News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Pernah Disebut Tak Memenuhi Syarat FIFA, Ternyata ini 5 Keunggulan yang Dimiliki Stadion JIS, Bahkan SUGBK...

Meski dulu pernah dianggap tidak memenuhi syarat FIFA hingga banyak diledek, ternyata ini lima keunggulan yang dimiliki JIS dibandingkan stadion lainnya.
Selasa, 21 Januari 2025 - 07:40 WIB
Stadion JIS
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Jakarta Internasional Stadium (JIS) adalah salah satu stadion sepak bola paling megah dan modern yang terletak di Jakarta, Indonesia.

Dengan kapasitas 82 ribu kursi penonton, stadion ini bukan hanya terbesar di Indonesia, tetapi juga menawarkan berbagai fasilitas canggih yang belum dimiliki stadion lainnya, termasuk Stadion Gelora Bung Karno (GBK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

JIS yang terletak di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai dibangun pada tahun 2019 dan resmi dioperasikan pada 24 Juli 2022.

Meskipun sempat menghadapi polemik terkait pemilihannya sebagai venue Piala Dunia U-17 2023, stadion ini tetap menunjukkan berbagai keunggulan yang menjadikannya berbeda dan lebih istimewa dibandingkan dengan stadion lainnya.

Stadion JIS
Stadion JIS
Sumber :
  • tvOnenews/Bagas

 

Berikut adalah lima keunggulan utama Jakarta Internasional Stadium (JIS) yang patut dibanggakan:

1. Kapasitas Penonton Terbesar di Indonesia

Dengan kapasitas 82 ribu kursi, JIS mengalahkan GBK yang hanya dapat menampung sekitar 77 ribu penonton.

Stadion ini dirancang untuk menyajikan pengalaman menonton yang lebih intim dan eksklusif bagi ribuan penonton.

2. Rumput Hybrid Berkualitas

Sejak pertama kali dibangun, JIS menggunakan teknologi rumput hybrid, yang terdiri dari 95 persen rumput alami dan 5 persen sintetis.

Hal ini memberikan kenyamanan dan kualitas permukaan lapangan yang lebih baik untuk pertandingan sepak bola profesional.

3. Tanpa Trek Lari, Lebih Dekat dengan Lapangan

Tidak seperti banyak stadion di Indonesia yang memiliki trek lari, JIS mengadopsi desain yang lebih modern dengan menghilangkan trek lari.

Desain ini memungkinkan penonton untuk menikmati pertandingan lebih dekat dengan lapangan, memberikan pengalaman menonton yang lebih immersif, mirip dengan stadion-stadion di Eropa.

4. Atap Buka Tutup

Salah satu fitur paling canggih yang dimiliki oleh JIS adalah atap buka tutup, yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Dengan atap ini, stadion dapat disesuaikan dengan cuaca, memberikan kenyamanan ekstra bagi para penonton, baik di saat hujan maupun terik matahari.

5. Jogging Track di Atap

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain sebagai tempat untuk pertandingan olahraga, atap JIS juga dirancang untuk kegiatan olahraga lainnya, seperti jogging.

Pengunjung dapat menikmati fasilitas jogging track sambil menikmati pemandangan spektakuler dari ketinggian, menjadikan JIS bukan hanya sebagai tempat untuk olahraga, tetapi juga sebagai ruang publik yang multifungsi.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT