Tutup Menu
LIVESTREAM
Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim
Sulawesi Lainnya
Artikel
Tim nasional U-16 Indonesia (seragam merah-putih) berhadapan dengan Vietnam pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (6/8/2022)
Sumber :
  • ANTARA

Final Piala AFF U-16: Orang Tua Pemain Timnas Dihadirkan ke Stadion, Beri Suntikan Motivasi Indonesia Raih Juara

Jumat, 12 Agustus 2022 - 13:31 WIB

Jakarta - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan akan mendatangkan orang tua dari semua pemain timnas U-16 ke Yogyakarta untuk menyaksikan anak-anak mereka berlaga pada final kontra Vietnam.

Pertandingan puncak itu digelar pada Jumat (12/8/2022) di Stadion Maguwoharjo mulai pukul 20.00 WIB.

PSSI pun menyatakan siap menanggung semua biaya transportasi dan akomodasi hingga mereka kembali ke tempat asal.

Kebijakan PSSI tersebut penting karena para pemain timnas U-16 memang menjadikan orang tua sebagai motivasi mereka untuk meraup kemenangan sepanjang turnamen.

Mochamad Iriawan mengetahui benar soal tersebut, terutama ketika dia mengikuti aktivitas harian timnas U-16 di bawah kendali sang pelatih Bima Sakti.

Bima beberapa kali mengatakan bahwa bagi para pemain remaja, peran orang tua sangat vital.

Masih berusia 14-16 tahun, idealnya mereka merasakan hangatnya sentuhan orang tua dalam setiap kesempatan. Namun, para pemain timnas U-16 sulit mendapatkannya lantaran mereka mesti menjalani pemusatan latihan, pertandingan dan turnamen yang jauh dari rumah.

Hal itu yang membuat Bima harus mencari cara untuk memberikan kenyamanan kepada para pemainnya dan, secara bersamaan, meningkatkan semangat berlatih maupun bertanding mereka.

Salah satunya, Bima mengambil banyak peran di tim. Selain sebagai pelatih, dia juga menjadi seorang ayah, kakak dan rekan bagi pemain.

Lalu, menjelang bertanding, Bima juga membuat sesi khusus yang unik di ruang ganti. Juru taktik timnas Indonesia pada Piala AFF 2018 itu meminta pemainnya untuk berbalik badan, menghadap dinding atau loker, sambil memegang foto kedua orang tua masing-masing. Mereka kemudian berdoa di hadapan foto tersebut.

"Hal seperti itu sudah kami lakukan sejak tahun 2019, saat timnas U-16 masih diperkuat Marselino Ferdinan dan kawan-kawan. Itu ampuh sekali melecut semangat dan motivasi pemain. Saya selalu ingin pemain mengingat jasa orang tua lalu pelatih-pelatih mereka di SSB atau akademi. Itulah orang-orang yang sangat berjasa bagi mereka," ujar Bima.

Oleh sebab itu, Bima sangat mengapresiasi upaya PSSI untuk menghadirkan langsung orang tua pemainnya ke stadion pada final Piala AFF U-16 2022.

Artinya, Arkhan Kaka dan kawan-kawan tak perlu lagi melihat foto sebab sosok asli orang tua mereka ada di sekitar.

Indonesia-Vietnam

Motivasi pemain timnas U-16 Indonesia terpompa dengan kehadiran orang tua langsung di stadion. Dukungan juga akan mengalir dari ribuan suporter yang hadir di arena.

Namun, untuk meraih juara Piala AFF U-16 2022, kondisi tersebut wajib didukung dengan performa apik di lapangan.

Vietnam, bagaimana pun, adalah tim yang sulit ditaklukkan. Meski kalah 1-2 dari Indonesia pada laga pamungkas Grup A Piala AFF U-16 2022, Sabtu (6/8), skuad asuhan pelatih Nguyen Quoc Tuan itu harus tetap diwaspadai dengan sungguh-sungguh.

Timnas U-16 Vietnam terbukti memiliki mental juara. Nyaris gagal ke semifinal setelah ditundukkan Indonesia, mereka mampu menumbangkan Thailand 2-0 pada empat besar, Rabu (10/8).

Sebagai informasi, Vietnam dan Thailand merupakan dua negara tersukses di Piala AFF U-16 2022 dengan tiga gelar juara.

Kala berjumpa Thailand, Vietnam menunjukkan permainan disiplin dengan pertahanan yang rapat. Mereka tak membiarkan sayap-sayap Thailand nyaman melambungkan bola dari sisi samping.

Vietnam membangun benteng yang kokoh kala itu dengan menempatkan lima bek begitu mendapatkan serangan dari lawan. Transisi mereka cepat, bahkan dapat dikatakan lebih baik daripada saat melawan Indonesia.

Itu menunjukkan bahwa Vietnam tim yang belajar dari kesalahan. Ketika dikandaskan Indonesia, Vietnam membuang keunggulan satu gol setelah gagal mengantisipasi dua serangan cepat Indonesia usai jeda.

"Kami mesti berhati-hati dan lebih percaya diri di final," tutur Nguyen Quoc Tuan.

Di kubu Indonesia, pelatih Bima Sakti sepertinya tetap mengandalkan "serangan kilat" itu. Taktik menggebrak pada menit-menit awal, baik pada babak pertama maupun kedua, menjadi senjata ampuh Indonesia di Piala AFF U-16 2022 untuk mendapatkan gol cepat dan memenangkan pertandingan.

Walau begitu, skuad berjuluk "Garuda Asia" tidak cuma mengutamakan taktik tersebut. Bima menyadari bahwa untuk "menyikut" Vietnam, Indonesia mesti memperkaya kombinasi dan variasi serangan.

Di samping itu, penting pula memperketat pertahanan. Barisan bek yang dipimpin sang kapten Muhammad Iqbal Gwijangge mesti fokus memerhatikan lini gedor Vietnam yang piawai dalam membongkar ruang dan melepaskan umpan-umpan terobosan berbahaya.

Menurut Bima, meski masih remaja, para pemain timnas U-16 Vietnam sangat berpengalaman karena mereka sempat menjalani pemusatan latihan di Jerman dan melawan beberapa tim muda Bundesliga pada laga uji coba. Taktik, fisik dan teknik mereka terasah dengan baik.

Meski demikian, Bima Sakti tetap optimistis dengan potensi skuadnya untuk menjuarai Piala AFF U-16 2022. Jika mampu menggondol trofi kampiun, timnas U-16 Indonesia akan mempersembahkan itu sebagai hadiah untuk Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.

"Saya meminta kepada para pemain untuk memberikan yang terbaik di final karena kesempatan tidak datang dua kali. Saya berharap mereka mengukir prestasi terbaik untuk karier dan itu akan menjadi hadiah kemerdekaan bangsa Indonesia," ujar dia.


Suporter

Laga final sepak bola, di turnamen apa saja, nyaris selalu intens dan meningkatkan sisi emosional suporter. Piala AFF U-16 2022 tak lepas dari itu.

Pelatih timnas U-16 Vietnam Nguyen Quoc Tuan sampai merasa harus meminta pengamanan khusus bagi para pemainnya pada partai final, terutama waktu mereka tengah melakukan pemanasan di pinggir lapangan.

Pria yang sempat menangani timnas U-22 Vietnam itu tak lupa bagaimana para pemainnya mendapatkan tekanan besar dari para suporter Indonesia saat berjumpa tuan rumah pada laga terakhir Grup A, Sabtu (6/8).

Bahkan, bukan cuma verbal, para pemain Vietnam juga mendapatkan tekanan dalam bentuk lemparan kemasan minuman. Itu terjadi ketika personel cadangan Vietnam tengah melakukan pemanasan di sela jeda pertandingan.

"Saya pikir, terkadang suporter Indonesia terlalu bersemangat memberikan dukungan. Itu yang membuat kami kesulitan," kata Nguyen Quoc.

Kelakuan beberapa suporter Indonesia di Piala AFF U-16 2022 memang meresahkan khususnya mulai pertandingan terakhir Grup A versus Vietnam. Tindakan tersebut membuat pelatih timnas U-16 Indonesia Bima Sakti meminta maaf kepada pihak Vietnam secara terbuka dalam konferensi pers sebelum semifinal.

Akan tetapi, situasi serupa terulang saat Indonesia menghadapi Myanmar pada semifinal, Rabu (10/8), yang membuat bukan lagi Bima Sakti yang melontarkan maaf, tetapi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Dia menyatakan perbuatan suporter itu sama sekali tak terpuji.

"Tentu itu tak boleh terjadi lagi. Itu bukan tindakan terpuji. Tidak sepatutnya melemparkan botol minuman ke arena pertandingan. Itu sangat disayangkan," ujar Irawan .

Pada final Piala AFF U-16 2022, andai berhasil memenangkan laga kontra Vietnam, Indonesia akan mendapatkan gelar kampiun keduanya. Trofi pertama diraih pada Piala AFF U-16 2018 yang juga dilaksanakan di Indonesia, tepatnya di Sidoarjo.

Nantinya, sebelum pertandingan final, pada hari dan tempat yang sama, ada pertandingan perebutan tempat ketiga yang mempertemukan Thailand dan Myanmar mulai pukul 15.30 WIB.

Selangkah lagi juara, Indonesia. Garuda Asia pasti bisa! (ant/ner)

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
56 Ambulans Dikerahkan Evakuasi Ratusan Penonton Dalam Tragedi di Kanjuruhan

56 Ambulans Dikerahkan Evakuasi Ratusan Penonton Dalam Tragedi di Kanjuruhan

"56 ambulans dikerahkan semua," kata Bupati Malang M. Sanusi, dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022).
180 Orang Masih Menjalani Perawatan Buntut Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang

180 Orang Masih Menjalani Perawatan Buntut Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang

"Masih ada 180 orang yang masih dalam proses perawatan," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022).
Lesti Kejora Masih Terbaring Lemah Di Rumah Sakit Akibat KDRT, Ini Tanggapan Kedua Orang Tua Dedek

Lesti Kejora Masih Terbaring Lemah Di Rumah Sakit Akibat KDRT, Ini Tanggapan Kedua Orang Tua Dedek

Kabarnya, dugaan tersebut timbul akibat dari perselingkuhan yang dilakukan oleh Rizky Billar yang membuat Lesti memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuanya.
Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Hari Ini, Minggu 2 Oktober 2022, Ada Kereta Tambahan dari Stasiun Purwosari Pukul 19.15 WIB

Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Hari Ini, Minggu 2 Oktober 2022, Ada Kereta Tambahan dari Stasiun Purwosari Pukul 19.15 WIB

Berikut jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Solo Balapan dengan tujuan Stasiun Tugu Yogyakarta, hari ini, Minggu, 2 Oktober 2022, pastikan KMT ada isi saldo.
Waspada, BMKG Prakirakan Sepanjang Hari Jakarta Akan Dilanda Hujan Sejak Siang Hingga Malam

Waspada, BMKG Prakirakan Sepanjang Hari Jakarta Akan Dilanda Hujan Sejak Siang Hingga Malam

Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah DKI Jakarta akan dilanda hujan sejak siang hingga malam hari pada hari minggu
AC Milan ke Posisi Tiga Setelah Pecundangi Empoli 3-1

AC Milan ke Posisi Tiga Setelah Pecundangi Empoli 3-1

AC Milan naik ke posisi tiga klasemen Serie A Italia berselisih 5 poin dari Inter Milan berkat dua gol menit tambahan Toure dan Leao saat menang 3-1 atas Empoli
Trending
Breaking News ! Lebih dari 120 Suporter Arema FC Meninggal dan Ratusan Lainnya Terluka saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Breaking News ! Lebih dari 120 Suporter Arema FC Meninggal dan Ratusan Lainnya Terluka saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Lebih dari 120 orang meninggal saat Kericuhan terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Kab Malang
Korban Terus Berlanjut, Puluhan Nyawa Melayang Pasca Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Usai Laga Arema FC VS Persebaya

Korban Terus Berlanjut, Puluhan Nyawa Melayang Pasca Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Usai Laga Arema FC VS Persebaya

Pasca pertandingan laga Sepakbola Liga I antara Arema FC VS Persebaya sebagian penonton berlarian masuk dalam lapangan. kepolisian menembakkan gas air mata
50 Kantong Jenazah Disiapkan, 3 Jenazah Suporter Arema Telah Diserahkan ke Keluarga

50 Kantong Jenazah Disiapkan, 3 Jenazah Suporter Arema Telah Diserahkan ke Keluarga

Mako PSC 119 Kota malang diminta siapkan 50 kantong jenazah usai kericuhan saat pertandingan Derbi Super Jatim antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya
Aremania Ngamuk Dua Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Aremania Ngamuk Dua Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Kericuhan terjadi usai pertandingan Derbi Super Jatim antara Arema FC VS Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang Sabtu malam.
Breaking News! Kapolda Jatim: 127 Orang Meninggal Dunia, Dua di Antaranya Anggota Polri

Breaking News! Kapolda Jatim: 127 Orang Meninggal Dunia, Dua di Antaranya Anggota Polri

Sebanyak 127 orang meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang Jawa Timur pascapertandingan vs Arema FC melawan Persebaya.
60 Gol Freekick Messi Buka Kemenangan PSG atas Nice di Liga Prancis

60 Gol Freekick Messi Buka Kemenangan PSG atas Nice di Liga Prancis

Lionel Messi terus tampil gemilang dengan menambah rekor pribadi. Golnya ke gawang Nice membuka keunggulan Paris Saint-Germain yang stabil memimpin Ligue 1.
Chris Smalling Bawa Roma Petik Tiga Poin Usai Taklukkan Inter 2-1

Chris Smalling Bawa Roma Petik Tiga Poin Usai Taklukkan Inter 2-1

Inter Milan kalah 1-2 saat menjamu AS Roma dalam pertandingan Liga Italia pada Minggu dini hari WIB. Gol kemenangan Roma dibuat Chris Smalling di babak kedua
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Pagi
08:00 - 09:00
Coffee Break
09:00 - 11:00
Best World Boxing
11:00 - 11:30
#DiIndonesiaAja
11:30 - 12:30
Kabar Siang
12:30 - 14:00
Damai Indonesiaku
Selengkapnya