News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dipuja-puja di Vietnam, Park Hang-seo Justru Jadi Sasaran Hinaan Rasis di Liga Thailand

Dikenal sebagai sosok yang sangat dihormati di Vietnam berkat kesuksesannya bersama tim nasional, Park Hang-seo justru mendapat perlakuan rasis saat di Thailand
Kamis, 5 November 2026 - 07:22 WIB
Mantan Pelatih Vietnam, Park Hang-seo
Sumber :
  • vff.org.vn

tvOnenews.com - Pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo, yang dikenal dengan julukan "Guus Hiddink of Vietnam", kembali menjadi sorotan setelah terlibat dalam sejumlah kontroversi di sepak bola Thailand. Kali ini, mantan pelatih tim nasional Vietnam tersebut menjadi sasaran tindakan rasis yang diduga dilakukan oleh dua penonton asing saat pertandingan Kanchanaburi FC melawan Pattaya United.

Park Hang-seo merupakan sosok yang sangat dihormati di Vietnam berkat kontribusinya dalam meningkatkan prestasi sepak bola negara tersebut di level Asia maupun internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bawah kepemimpinannya, Vietnam berhasil menjuarai Piala AFF, mencatatkan pencapaian membanggakan di Piala Asia, serta mengukir sejarah dengan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Park Hang-seo
Park Hang-seo
Sumber :
  • antara

Sebelumnya, mantan rival Shin Tae-yong itu juga sempat melontarkan kritik keras terhadap kualitas kepemimpinan wasit di Thailand. Pernyataannya bahkan memicu kegaduhan di kalangan sepak bola setempat setelah ia mempertanyakan keputusan pengadil lapangan dalam beberapa pertandingan yang dipimpin timnya.

Kontroversi pertama bermula setelah Kanchanaburi FC bermain imbang 1-1 melawan Nakhon Pathom pada 16 September. Park Hang-seo menunjukkan ketidakpuasannya terhadap sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.

Dalam situasi tersebut, Park melontarkan pernyataan yang langsung menarik perhatian publik sepak bola Thailand.

"Sekarang saya mengerti mengapa Thailand terus kalah dari Vietnam. Itu karena keputusan wasit seperti ini."

Pernyataan tersebut memicu reaksi luas karena dianggap menyentuh rivalitas sepak bola antara Thailand dan Vietnam. Namun, Park kemudian menyampaikan permintaan maaf secara resmi melalui klub Kanchanaburi FC pada hari berikutnya. Ia menegaskan bahwa ucapannya tidak dimaksudkan untuk merendahkan tim nasional Thailand.

Meski telah meminta maaf, ketegangan Park dengan perangkat pertandingan belum berakhir. Dalam laga pekan ketujuh melawan Muang Loi United, ia kembali mempermasalahkan keputusan wasit, terutama terkait tambahan waktu babak kedua.

Waktu tambahan yang semula diumumkan selama lima menit diperpanjang menjadi enam menit. Pada periode tersebut, tim lawan berhasil mencetak gol penyeimbang sehingga memicu kemarahan Park.

Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan masuk ke lapangan untuk memprotes wasit utama. Situasi sempat memanas, tetapi bentrokan berhasil dihindari setelah staf pelatih dan wasit keempat berupaya menahan Park.

Usai pertandingan, Park kembali menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit. Ia menilai keputusan yang tidak konsisten dapat merugikan kerja keras seluruh pemain.

"Jika wasit bekerja seperti ini, semuanya akan hancur. Semua keringat, usaha, dan semangat yang dicurahkan para pemain akan sia-sia."

Park Hang-seo Jadi Sasaran Pelecehan Rasis di Thailand

Di tengah berbagai kontroversi tersebut, sepak bola Thailand kini menghadapi persoalan yang lebih serius setelah muncul dugaan tindakan rasis terhadap Park Hang-seo dan sejumlah anggota Kanchanaburi FC.

Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) berencana memanggil serta memeriksa dua penonton asing yang diduga melontarkan hinaan bernada rasis kepada Park, staf pelatih asal Korea Selatan, dan para pemain Kanchanaburi.

Komite Etika dan Disiplin FAT akan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat beserta bukti pendukung sebelum menentukan bentuk sanksi. Keputusan terkait hukuman diperkirakan akan diumumkan dalam rentang tujuh hingga 14 hari sejak penyelidikan dimulai.

Insiden tersebut terjadi ketika Kanchanaburi menghadapi Pattaya United di Stadion Nong Phru pada malam tanggal 1. Dalam pertandingan itu, dua penonton asing yang mendukung Pattaya United diduga berulang kali melontarkan ucapan menghina kepada kubu lawan.

Beberapa hinaan yang dilaporkan terdengar bahkan mengandung unsur rasis. Striker John Baggio disebut menjadi sasaran dengan sebutan "monyet" dan "kurcaci". Sementara itu, Park Hang-seo bersama staf pelatih asal Korea Selatan diduga menerima hinaan berupa kata "kimchi".

Peristiwa tersebut membuat suasana stadion memanas. Park, asisten pelatih Noh Young-soo, Baggio, dan sejumlah anggota tim lainnya langsung melayangkan protes keras kepada para penonton yang diduga melakukan tindakan tersebut.

Situasi bahkan sempat memicu konfrontasi verbal. Beberapa anggota Kanchanaburi dilaporkan menantang para penonton untuk turun ke lapangan dan menyampaikan hinaan mereka secara langsung.

Wasit serta petugas keamanan kemudian turun tangan untuk mencegah terjadinya bentrokan. Pemilik klub Kanchanaburi FC juga mendatangi lokasi kejadian guna membantu meredakan ketegangan dan menyelesaikan persoalan tersebut.

Setelah insiden tersebut menjadi perhatian publik, kantor Liga Thailand bersama kedua klub mengeluarkan pernyataan yang mengecam segala bentuk tindakan rasis di lingkungan sepak bola.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Thailand, Nualpan Lamsam, turut menilai kejadian tersebut sebagai persoalan serius. Ia memerintahkan pengumpulan bukti sekaligus dimulainya proses disipliner resmi untuk mengusut dugaan pelecehan tersebut.

Langkah penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab sekaligus memastikan adanya konsekuensi terhadap tindakan diskriminatif di stadion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Park Hang-seo masih menjalankan tugasnya sebagai pelatih Kanchanaburi FC. Ia mulai menangani klub tersebut sejak Juli lalu dengan kontrak berdurasi dua tahun.

Saat ini, Kanchanaburi menempati posisi keenam klasemen sementara Liga Thailand 2 dengan koleksi 14 poin.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skandal Paspor Ternyata Masih Belum usai di Suriname, Bagaimana dengan Timnas Indonesia?

Skandal Paspor Ternyata Masih Belum usai di Suriname, Bagaimana dengan Timnas Indonesia?

Skandal paspor atau paspoortgate yang sempat mencuat di awal tahun ini masih berlanjut di Suriname. Sebelumnya, para pemain Timnas Indonesia juga terkena dampaknya.
Jadwal Korea Open 2026, Kamis 5 November: Ada Perang Saudara di Tunggal Putri, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Korea Open 2026, Kamis 5 November: Ada Perang Saudara di Tunggal Putri, 6 Wakil Indonesia Main

Jadwal Korea Open 2026 hari ini, di mana sejumlah wakil Indonesia akan beraksi termasuk perang saudara di nomor tunggal putri antara Thalita Ramadhani Wiryawan vs Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.
Persib yang Pertama, Ini Daftar Peserta Babak 16 Besar ACL Two

Persib yang Pertama, Ini Daftar Peserta Babak 16 Besar ACL Two

Persib Bandung menjadi tim pertama yang memastikan satu kaki di fase knock out ACL Two. Hasil ini diraih Persib setelah kembali mempertahankan tren positif di babak penyisihan grup. 
Hasil Liga Champions 2026-2027 Semalam: Como Menang Telak 9-1, Real Madrid Menang Dramatis Lagi

Hasil Liga Champions 2026-2027 Semalam: Como Menang Telak 9-1, Real Madrid Menang Dramatis Lagi

Como dan Real Madrid sama-sama berhasil melanjutkan tren positif mereka di Liga Champions 2026-2027. I Lariani bahkan berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 9-1 atas Lens.
Cara Cek Bansos Pemerintah November-Desember 2026, Mulai PKH, BPNT hingga Bantuan Beras

Cara Cek Bansos Pemerintah November-Desember 2026, Mulai PKH, BPNT hingga Bantuan Beras

Cek daftar bansos November 2026 mulai dari PKH, BPNT, beras 30 kg, PIP hingga BSU Rp900.000. Simak jadwal, cara pencairan, dan cek desil pakai NIK KTP.
Jadwal KRL Hari Ini 5 November 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota, Cek di Sini

Jadwal KRL Hari Ini 5 November 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota, Cek di Sini

Cek jadwal KRL hari ini 31 Oktober 2026 rute Nambo-Jakarta Kota sebelum melakukan perjalanan. Keberangkatan dari yang paling pagi tersedia mulai pukul 04:55 WIB.

Trending

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Jadwal KRL Hari Ini 5 November 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Pengguna Red Line Jangan Sampai Ketinggalan Kereta

Jadwal KRL Hari Ini 5 November 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Pengguna Red Line Jangan Sampai Ketinggalan Kereta

Jadwal KRL hari ini 4 November 2026 rute Bogor-Jakarta Kota bisa dicek pengguna Red Line agar tidak ketinggalan kereta. Akan tetapi, perlu dicatat bahwa jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Jadwal KRL Hari Ini 5 November 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota, Cek di Sini

Jadwal KRL Hari Ini 5 November 2026 Rute Nambo-Jakarta Kota, Cek di Sini

Cek jadwal KRL hari ini 31 Oktober 2026 rute Nambo-Jakarta Kota sebelum melakukan perjalanan. Keberangkatan dari yang paling pagi tersedia mulai pukul 04:55 WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT