amarah kepada Sosok yang Salah?

Kasus penembakan tragis yang menimpa Bharatu Laurentius Valdo Fernandez Lawai (Bharatu Valdo) di Markas Ditpoludara pada Jumat (16/10) menemui titik terang. 
Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kemenham Resmikan Fasilitas Pelatihan Terpadu di Sumedang, Dorong Peningkatan Kualitas SDM di Bidang HAM

Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) di bawah komando Menteri Natalius Pigai terus memacu penguatan kapasitas SDM di bidang penegakan HAM. 
Hotspot Karhutla Turun 84 Titik, Kemenhut Optimalkan Pemadaman Operasi Udara dan OMC

Hotspot Karhutla Turun 84 Titik, Kemenhut Optimalkan Pemadaman Operasi Udara dan OMC

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi perhatian berbagai pihak dan masyarakat. Pemerintah pun melakukan pengoptimalan pemadaman.
Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa Tinggal Dua Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Besar Bisa Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Taisei Marukawa disebut hanya tinggal menjalani dua tahapan lagi sebelum proses perubahan kewarganegaraannya rampung.
Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Dukung Langkah Berani Prabowo, Rocky Gerung Apresiasi Ketegasan Presiden Sikat Oknum di Lingkaran Dekat Kekuasaan

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, menyampaikan pandangan optimis mengenai langkah tegas pemerintahan dalam melakukan pembersihan di sektor birokrasi dan pemberantasan korupsi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT