Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Malaysia Muak Lihat Kelakuan FAM, Tim Harimau Malaya Mendadak Mengundurkan Diri dari Turnamen CAFA Nations Cup

Timnas Malaysia menjadi sorotan usai keputusannya tiba-tiba mengundurkan diri dari turnamen CAFA Nations Cup 2025, para warga Malaysia muak kepada FAM. (23/7)
Rabu, 23 Juli 2025 - 17:15 WIB
Timnas Malaysia memundurkan diri dari CAFA Nations Cup 2025.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / FA Malaysia

tvOnenews.com - Timnas Malaysia menjadi sorotan usai keputusannya tiba-tiba mengundurkan diri dari turnamen CAFA Nations Cup 2025.

Hal itu diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) soal pengunduran diri tim Harimau Malaya dari turnamen antarnegara sub-konfederasi Asia Tengah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) ingin menginformasikan bahwa tim nasional Malaysia tidak akan berpartisipasi di CAFA Nations Cup 2025,” demikian pernyataan resmi FAM.

Pelatih Malaysia, Peter Cklamovski beralasan bahwa para pemain bintang mereka sulit untuk tampil di CAFA Nations Cup 2025, karena tidak pas waktunya dengan  kalender FIFA.

Terutama, para pemain andalan Malaysia yang berkarier di Liga top-top dunia seperti Spanyol, Kolombia, Argentina, dan Jepang.

Malaysia sebelumnya dijadwalkan berada di grup B CAFA Nations Cup 2025 bersama Tajikistan, Iran, dan Afghanistan.

Awalnya negeri Jiran itu bersemangat untuk mengikuti turnamen CAFA Cup karena berkesempatan untuk menjajal tim kuat Asia seperti Iran hingga Tajikistan.

Timnas Malaysia.
Timnas Malaysia.
Sumber :
  • Malaysia NT

 

Namun tiba-tiba Malaysia tiba-tiba memutuskan mengundurkan diri, padahal drawing dan jadwal pertandingan telah disusun.

Lantas, keputusan tim Harimau Malaya menarik diri itu mendapat reaksi dari para fans dan warga Malaysia.

"Memalukan, kalau nggak mau main, kasih tahu lah dari awal," ujar warga Malaysia.

"Banyak alasan, FAM tak mau keluar duit," ujar warga Malaysia.

"Memalukan nama negara," tuturnya.

"Harimau Malaya sudah tahu dia kena bantai dari Iran, sebab itu mereka menarik diri," ujar warga Malaysia.

"Tarik dari sebab CAFA tak ada dalam kalender FIFA, itu namanya FAM berlagak, yang join CAFA itu cuma ranking yang tinggi," komen warga Malaysia.

"Level FAM masih low, CAFA sudah setuju dan terima, kita tak main, alasan apapun jangan buat lagi," ujar warga Malaysia.

"Harimau Malaya telah bikin malu FAM," ujar warga Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mengaku kalah sebelum bertanding," komen warga Malaysia.

"Apa yang terjadi sangat memalukan negara kita, mungkin selepas ini, bakal sulit untuk kita dapatkan undangan dari negara lain," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT