Xabi Alonso Bongkar Filosofi Taktik Chelsea usai Libas AC Milan di Stadion GBK
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, mengaku bangga melihat perkembangan anak asuhnya setelah The Blues tampil meyakinkan saat menghadapi AC Milan. Kemenangan telak 3-0 dalam ajang Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026) malam, menjadi modal positif bagi Chelsea dalam mempersiapkan musim baru.
Chelsea tampil dominan sejak pertandingan dimulai dan mampu menjaga tekanan terhadap pertahanan AC Milan. Tiga gol akhirnya bersarang ke gawang Rossoneri dan membuat tim asal London tersebut mengakhiri laga dengan kemenangan meyakinkan.
Joao Pedro menjadi aktor utama kemenangan Chelsea setelah mencetak dua gol. Penyerang asal Brasil itu masing-masing mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-45+2 dan 46.
Satu gol Chelsea lainnya disumbangkan Moises Caicedo pada menit ke-51. Gol tersebut membuat keunggulan The Blues semakin sulit dikejar oleh AC Milan yang ditangani Ruben Amorim.
Namun, perhatian Xabi Alonso tidak hanya tertuju kepada para pencetak gol. Sang pelatih juga melihat kontribusi penting Nicolas Jackson dan pemain muda Marco Palestra dalam permainan Chelsea.
Jackson dinilai memberikan ancaman besar terhadap lini belakang AC Milan sepanjang pertandingan. Pergerakannya membuat pertahanan Rossoneri harus bekerja keras untuk mengantisipasi serangan The Blues.
"Ya, tentu saja kami sangat senang dengan performa yang ditunjukkan Jackson. Dia adalah pemain berkualitas, menunjukkan dampak yang besar, dan saya yakin dia memiliki kualitas yang mumpuni," kata Xabi Alonso dalam konferensi pers.
"Kami tahu seberapa besar ancaman yang bisa dia berikan di pertahanan lawan, dan kami senang memilikinya di sini," tambahnya.
Selain Jackson, Alonso juga memberikan sorotan khusus kepada Marco Palestra. Pemain muda tersebut dinilai menunjukkan perkembangan yang konsisten selama menjalani masa persiapan bersama Chelsea.
Palestra dianggap memiliki keinginan besar untuk terus berkembang. Alonso bahkan melihat perubahan positif dalam diri sang pemain dari hari ke hari selama berada di bawah arahannya.
"Kedua, mengenai Marco, dia memberikan dampak yang luar biasa. Dia memiliki rasa lapar untuk berkembang, untuk memberikan yang terbaik. Anda lihat dia setiap hari semakin membaik," kata eks pelatih Real Madrid tersebut.
Kemenangan atas AC Milan juga menjadi jawaban Chelsea setelah sempat mengalami periode kurang menyenangkan dalam tur pramusim. The Blues sebelumnya harus menelan dua kekalahan beruntun ketika menghadapi Tottenham Hotspur dan Juventus.
Hasil positif di Jakarta membuat Chelsea kembali ke jalur kemenangan. Alonso pun mendapatkan kesempatan untuk melihat sejauh mana perkembangan timnya sebelum musim kompetisi 2026/2027 benar-benar dimulai.
Selain mengevaluasi performa individu, Alonso juga mulai membangun identitas permainan Chelsea. Pelatih asal Spanyol itu ingin The Blues memiliki sistem yang fleksibel sehingga tidak mudah dibaca oleh lawan.
Alonso tidak ingin Chelsea bergantung pada satu formasi atau pola permainan tertentu. Menurutnya, para pemain harus memiliki pemahaman yang cukup untuk beradaptasi ketika sistem permainan mengalami perubahan di lapangan.
"Ya, kami ingin menjadi sangat serbaguna dalam pendekatan dan sistem kami. Kami memiliki pemain yang bisa beradaptasi dengan sistem yang berbeda karena mereka memahami bagaimana sistem itu bekerja. Prinsip-prinsipnya tetap sama, namun pergerakannya bisa berubah," ucap Alonso.
Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu aspek penting yang ingin dibangun Alonso di Chelsea. Ia ingin para pemain mampu melakukan rotasi, menciptakan ruang, sekaligus mengubah dinamika permainan sesuai dengan situasi yang berkembang.
Bagi Alonso, pertandingan melawan AC Milan memberikan banyak bahan evaluasi untuk Chelsea. Kemenangan memang menjadi hasil yang penting, tetapi perkembangan pemain dan pematangan sistem permainan menjadi bagian yang tidak kalah krusial dalam persiapan menuju musim baru.
"Kami ingin menjadi tim yang sulit ditebak, kami ingin menjadi fleksibel, kami ingin menjadi ancaman. Tentu saja, sistem hanyalah sebuah gambar awal, setelah itu Anda harus bergerak, Anda perlu melakukan rotasi, Anda perlu menciptakan dinamika," ucap Alonso.
"Sejauh ini, kami tidak terpaku pada satu ide saja. Kami ingin memiliki sebanyak mungkin opsi yang tersedia," sambungnya.
(igp/nad)
Load more