Jay Idzes Blak-blakan Soal Mental Hadapi Bintang Dunia: Tak Gentar Lawan Messi atau Ronaldo
- sassuolocalcio.it
tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkap cara uniknya menjaga kekuatan mental saat harus berhadapan dengan pemain kelas dunia.
Bek Sassuolo tersebut menjadikan kepercayaan diri sebagai fondasi utama dalam setiap pertandingan, tanpa peduli siapa lawannya.
Menurut Idzes, rasa inferior sebelum pertandingan justru bisa menjadi awal kekalahan.
Karena itu, ia selalu menanamkan keyakinan bahwa dirinya setara, bahkan lebih baik, dari siapa pun yang dihadapi di lapangan.
“Selalu dalam pikiran saya. Jika saya harus melawan Messi atau Ronaldo, saya tetap akan berpikir bahwa saya yang terbaik,” ujar Jay Idzes dikutip dari YouTube Yukka Harlanda.
- Youtube Yukka Harlanda
Pernyataan tersebut mencerminkan mentalitas kuat yang selama ini ia bangun.
Bagi Idzes, kekuatan pikiran menjadi faktor penting yang tak bisa diabaikan dalam dunia sepak bola profesional.
Tak hanya soal mental, Idzes juga menekankan bahwa kesuksesan tidak semata-mata ditentukan oleh bakat alami.
Ia justru percaya kerja keras menjadi elemen utama dalam membentuk karier seorang pemain.
“Kerja keras 100%. Kekuatan terbesar saya adalah kemauan dan ketangguhan,” lanjutnya.
Perjalanan karier Idzes sendiri menjadi bukti nyata dari prinsip tersebut.
Ia tidak langsung berada di level tertinggi, melainkan meniti dari bawah bersama klub-klub seperti FC Eindhoven dan Go Ahead Eagles.
Perkembangannya berlanjut saat bergabung dengan Venezia, sebelum akhirnya menembus kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A.
Kini, ia dikenal sebagai salah satu bek yang tampil konsisten di level tersebut.
Selain kerja keras, Idzes juga menyoroti pentingnya disiplin dalam menjaga performa.
Ia menilai disiplin bukan sesuatu yang dibawa sejak lahir, melainkan harus dibangun melalui kebiasaan dan komitmen.
“Saya membangunnya. Disiplin harus diciptakan, kamu tidak terlahir dengannya,” katanya.
Demi menjaga kualitas permainan, Idzes bahkan rela mengorbankan berbagai kesenangan pribadi.
Dedikasi dan konsistensinya itu tentu bisa menjadi inspirasi bagi banyak pemain muda Indonesia yang ingin meniti karier di sepak bola profesional.
(tsy)
Load more