News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga Minang Serantau, Wadah Silaturahim Pesepakbola

Liga Minang Serantau makin ramai. Memasuki pelaksanaan kedua, bahkan Gubernur Sumatera Barat turut bertanding di lapangan Jakarta International Stadium (JIS).
Senin, 22 Agustus 2022 - 07:37 WIB
Boy Rafli Amar (kiri) menyerahkan piala kepada juara Liga Minang Serantau 2.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta – Liga Minang Serantau makin ramai. Memasuki pelaksanaan kedua, bahkan Gubernur Sumatera Barat turut bertanding di lapangan Jakarta International Stadium (JIS).

Sepakbola tidak selalu mengejar prestasi, bisa juga pengikat erat tali silaturahim. Itulah tujuan pelaksanaan Liga Minang Serantau 2022, pada Sabtu, 20 Agustus 2022, di lapangan sepakbola Jakarta International Stadium (JIS), di Ancol, Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami persiapkan Liga Minang Serantau 2 2022 ini dalam kurun waktu enam bulan. Alhamdulillah, lima tim ikut meramaikan, dan kami langsungkan pertandingan satu hari, dengan sistem setengah kompetisi, tiap tim bertemu semua," kata Taufik Tanjung, salah seorang penggagas Liga Minang Serantau.

Lima tim yang meramaikan Liga Minang Serantau di Stadion JIS adalah tim Minang Old Star (MOS) DKI Jakarta, MOS Bengkulu, MOS Jambi, MOS Pakanbaru dan Payakumbuh Selection. Pertandingan memainkan dua kategori, pemain usia 35 ke atas dan usia 50 tahun ke atas.

Turnamen melibatkan sekurangnya 250 pemain. Legenda sepakbola asal Padang, seperti mantan kapten Timnas senior, Oyong Liza, dan Ishak Liza, serta legenda Persija, Dede Sulaeman dan Hadi Ismanto juga hadir meramaikan Liga Minang Serantau.

 

Awalnya Iseng-Iseng

Penggagas Liga Minang Serantau lain, Junaidi, bersaksi, bahwa awalnya hanya melibatkan orang orang Minang yang merantau di Jakarta, yang berkumpul di tim Minang Old Star(MOS) 20 Jakarta dan Payakumbuh Selection.

"Liga Minang Serantau pertama awalnya iseng-iseng. Kami bertanding antarkami, itu berlangsung 5 November 2020," kata Junaidi, pendiri tim Payakumbuh Selection.

Dari iseng-iseng berubah jadi serius. Taufik dan Junaidi melemparkan gagasan membentuk Liga Minang Seratau 2, dengan peserta lebih banyak dan melibatkan daerah-daerah yang sudah punya tim MOS 20.

"Karena sepakbola olahraga popular, dimainkan di mana-mana, jadi ide kami cepat disambut," tambah Taufik Tanjung, yang juga pendiri tim MOS 20 Jakarta.

Menurut Taufik, ide positif disambut baik oleh organisasi Induk Keluarga Minangkabau (IKM), yang dipimpin Komjen Pol. Boy Rafli Amar.

"IKM filosofi utamanya ialah mengikat erat tali keluarga dan silaturahim antara warga Minang. Sepakbola bisa mewujudkan itu. Jadi Liga Serantau Minang ini wajib kami support, dan menjadi program tahunan, yang mesti diselenggarakan," kata Boy Rafli Amar yang hadir di JIS pada Sabtu (20/08/2022).

Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah juga sengaja datang dari Padang dan meramaikan Liga Minang Serantau 2. Bahkan Pak Gubernur membawa tim yang diperkuat para pejabat dan pegawai Pemda Sumbar. Dan Tim Pak Gub bermain melawan tim gabungan perwakilan MOS Indonesia.

"Saya memberikan apresiasi kepada tim MOS yang terbentuk di berbagai daerah. Itu menandakan, orang-orang Minang tidak melupakan asal dan tanah leluhurnya. Juga menandakan orang Minang punya sumbangan nyata bagi sepakbola nasional,” ujar Gubernur Mahyeldi Ansharullah.

“Semoga tim MOS semakin banyak. Dan Liga Minang Serantau ini semakin marak," tambah Mahyeldi, yang bermain sebagai penyerang tengah di tim Pemda Sumbar.

 

Kegiatan Rutin Tahunan

Taufik maupun Junaidi mengakui dukungan penuh Ketua IKM, Boy Rafli Amar, dan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, membuat Liga Minang Serantau semakin eksis. Dan penggagas LMS pun meyakini kompetisi akan langgeng menjadi program rutin tahunan.

"Dukungan Pak Boy dan Buya Mahyeldi, membuat  pemain MOS tambah semangat dan sadar bahwa wadah ini membawa kemanfaatan bagi diri sendiri,  keluarga besar minangkabau, maupun citra bagus bagi Pemerintah Daerah Sumatera Barat," kata Taufik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Taufik dan Junaidi bertekad membuat Liga Minang Serantau tahun depan lebih seru dan dengan peserta lebih banyak. Saat ini, jumlah MOS sudah bertambah, dari lima menjadi 12 dan bisa jadi akan menyusul dengan pembentukan MOS Bandung, MOS Semarang dan MOS Surabaya.

"Kendati peserta bertambah, dan kompetisi tambah seru, namun tujuan tidak berubah. Liga Minang Serantau tujuan utamanya tetap mempererat tali silaturahim, sesama warga Minang dan para kerabat lainnya. Tahun depan akan kami gelar lagi di Jakarta," kata Taufik, yang disetujui oleh Junaidi. (raw)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Gebrakan KDM soal Anggaran Daerah Disorot Anggota DPRD: Kita Kaget Tak Diajak Ngobrol

Yomanius juga mengakui bahwa DPRD memahami tekanan fiskal yang sedang dihadapi Pemprov Jabar.
Jadwal Beregu Asia 2026, Rabu 4 Februari: Menanti Comeback Ester Nurumi di Laga Indonesia vs Hong Kong

Jadwal Beregu Asia 2026, Rabu 4 Februari: Menanti Comeback Ester Nurumi di Laga Indonesia vs Hong Kong

Jadwal Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana tim bulu tangkis Indonesia di sektor putri yang diperkuat Ester Nurumi dan kawan-kawan akan memulai perjuangannya melawan Hong Kong.
Motif Pria Tendang Kucing Sampai Mati di Blora Terus Digali, Polisi: Merasa Terganggu saat Jogging, Dilakukan secara Spontan

Motif Pria Tendang Kucing Sampai Mati di Blora Terus Digali, Polisi: Merasa Terganggu saat Jogging, Dilakukan secara Spontan

Motif pria berinisial PJ (60) yang diduga menendang kucing sampai mati di Lapangan Kridosono Blora pada Minggu (25/1/2026) lalu terus digali oleh pihak kepolisian.
Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Timnas Indonesia Untung Besar, Gelombang Pemain Keturunan Hijrah ke Liga Lokal Bikin John Herdman Dapat ‘Privilege’ Jelang AFF

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai menerima kabar menggembirakan usai derasnya arus kepulangan pemain keturunan ke kompetisi domestik. Apa itu?
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku dan Pena, Cak Imin: Cambuk Agar Lebih Peka

Diketahui, anak tersebut tinggal bersama neneknya. Sementara sang ibu yang merupakan orang tua tunggal bekerja sebagai petani dan buruh serabutan untuk menghidupi lima anaknya
background

Pekan ke-20

Trending

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT