News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadar Diri Kalah Kelas dengan Timnas Indonesia, Malaysia Cuma Bisa Lakukan Ini

FAM menentukan target untuk FIFA Matchday September 2024, setelah gagal ikuti langkah Timnas Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Rabu, 14 Agustus 2024 - 16:11 WIB
Malaysia tidak bisa mengikuti jejak Timnas Indonesia
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menentukan target untuk FIFA Matchday September 2024, setelah gagal ikuti langkah Timnas Indonesia ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Skuad Garuda berhasil menembus putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah menjadi runner-up Grup F pada putaran kedua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong berhasil mengumpulkan 10 poin dari enam laga kontra Irak, Vietnam, dan Filipina.

Pada putaran ketiga nanti, skuad Garuda akan bersaing dengan tim-tim yang jauh lebih kuat seperti Arab Saudi, Australia, Jepang, Bahrain, dan China.

Dua laga pertama di putaran ketiga adalah menghadapi Arab Saudi dan Australia pada bulan September mendatang.

Sementara itu, Timnas Malaysia perlu mengurus agenda sendiri untuk FIFA Matchday September 2024 mendatang.

Mereka gagal melanjutkan kiprah ke putaran ketiga setelah tertinggal satu poin saja dari Kirgistan di Grup D pada putaran kedua.

Oleh karena itu, FAM merencanakan ajang Pestabola Merdeka 2024 yang akan digelar pada September 2024 mendatang.

Ajang itu akan diselenggarakan di Malaysia, yang mengundang Filipina, Lebanon, dan Tajikistan.

Malaysia akan menghadapi Filipina pada 4 September, selagi Tajikistan melawan Lebanon pada hari yang sama.

Para pemenang di laga itu akan berhadapan di final pada 8 September, selagi tim-tim yang kalah bertarung pada hari yang sama.

Di atas kertas, Tajikistan dan Lebanon lebih kuat dari Malaysia berdasarkan ranking FIFA terkini.

Lebanon berada di ranking 117 FIFA, Tajikistan berada di peringkat ke-103 selagi Malaysia menempati urutan ke-134, satu tingkat di bawah Timnas Indonesia yang ada di ranking 133.

Meski para lawannya lebih kuat di atas kertas, FAM yakin Malaysia bisa juara di Pestabola Merdeka 2024 mendatang.

Wakil Presiden FAM, Mohd Firdaus Mohamad, meyakini bahwa tidak ada alasan untuk Malaysia tidak menjadi juara pada ajang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami harus menetapkan tujuan untuk menjadi juara Pestabola Merdeka,” kata Firdaus pada pekan lalu, sebagaimana dilansir dari media Malaysia, Makanbola.

“Seperti tahun lalu, kami menetapkan tujuan untuk menjadi juara. Jadi, itu artinya, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak menjadi juara lagi,” tukasnya. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT