News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu Tendangan Panenka yang Dilesatkan Brahim Diaz dan Jadi Petaka untuk Maroko di Final AFCON 2025?

Brahim Diaz mencoba untuk melakukan teknik ikonik panenka di Final AFCON 2025. Sayangnya, teknik itu justru jadi petaka bagi Timnas Maroko dalam pertandingan tersebut.
Senin, 19 Januari 2026 - 23:58 WIB
Momen pemain Timnas Maroko, Brahim Diaz, yang gagal mengeksekusi tendangan penaltinya di final Piala Afrika (AFCON) 2025
Sumber :
  • YouTube/beIN SPORTS Indonesia

tvOnenews.com - Dalam dunia sepak bola, tidak ada teknik penalti yang lebih elegan sekaligus berisiko tinggi yang disebut sebagai panenka.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indoesia (KBBI), panenka adalah teknik tendangan penalti dengan cara mencungkil bola secara lembut ke arah tengah gawang, dan biasanya dilakukan untuk mengecoh kiper.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teknik tersebut mengandalkan asumsi bahwa penjaga gawang akan melompat ke sisi kiri atau kanan.

Jika teknik tersebut digunakan, maka bola justru akan meluncur dari tengah, sehingga tak mungkin dijangkau oleh kiper yang sudah terkecoh untuk melompat ke sisi kiri atau kanannya.

 

Momen Ikonik Penakluk Dunia

Penyebutan teknik tersebut diambil dari Antonim Panenka, pemain asal Cekoslowakia yang pertama kali memperkenalkannya di final Euro 1976.

Sejak saat itu, panenka menjadi simbol kepercayaan diri tingkat tinggi dan kejeniusan di titik putih.

Sepanjang sejarah, hanya pemain bermental baja yang berani mengeksekusinya di panggung besar.

Zinedine Zidane pernah menaklukkan Gianluigi Buffon di final Piala Dunia 2006 dengan bola yang membentur mistar dalam sebelum masuk ke gawang.

Anda mungkin juga ingat dengan sosok Andrea Pirlo di Euro 2012 yang sukses "menghancurkan" mental kiper Inggris, Joe Hart, dalam laga tersebut.

Bagi para pemain yang berhasil melakukan teknik tersebut, panenka bukan sekadar gol, melainkan cara untuk menjatuhkan martabat lawan di bawah tekanan luar biasa.

 

Brahim Diaz dan kegagalannya di final AFCON 2025

Namun, teknik ini bak pedang bermata dua. Jika berhasil, maka pemain yang menggunakannya dipuja. Apabila gagal, ia bisa saja menjadi bahan cacian.

Nasib malang itulah yang menimpa bintang Timnas Maroko, Brahim Diaz dalam laga final Piala Afrika (AFCON) 2025 melawan Senegal pada Senin (19/1/2026) dini hari WIB.

Berlaga di hadapan ribuan pendukung fanatiknya, Timnas Maroko mendapatkan peluang emas melalui titik putih di momen krusial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Brahim Diaz maju sebagai eksekutor dengan beban harapan satu negara di pundaknya. Alih-alih melepaskan tembakan keras, Diaz memilih melakukan tendangan panenka.

Naas, bola cungkilannya terlalu lemah dan terbaca dengan mudah oleh kiper Senegal, Edouard Mendy, yang tetap berdiri kokoh di tengah.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putra: 27 Poin Taylor Sander Kubur Mimpi Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putra: 27 Poin Taylor Sander Kubur Mimpi Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026 laga kedua dari sektor putra yang menyuguhkan duel sengit antara Jakarta Bhayangkara Presisi melawan LavAni.
Diremehkan Media China, Begini Respons Kurniawan Dwi Yulianto Pelatih Timnas Indonesia U-17

Diremehkan Media China, Begini Respons Kurniawan Dwi Yulianto Pelatih Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto tidak ambil pusing dengan komentar miring dari sejumlah pihak, termasuk media China, yang meremehkan kemamp
Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Kelemahan terbesar setiap zodiak yang sering tak disadari, dari Aries hingga Pisces. Kenali sisi lemahmu yang sebenarnya sekarang juga!
Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Perintah Indonesia diminta untuk dapat memprioritaskan peningkatan produksi migas (listing) di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu.
Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni akui begitu geram atas dugaan kasus penganiayaan anak di sebuah daycare di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026 pada Sabtu 25 April 2026 laga kedua partai puncak di sektor putra antara LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di GOR Amongrogo.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Bung Ropan Spill Timnas Indonesia akan Kedatangan 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026

Jika proses naturalisasinya berjalan lancar dan selesai tepat waktu, Bung Ropan menyebut jika Timnas Indonesia akan ketambahan pemain baru jelang Piala AFF 2026
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT