News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wiljan Pluim, Eks PSM Makassar yang Tolak Mentah-mentah Tawaran Naturalisasi dari PSSI: Tidak Guna bagi Saya

Bermain lebih dari 5 tahun di Indonesia membuat Wiljan Pluim memenuhi syarat untuk berganti kewarganegaraan. Meski punya peluang, ia enggan dinaturalisasi.
Selasa, 19 Mei 2026 - 23:11 WIB
Wiljan Pluim
Sumber :
  • Instagram - PSM Makassar

tvOnenews.com -  Di tengah riuhnya sorotan tajam mengenai skandal paspor yang belakangan ini menerpa sejumlah pemain Timnas Indonesia, ada cerita dari eks jenderal lapangan tengah PSM Makassar dan Borneo FC, Wijan Pluim.

Pluim bukan sekadar legiun asing yang menumpang lewat. Pemain kelahiran Zwolle, Belanda, 4 Januari 1989 ini punya rekam jejak mentereng di kompetisi elite Belanda (Eredivisie), mulai dari Vitesse Arnhem, PEC Zwolle, Roda JC, hingga Willem II, sebelum akhirnya menancapkan hegemoninya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Playmaker PSM Makassar asal Belanda Wiljan Pluim
Playmaker PSM Makassar asal Belanda Wiljan Pluim
Sumber :
  • Instagram @wiljanpluim

Pluim dikenal sebagai salah satu legenda PSM Makassar yang sudah bergabung sejak tahun 2016 lalu. Selama 7 tahun dedikasinya, ia menjelma menjadi nyawa sekaligus kapten karismatik bagi skuad Juku Eja.

Tidak sekadar bermain cantik, Pluim sukses mempersembahkan trofi Piala Indonesia 2019 dan puncaknya, mengakhiri dahaga gelar 23 tahun PSM dengan merengkuh takhta Juara Liga 1 musim 2022/2023. 

Setelah menuntaskan kisah indahnya di Makassar, ia sempat mencicipi atmosfer Borneo FC pada 2024 sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu dari liga profesional Indonesia.

 

Bermain lebih dari 5 tahun di Ibu Pertiwi, otomatis membuat Pluim memenuhi syarat regulasi untuk berganti kewarganegaraan. Dalam program Tekengeld di media Belanda, ESPN NL, Pluim mengungkapkan bahwa ia sempat mendapat desakan kuat dari pihak klub dan PSSI.

Namun, Pluim mengendus adanya motivasi yang sangat pragmatis di balik ketertarikan tersebut—yakni demi keuntungan finansial dan taktik klub untuk melonggarkan slot pemain asing.

“Jika Anda bermain untuk klub yang sama di sana selama 5 tahun, Anda otomatis memenuhi syarat untuk mendapatkan paspor,” kata Pluim.

“Saya ditekan oleh federasi dan klub untuk mendapatkan paspor tersebut. Kemudian Anda juga menjadi 'pemain lokal,' dan itu menguntungkan karena klub hanya diperbolehkan memiliki sejumlah pemain asing tertentu," sambungnya.

Wiljan Pluim saat membela Borneo FC
Wiljan Pluim saat membela Borneo FC
Sumber :
  • Instagram/borneofc.id

Di saat banyak pemain asing tergiur dengan lonjakan nilai kontrak dan fasilitas saat memegang paspor Indonesia, Pluim justru memilih berpikir panjang.

Ia sadar betul bahwa Indonesia dan Belanda sama-sama menganut asas kewarganegaraan tunggal. Kehilangan status warga negara Belanda adalah harga yang terlalu mahal untuk masa pensiunnya.

“Tapi saya sudah mendengarnya dari orang lain dan langsung bertanya-tanya, bagaimana dengan paspor Belanda saya?”

“Begini, di Indonesia Anda hanya diperbolehkan memiliki satu paspor. Saya ingin kembali ke Belanda setelah karier saya berakhir, jadi saat itulah saya memutuskan untuk tidak melakukannya," lanjut mantan pemain PEC Zwolle dan Vitesse tersebut.

Wiljan Pluim (yang dilingkari merah) saat berseragam PSM Makassar
Wiljan Pluim (yang dilingkari merah) saat berseragam PSM Makassar
Sumber :
  • Instagram/wiljanpluim

Bagi Pluim, sistem naturalisasi instan yang ditawarkan kala itu terasa seperti berjalan di atas es tipis. Ia enggan berkompromi dengan aturan hukum demi apa yang ia sebut sebagai "kebijakan toleransi" yang rapuh.

“Di Indonesia, nilai Anda tiba-tiba jauh lebih tinggi dengan paspor. Tapi itu bukan faktor bagi saya. Saya sudah bermain di sana selama beberapa tahun, tidak perlu membuktikan banyak hal lagi, dan karena itu saya tidak akan mengambil risiko itu."

“Saya sudah menunjukkannya sebelumnya… Pada akhirnya, itu tidak diperbolehkan. Saya pikir pada akhirnya, itu hanyalah kebijakan toleransi dari federasi Indonesia."

"Saya pikir semuanya terjadi di bawah janji palsu. seperti jika Anda tidak membicarakannya, itu tidak akan diperhatikan, tidak ada yang akan membicarakannya lagi, dan Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan. Sampai NAC Breda membuat Anda kesal," jelasnya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga emas Antam hari ini 26 September 2026 terpantau berada di angka Rp2.613.000 per gram.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran melanda SMP Negeri 2 Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/9) dini hari.
Gila! 80 Ribu Tiket Laga Terakhir Lionel Messi Bersama Timnas Argentina Ludes dalam 2 Jam

Gila! 80 Ribu Tiket Laga Terakhir Lionel Messi Bersama Timnas Argentina Ludes dalam 2 Jam

Laga yang diperkirakan menjadi penampilan terakhir Lionel Messi bersama Argentina langsung mendapat sambutan luar biasa. Sebanyak 80.000 tiket terjual habis.
Lewat Akun Pribadi, Istri Ferdy Sambo Menepis Isu Miring soal Suami Menikmati "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Lewat Akun Pribadi, Istri Ferdy Sambo Menepis Isu Miring soal Suami Menikmati "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

beredar foto dan video Ombudsman RI saat sidak Lapas Cibinong. Memperlihatkan adanya, sebuah ruangan, ada Salib menempel di dinding dikaitkan dengan Ferdy Sambo
Debut Zidane Berbuah Kemenangan, Mbappe Justru Cedera Usai Jadi Penentu Prancis

Debut Zidane Berbuah Kemenangan, Mbappe Justru Cedera Usai Jadi Penentu Prancis

Zinedine Zidane mengawali debutnya sebagai pelatih Prancis dengan kemenangan 1-0 atas Turki, tetapi hasil positif tersebut diwarnai cedera Kylian Mbappe, (26/9)

Trending

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Sudah Singgung Malaysia usai Kalahkan Singapura, John Herdman Siap Habis-habisan Bawa Timnas Indonesia Tekuk Harimau Malaya

Sudah Singgung Malaysia usai Kalahkan Singapura, John Herdman Siap Habis-habisan Bawa Timnas Indonesia Tekuk Harimau Malaya

John Herdman mulai memanaskan persiapan Timnas Indonesia jelang menghadapi Malaysia. Ia memahami laga tersebut memiliki arti khusus bagi kedua negara.
Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee. Ia menilai skuad Garuda tampil sangat baik saat kedua tim bertemu di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT