GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengingat Kisah Carlos Raul, Eks Pesepak Bola Argentina yang Menjadi Mualaf hingga Belajar Islam di Pesantren Kalimantan

Kisah Carlos Raul Sciucatti, eks pesepak bola asal Argentina yang berkarier di Indonesia, memutuskan menjadi mualaf hingga mendalami Islam di pesantren Kalimantan.
Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:58 WIB
Mantan pemain asing Persijap Jepara, Carlos Raul Sciucatti saat membela PSLS Lhokseumawe
Sumber :
  • Persijap Jepara

tvOnenews.com – Nama Carlos Raul Sciucatti mungkin sudah tak lagi sering terdengar di lapangan hijau Indonesia.

Namun, kisah hidupnya justru menyimpan perjalanan yang tak terduga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Carlos Raul Sciucatti merupakan pesepak bola asal Argentina yang sempat lama berkiprah di kompetisi Indonesia, terutama pada era Divisi Utama hingga awal Liga 1 pada akhir 2000-an sampai pertengahan 2010-an.

Perjalanannya di Indonesia bukan hanya membentuk karier profesional, tetapi juga mengubah arah hidupnya secara mendalam.

Pria yang lahir di Buenos Aires pada 7 Januari 1986 itu mengawali karier sepak bolanya bersama Club Atlético Independiente pada musim 2006–2007. 

Meski tak banyak mendapat menit bermain, pengalaman bersama salah satu klub besar Argentina menjadi fondasi awal perjalanan panjangnya sebagai pesepak bola profesional.

Setelah meninggalkan Independiente, pemain yang akrab disapa Charly tersebut melanjutkan karier ke Kolombia dengan membela Academia FC pada pertengahan 2007.

Namun, kiprahnya di Amerika Selatan tidak berlangsung lama.

Pada akhir tahun yang sama, Charly mengambil langkah berani dengan hijrah ke Indonesia, sebuah negara yang kala itu masih asing baginya.

Persijap Jepara menjadi pelabuhan pertamanya di Tanah Air pada awal 2008.

Meski hanya semusim berseragam Laskar Kalinyamat, pengalaman tersebut membuka jalan bagi Charly untuk terus berkarier di sepak bola Indonesia.

Pada 2009, ia memperkuat Persela Lamongan dan tampil cukup produktif dengan mencetak lima gol dari 14 penampilan.

Kariernya berlanjut ke Persidafon Dafonsoro, di mana ia menorehkan tiga gol dari 17 pertandingan. 

Setelah itu, Charly sempat membela sejumlah klub lain seperti Pro Duta dan PSLS Lhokseumawe, sebelum akhirnya kembali ke Persijap Jepara pada 2014.

Masa keduanya di Persijap menjadi titik balik penting dalam kehidupan Carlos Raul.

Di klub tersebut, ia bertemu dengan Esti Puji Lestari, yang saat itu menjabat sebagai CEO Persijap Jepara.

Hubungan keduanya berkembang hingga berujung pada pernikahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang pernikahan, Charly mengambil keputusan besar dengan memeluk agama Islam dan resmi menjadi seorang mualaf.

Keputusan itu bukan sekadar formalitas, melainkan awal dari perjalanan spiritual yang ia jalani dengan penuh kesungguhan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT