News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Pelatih Australia usai Mesin Gol Rival Ole Romeny Comeback dan Siap Ancam Timnas Indonesia: Dia Berbeda dari Striker Lainnya 

Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic merespons kembalinya mesin gol rival Ole Romeny yang siap ancam Timnas Indonesia.
Sabtu, 15 Maret 2025 - 15:25 WIB
Pelatih Australia, Tony Popovic
Sumber :
  • socceroos.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Australia, Tony Popovic merespons kembalinya mesin gol rival Ole Romeny yang siap ancam Timnas Indonesia.

Socceroos -julukan Timnas Australia- akan menjamu skuad Garuda di lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Sumber :
  • PSSI

 

Duel penuh gengsi antara Australia vs Timnas Indonesia bakal digelar di Sydney Football Stadium, Australia pada Kamis, 20 Maret 2025.

Tony Popovic membawa 26 pemain terbaik pilihannya ke skuad Socceroos untuk menghadapi pasukan Garuda besutan Patrick Kluivert.

Dari 26 nama tersebut, salah satunya adalah Kusini Yengi, striker tajam Australia yang sempat menepi karena mengalami cedera.

Penyerang berusia 26 tahun itu sempat absen lama dalam memperkuat klub kasta kedua Liga Inggris, Portsmouth.

Striker Australia, Kusini Yengi
Striker Australia, Kusini Yengi
Sumber :
  • socceroos.com

 

Tercatat, Kusini Yengi absen membela Portsmouth di Championship alias kasta kedua Liga Inggris sejak 30 November 2024 lalu kala melawan Swansea City.

Setelah melewati 18 laga untuk Portsmouth, pencetak 6 gol di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini kembali bermain untuk Portsmouth saat melawan Luton (1 Maret 2025).

Namun dalam dual laga terakhir Portsmouth, Kusini Yengi kembali tidak bermain saat melawan Plymouth dan Preston.

Di kasta kedua Liga Inggris musim ini, dia baru mencatatkan 10 laga untuk Portsmouth. Namun, dia dikabarkan sudah pulih dari cederanya.

Kusini Yengi pun dipanggil ke skuad Australia. Dia bisa dibilang rival striker Timnas Indonesia, Ole Romeny (Oxford United) di Championship.

Setelah melihat sang predator andalan Australia itu comeback, Tony Popovic memberikan pujian setinggi langit terhadap anak asuhnya itu.

Pelatih Australia, Tony Popovic.
Pelatih Australia, Tony Popovic.
Sumber :
  • Instagram - Socceroos

 

"Kami tidak punya pemain yang punya gaya bermain atau profil seperti Kusini. Saya ke London untuk menontonnya beberapa minggu lalu, jadi saya melihat cara dia bergerak," kata Tony Popovic, dikutip dari laman Socceroos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memiliki pergerakan yang berbahaya, kata Tony Popovic, Kusini Yengi juga dinilai memiliki postur tubuh yang ideal sebagai striker.

Menurutnya, sang mesin gol Australia itu memiliki perbedaan dan keunggulan yang tak dimiliki oleh para stiker lainnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT