Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ricuh di EPA U-20! PSSI Murka, Pelaku Kekerasan Terancam Sanksi Berat

PSSI angkat bicara terkait insiden kericuhan yang terjadi pada laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United Development menghadapi Bhayangkara Youth di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026).
Senin, 20 April 2026 - 23:13 WIB
Ilustrasi kekerasan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI angkat bicara terkait insiden kericuhan yang terjadi pada laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United Development menghadapi Bhayangkara Youth di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4/2026).

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa federasi mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi usai pertandingan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“PSSI termasuk ketua umum sangat mengutuk keras kejadian ini dan pemain yang melakukan hal tersebut. PSSI segera menyampaikan hal ini kepada komite disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya,” ujar Yunus dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia memastikan, PSSI tidak akan tinggal diam dan akan memberikan sanksi tegas kepada seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Tak hanya itu, Yunus juga menyoroti adanya dugaan kelalaian dari perangkat pertandingan yang dinilai kurang maksimal dalam memimpin jalannya laga. Hal ini pun menjadi perhatian serius federasi.

“Kami menyerahkan kepada Ketua Komite Wasit, Yoshimi Ogawa, untuk melakukan evaluasi, memberikan edukasi, serta menjatuhkan sanksi jika terbukti ada kelalaian,” jelasnya.

PSSI mengaku prihatin karena insiden kekerasan kembali terjadi di sepak bola nasional, terlebih di kompetisi kelompok usia muda yang seharusnya menjadi wadah pembinaan pemain.

Yunus pun mengingatkan seluruh pemain agar mampu menjaga emosi dan tidak terpancing melakukan tindakan yang melanggar aturan di lapangan.

“Kami memohon kepada pemain, apapun yang terjadi tidak perlu ditanggapi secara emosional. Harus sabar, karena tindakan seperti ini akan merugikan pemain dan klub,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, kericuhan terjadi setelah pertandingan antara Dewa United Development melawan Bhayangkara Youth yang dimenangkan Dewa dengan skor 2-1 berakhir. Seusai laga, para pemain dari kedua tim terlibat aksi dorong-dorongan yang kemudian memicu keributan.

Situasi sempat memanas ketika beberapa pemain menunjukkan tindakan agresif, termasuk adanya tendangan berbahaya ke arah pemain lawan yang memperkeruh keadaan di lapangan.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Keberhasilan KAI menjadi benchmark layanan publik Indonesia tidak hanya ditopang teknologi dan infrastruktur, tetapi juga budaya disiplin masyarakat serta inovasi layanan
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Senjata Andalan Pratama Arhan di Timnas Indonesia Jadi Sorotan di Tengah Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan media Vietnam. Senjata khas skuad Garuda yang selama ini identik Pratama Arhan dikaitkan dengan momen Piala Dunia.

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

Sejumlah kuliner khas Betawi yang pernah populer di Jakarta kini semakin sulit ditemukan. Dari Roejak Shanghai hingga Roti Gambang, berikut daftar makanan legendaris yang mulai langka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT