GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyaknya Korban Anak-anak dalam Tragedi Kanjuruhan, Kak Seto Berharap Stadion Sepak Bola Dilengkapi Fasilitas Khusus Anak

Ketua LPAI Seto Mulyadi berharap stadion sepak bola Indonesia memiliki fasilitas khusus anak hindari kejadian seperti di Stadion Kanjuruhan kembali terulang. 
Kamis, 13 Oktober 2022 - 21:34 WIB
Ketua LPAI Kak Seto
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Seto Mulyadi atau yang kerap disapa Kak Seto selaku ketua dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) berharap stadion sepak bola di Indonesia memiliki fasilitas khusus anak untuk menghindari kejadian seperti di Stadion Kanjuruhan kembali terulang. 

"Mohon ada tempat khusus untuk anak di stadion maupun tempat lainnya, sehingga kalau ada kejadian, anak yang pertama kali bisa diselamatkan," kata Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kak Seto juga menjelaskan sangatlah penting untuk memperhatikan desain dari sebuah tempat besar seperti stadion sepak bola demi menjaga keaman ketika terjadi hal-hal yang berbahaya.  

Sebagai contoh Kak Seto menyinggung soal pintu keluar yang semestinya diperbanyak atau adanya pintu darurat sehingga bisa dibuka ketika bearad dalam kondisi yang darurat.

Tak hanya itu terkait dengan adanya penggunaan semacam gas air mata dikaji kembali oleh para petugas keamanan sebagai komitmen mereka dalam mengayomi masyarakat. Kak Seto turut menambahkan kabar para korban yang sampai saat ini masih membutuhkan pendampingan penyembuhan trauma.

Pada Senin (10/10) lalu, dirinya mendatangi dua orang anak yang ibunya meninggal dunia akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang untuk memberikan semangat dan dukungan.

"Ada anak yang masih memanggil mamanya. Padahal mamanya sudah wafat," katanya. 

Sebelumnya diketahui jika terjadi peristiwa mengerikan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022) setelah berakhirnya pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Ketika itu terjadi kerusuhan sesaat setalah peluit panjang tanda pertandingan yang bertajuk Derbi Jawa Timur itu ditiupkan, sejumlah pendukung tim tuan rumah yang kecewa dengan hasil akhir dari pertandingan itu merangsek masuk ke lapangan untuk mengungkapkan kekecewaan mereka kepada para pemain.

Banyaknya suporter yang turun ke lapangan membuat pihak kepolisian kewalahan untuk mengendalikan massa yang berjumlah ribuan dan terpaksa menembakan gas air mata ke arah penonton.

Namun sangat disayangkan tindakan tersebut justru memuat kepanikan diantara para suporter, dan membuat mereka yang turun kelapangan maupun yang berada di tribun penonton berhamburan dan panik mencari jalan keluar dari stadion yang dipenuhi kepulan asap dari gas air mata yang ditembakan kepolisian. 

Hal tersebut diduga menjadi salah satu penyebab banyaknya korban jiwa berjatuhan akibat berdesakan saat mencoba untuk menyelamatkan diri dari tragedi mengerikan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data yang disampaikan, Pihak kepolisian pada Selasa (12/10) memperbarui jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan, sebanyak 132 orang, bertambah dari data sebelumnya 131 orang.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan data terbaru itu telah divalidasi per 11 Oktober 2022, pukul 17.00 WIB. (ant/akg)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggulangi Masalah dari Hulu, Pemkab Bekasi Wajibkan Setiap RW Miliki Bank Sampah

Tanggulangi Masalah dari Hulu, Pemkab Bekasi Wajibkan Setiap RW Miliki Bank Sampah

Pemerintah Kabupaten Bekasi kini mewajibkan setiap Rukun Warga (RW) di wilayahnya untuk memiliki Bank Sampah Unit (BSU). 
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

Pasokan listrik di sejumlah wilayah Provinsi Aceh mengalami gangguan menyusul kondisi sub sistem kelistrikan setempat yang dilaporkan belum stabil. 
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan mati listrik total atau blackout di Pulau Sumatera terjadi karena ada jaringan yang tersambar petir.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 

Trending

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

Berikut 7 tips mencegah kolesterol tinggi saat daging kurban Idul Adha melimpah, nomor 1 pilih bagian daging yang seperti ini.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan mati listrik total atau blackout di Pulau Sumatera terjadi karena ada jaringan yang tersambar petir.
Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) terlihat penuh rasa bangga dengan putri bungsunya, Ni Hyang Sukma Ayu yang menari dengan lihai di atas panggung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT